BOGORISTIMEWA.com – Ketua DPRD Kabupaten Bogor, Sastra Winara, menyebut masih ada sejumlah pekerjaan rumah yang harus diselesaikan oleh Pemerintah Kabupaten Bogor di bawah kepemimpinan Bupati Rudy Susmanto dan Wakil Bupati Jaro Ade setelah memasuki tahun pertama masa jabatan mereka.
Menurut Sastra, terdapat tiga sektor penting yang perlu menjadi fokus utama pembangunan daerah, yakni pendidikan, kesehatan, dan infrastruktur. Ia menilai ketiga bidang tersebut berkaitan langsung dengan kebutuhan dasar masyarakat.
“Tiga sektor ini memang harus menjadi perhatian utama karena langsung menyentuh kebutuhan masyarakat, yaitu pendidikan, kesehatan, dan infrastruktur. Kita harus mendukung agar program tersebut dapat diselesaikan dengan baik oleh Pemerintah Kabupaten Bogor,” ujar Sastra.
Ia berharap pembangunan yang dilakukan oleh pemerintah daerah ke depan dapat dirasakan secara merata oleh seluruh masyarakat di berbagai wilayah Kabupaten Bogor.
“Kami mengapresiasi langkah awal pemerintahan saat ini. Namun ke depan pembangunan harus lebih fokus, tepat sasaran, dan yang terpenting bisa dirasakan secara merata oleh masyarakat,” katanya.
Sastra juga menilai keberlanjutan program pembangunan menjadi salah satu kunci keberhasilan pemerintahan daerah. Karena itu, menurutnya konsistensi kebijakan dan komitmen dalam memberikan pelayanan kepada masyarakat perlu terus dijaga.
“Keberlanjutan program pembangunan sangat penting. Konsistensi kebijakan dan komitmen dalam melayani masyarakat harus terus dipertahankan agar pembangunan berjalan maksimal,” ujarnya.
Sementara itu, Bupati Bogor Rudy Susmanto sebelumnya menyampaikan bahwa berbagai program prioritas pemerintah daerah direncanakan melalui proses perencanaan yang melibatkan aspirasi masyarakat.
Hal tersebut disampaikan saat kegiatan Musyawarah Perencanaan Pembangunan (Musrenbang) di Kelurahan Puspanegara. Dalam forum tersebut, masyarakat diberikan kesempatan untuk menyampaikan berbagai kebutuhan dan usulan pembangunan secara langsung.
“Seluruh hasil Musrenbang ini nantinya akan dirumuskan dalam postur APBD Tahun Anggaran 2027,” kata Rudy.
Ia menegaskan bahwa perencanaan pembangunan tidak hanya berkaitan dengan program dan anggaran, tetapi juga menyangkut harapan masyarakat serta upaya menciptakan pemerataan pembangunan di Kabupaten Bogor.











