Menu

Mode Gelap
SOIna Kabupaten Bogor Gelar Halal Bihalal, Pacu Semangat Atlet Jelang Bupati Cup I PWI Kota Bogor Gelar Halal Bihalal Bersama Perumda Tirta Pakuan JJB dan KNPI Kabupaten Bogor Bagikan 1.000 Paket Takjil di Gelora Pakansari Cibinong Bupati Rudy Susmanto Larang Seluruh ASN hingga Perangkat Desa Minta THR Pemkab Bogor Gelar Forum Perempuan, Anak dan Disabilitas 2026 Dispora Segera Susun Kontingen Kabupaten Bogor Menuju Peparda VII Jabar 2026

Bogor Raya

Tak Terima Dipukul, Istri Siri di Klapanunggal Tusuk Tangan Suami Pakai Gunting

badge-check


					Pihak kepolisian saat mendatangi TKP kejadian cekcok pasutri di kawasan Klapanunggal, Kabupaten Bogor. (Foto: Dok Yutub BogorUpdate) Perbesar

Pihak kepolisian saat mendatangi TKP kejadian cekcok pasutri di kawasan Klapanunggal, Kabupaten Bogor. (Foto: Dok Yutub BogorUpdate)

BOGORISTIMEWA.com – Cekcok pasangan suami istri (Pasutri) yang berakhir dengan penusukan terjadi di Kampung Lebak Pasar, Desa Nambo, Kecamatan Klapanunggal, Kabupaten Bogor.

Kapolsek Klapanunggal, Iptu Gayuh Agrisukma membenarkan adanya kejadian itu terjadi pada Sabtu, (11/10/2025) sekitar pukul 22.00 WIB.

“Seorang istri berinisial M diduga melakukan penusukan terhadap suami sirinya N menggunakan gunting,” ujar Iptu Gayuh Agrisukma kepada BogorUpdate.com saat dikonfirmasi via seluler, Senin, (13/10/2025).

Gayuh menjelaskan, cekcok pasutri tersebut telah terjadi sejak Kamis, (9/10/2025) lalu. Saat itu, M dan N sempat adu mulut melalui telepon.

Kemudian, kata dia, puncak pertengkaran terjadi pada Sabtu sore saat N tiba di rumah kontrakannya.

“Setibanya di rumah, sempat terjadi interaksi antara keduanya saat M menyiapkan makanan, namun tidak disentuh oleh N,” katanya.

Ketegangan meningkat pada malam harinya, yakni saat N memperlihatkan video harimau makan manusia kepada anaknya MF (2) hingga sang anak muntah dan menangis ketakutan.

Lalu, M berupaya menenangkan dan mengganti pakaian MF, tanpa sengaja pintu rumah menimpa kepala anaknya sehingga pertengkaran pasutri kembali terjadi.

“Dalam emosi, M sempat membanting ember dan toples. Perselisihan memuncak ketika N memukul kepala M dengan kayu, menyebabkan benjol di kepala M,” jelasnya.

Tidak berhenti sampai di situ, N juga sempat memukul M menggunakan pengki plastik hingga mengakibatkan tangan kanan M memar.

“Dalam situasi emosi yang memuncak, M yang saat itu memegang gunting mengayunkan benda tersebut ke arah N dengan mata terpejam, hingga mengenai lengan kiri N,” bebernya.

Akibat kejadian itu, N mengalami luka tusuk di lengan kiri dan langsung dilarikan ke RSIA Graha Kenari Cileungsi oleh warga setempat yang mengetahui.

“Saat ini untuk perkaranya ditangani Unit Pelayanan Perempuan dan Anak (PPA) Satreskrim Polres Bogor karena adanya perempuan yang terlibat,” tutupnya. (Erwin)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Berita Terkait

Sambut HJB ke-544, Tirta Kahuripan Beri Promo Sambungan Baru Rp 544 Ribu

13 Mei 2026 - 20:54 WIB

PPLI Raih Apresiasi KLH di Ajang Indonesia-Japan Environment Week 2026

12 Mei 2026 - 16:03 WIB

Strategi Tirta Kahuripan Tingkatkan Suplai Air di Tarikolot

24 April 2026 - 21:57 WIB

SOIna Kabupaten Bogor Gelar Halal Bihalal, Pacu Semangat Atlet Jelang Bupati Cup I

8 April 2026 - 15:38 WIB

PWI Kota Bogor Gelar Halal Bihalal Bersama Perumda Tirta Pakuan

2 April 2026 - 16:22 WIB

Trending di Bogor Raya