Menu

Otomatis
Breaking News

Bogor Raya

Hadiri Musrenbang di Ciriung, Bupati Bogor Tegaskan Komitmen Penanganan Banjir dan Penguatan Penghijauan Wilayah

badge-check

Hadiri Musrenbang di Ciriung, Bupati Bogor Tegaskan Komitmen Penanganan Banjir dan Penguatan Penghijauan Wilayah Perbesar

Bupati Bogor, Rudy Susmanto saat menghadiri Musrenbang di Kelurahan Ciriung, Kecamatan Cibinong, Selasa (13/1/26). (Bogoristimewa)

BOGORISTIMEWA.com – Bupati Bogor, Rudy Susmanto tegaskan komitmen Pemerintah Kabupaten Bogor dalam penanganan banjir dan penguatan penghijauan wilayah saat menghadiri Musyawarah Perencanaan Pembangunan (Musrenbang) Kelurahan Ciriung, Kecamatan Cibinong, Selasa (13/1/26).

Rudy Susmanto menyampaikan bahwa Musrenbang Kelurahan dilaksanakan secara serentak di 19 kelurahan di Kabupaten Bogor. Pemerintah daerah tidak dapat hadir di seluruh lokasi secara bersamaan, namun tetap berupaya hadir langsung di beberapa kelurahan sebagai bentuk keseriusan dalam menyerap aspirasi masyarakat.

“Karena kemampuan fiskal pemerintah daerah terbatas, setiap kelurahan dan kecamatan diberikan pagu indikatif. Namun melalui Musrenbang Kelurahan ini, banyak aspirasi masyarakat yang dapat kita tindaklanjuti melalui program-program teknokratik di perangkat daerah,” ujar Rudy.

Pada Musrenbang Kelurahan Ciriung, sejumlah aspirasi strategis disampaikan masyarakat. Dari 15 RW yang ada, terdapat tiga RW yang masih membutuhkan penanganan banjir. Upaya yang direncanakan meliputi normalisasi saluran air serta usulan normalisasi sungai yang menjadi kewenangan Balai Wilayah Sungai (BWS) dan PSDA, dengan tetap dilakukan koordinasi oleh Pemerintah Kabupaten Bogor.

Selain persoalan banjir, pengelolaan sampah juga menjadi isu prioritas di Kelurahan Ciriung. Rudy Susmanto menegaskan bahwa persoalan tersebut akan ditindaklanjuti melalui perencanaan pembangunan tahun 2026 serta direncanakan berkelanjutan dalam APBD tahun 2027.

Menanggapi keberadaan bangunan di sempadan sungai, Rudy Susmanto menekankan bahwa pemerintah daerah mengedepankan pendekatan musyawarah dan dialog dengan tokoh masyarakat. Menurutnya, penataan kawasan bantaran sungai harus dilakukan dengan mengutamakan perlindungan masyarakat dan menjaga kondusifitas sosial.

“Penanganan banjir, termasuk rencana normalisasi Sungai Peugeot, kita lakukan dengan pendekatan musyawarah bersama masyarakat agar pelaksanaannya tidak menimbulkan konflik dan didasari kesadaran bersama menjaga lingkungan,” ujar Rudy. (**)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Belum ada komentar disini
Jadilah yang pertama berkomentar disini
Berita Terkait

MyKahuripan Tampil Lebih Modern, Pelanggan Segera Dapatkan Reward dari Sistem Poin

21 Agu 2026 - 14:36 WIB

MyKahuripan Tampil Lebih Modern, Pelanggan Segera Dapatkan Reward dari Sistem Poin

Kolaborasi Bupati Rudy Susmanto dan PPLI, Malasari Jadi Fokus Pelestarian dan Pembangunan

28 Jul 2026 - 13:38 WIB

Kolaborasi Bupati Rudy Susmanto dan PPLI, Malasari Jadi Fokus Pelestarian dan Pembangunan

Tirta Kahuripan Siap Dukung Pemkab Bogor Tangani Dampak Kekeringan

28 Jul 2026 - 10:25 WIB

Tirta Kahuripan Siap Dukung Pemkab Bogor Tangani Dampak Kekeringan

Ketua DPRD Sastra Winara Tekankan Akuntabilitas dalam Raperda Pertanggungjawaban APBD 2025

30 Jun 2026 - 22:33 WIB

Ketua DPRD Sastra Winara Tekankan Akuntabilitas dalam Raperda Pertanggungjawaban APBD 2025

Ketua DPRD Sastra Winara Dukung Gebyar UMKM HJB ke-544 Dorong Ekonomi Lokal

29 Jun 2026 - 22:11 WIB

Ketua DPRD Sastra Winara Dukung Gebyar UMKM HJB ke-544 Dorong Ekonomi Lokal
Trending di Bogor Raya