Menu

Mode Gelap
JJB dan KNPI Kabupaten Bogor Bagikan 1.000 Paket Takjil di Gelora Pakansari Cibinong Bupati Rudy Susmanto Larang Seluruh ASN hingga Perangkat Desa Minta THR Pemkab Bogor Gelar Forum Perempuan, Anak dan Disabilitas 2026 Dispora Segera Susun Kontingen Kabupaten Bogor Menuju Peparda VII Jabar 2026 Bupati Rudy Susmanto Resmikan 4 Layanan Baru di RSUD Bakti Pajajaran, Hadirkan DSA dan Kemoterapi Tebar Kebaikan di Bulan Suci, PLN UP3 Gunung Putri Santuni 41 Warga

Bogor Raya

Program Dosen Pulang Kampung IPB 2025: Dari Domba hingga Pupuk, Semua Bernilai

badge-check


					Program Dosen Pulang Kampung IPB 2025: Dari Domba hingga Pupuk, Semua Bernilai Perbesar

BOGORISTIMEWA.com – Program Pengabdian kepada Masyarakat “Dosen Pulang Kampung” IPB Tahun 2025 yang diketuai oleh Sri Mulatsih bersama anggota tim: Wiwiek Rindayati, Dian Verawati Panjaitan, Muhamad Baihaqi, Muh. Fahmi Adriansyah Prins, dan Muhammad Anhar, telah dilaksanakan pada 27 September 2025.

Kegiatan ini merupakan bagian dari Tri Dharma Perguruan Tinggi, di mana dosen secara aktif menerapkan hasil riset dan keilmuan kepada masyarakat sebagai kontribusi terhadap pembangunan sosial, ekonomi, dan lingkungan yang berkelanjutan.

Pelaksanaan kegiatan berlangsung di dua lokasi Peternakan Domba YABAM (Desa Leuwikaret, Klapanunggal, Kabupaten Bogor) dan Rumah Yatim dan Dhuafa YABAM (Cilodong, Kota Depok). Program ini melibatkan 28 peserta, yang terdiri dari masyarakat dan para santri binaan YABAM.

Salah satu inovasi utama yang diperkenalkan adalah sistem SATURI (SApih TUjuh puRI), yakni metode penggemukan anak domba sapih selama 70 hari.

Sistem ini melibatkan pemberian pakan khusus, manajemen pemeliharaan yang baik, serta monitoring pertumbuhan yang intensif, untuk menghasilkan daging domba berkualitas tinggi yang cocok untuk olahan sate.

Model SATURI juga menerapkan prinsip ekonomi sirkuler, dengan memanfaatkan limbah hasil pemeliharaan domba menjadi pupuk organik.

Limbah tersebut diolah melalui proses fermentasi atau dimanfaatkan sebagai media budidaya cacing, sehingga memberikan nilai tambah ekonomi sekaligus menjaga keberlanjutan lingkungan.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Berita Terkait

PLN UP3 Gunung Putri Percepat Layanan One Day Service, Dukung Ekspansi Industri di Bogor

20 Maret 2026 - 11:43 WIB

Lonjakan Kebutuhan Air Saat Lebaran Diantisipasi, Perumda Tirta Kahuripan Turunkan Ratusan Petugas

15 Maret 2026 - 22:32 WIB

JJB dan KNPI Kabupaten Bogor Bagikan 1.000 Paket Takjil di Gelora Pakansari Cibinong

12 Maret 2026 - 19:41 WIB

HUT ke-45, Tirta Kahuripan Layani 244.675 Pelanggan di Kabupaten Bogor

12 Maret 2026 - 00:47 WIB

Bupati Rudy Susmanto Larang Seluruh ASN hingga Perangkat Desa Minta THR

9 Maret 2026 - 08:37 WIB

Trending di Bogor Raya