Menu

Mode Gelap
JJB dan KNPI Kabupaten Bogor Bagikan 1.000 Paket Takjil di Gelora Pakansari Cibinong Bupati Rudy Susmanto Larang Seluruh ASN hingga Perangkat Desa Minta THR Pemkab Bogor Gelar Forum Perempuan, Anak dan Disabilitas 2026 Dispora Segera Susun Kontingen Kabupaten Bogor Menuju Peparda VII Jabar 2026 Bupati Rudy Susmanto Resmikan 4 Layanan Baru di RSUD Bakti Pajajaran, Hadirkan DSA dan Kemoterapi Tebar Kebaikan di Bulan Suci, PLN UP3 Gunung Putri Santuni 41 Warga

Bogor Raya

Sekolah Pemerintahan Desa Dapat Mewujudkan Desa Presisi

badge-check


					Sekolah Pemerintahan Desa Dapat Mewujudkan Desa Presisi Perbesar

BOGORISTIMEWA.com – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bogor bersama IPB University membuka Sekolah Pemerintahan Desa angkatan ke-4 Tahun 2024, di Auditorium Fakultas Ekonomi IPB University, Dramaga, Selasa (3/9/24).

Asisten Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat (Aspemkesra) Kabupaten Bogor, Zaenal Ashari mengatakan, Sekolah Pemerintahan Desa dapat mewujudkan desa presisi.

Sekolah Pemerintah Desa angkatan ke-4 tahun 2024 diikuti sebanyak 195 orang, yakni 65 kepala desa dan 130 staf desa yang terdiri dari satu operator spasial dan satu operator sosial. Dengan jangka waktu pembelajaran selama enam bulan, terhitung dari bulan Juli sampai dengan Desember 2024.

Asisten Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat (Aspemkesra) Kabupaten Bogor, Zaenal Ashari menuturkan, pengayaan kapasitas melalui sekolah pemerintah desa ini menjadi penting. Mulai dari tata kelola pemerintahan desa, transformasi pembangunan desa, teknik pemetaan spasial, dan metode pendataan sosial, yang kurikulumnya sudah tentu disesuaikan dengan kearifan lokal Kabupaten Bogor.

“Dengan mengikuti sekolah pemerintahan desa, ke depan pemerintah desa dapat mewujudkan desa presisi yang dapat mewujudkan visi Kabupaten Bogor maju dan sejahtera berlandaskan iman dan takwa,” tutur Zaenal Ashari.

Zaenal mengungkapkan, pemerintah telah memberikan kewenangan dan anggaran yang cukup besar kepada desa, untuk melaksanakan pembangunan. Mulai dana desa, alokasi dana desa, bagi hasil pajak, dan program seperti Samisade dari Pemkab Bogor, yang semua itu merupakan bentuk dukungan finansial yang signifikan.

“Besarnya kewenangan dan dana yang diberikan kepada desa, menuntut adanya sumber daya manusia yang kompeten dan berintegritas. Kepala desa memiliki peran yang sangat penting dalam mengelola pemerintahan desa, melaksanakan pembangunan, serta memberdayakan masyarakat,” ungkapnya.

Zaenal menyampaikan terimakasih dan apresiasi yang setinggi-tingginya kepada Rektor IPB University beserta jajaran, Ketua Pusat Studi Pembangunan Pertanian dan Pedesaan (PSP3) dan Lembaga Penelitian dan Pengabdian Kepada Masyarakat (LPPM) IPB University, atas pembukaan sekolah pemerintahan desa angkatan ke-4 tahun 2024.

Hadir pada acara tersebut, Direktur Jenderal (Dirjen) Otonomi Daerah Kementerian Dalam Negeri, Akmal Malik, Wakil Rektor Bidang Resiliensi Sumber Daya dan Infrastruktur IPB University, Alim Setiawan Slamet, Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (DPMD) Kabupaten Bogor, Renaldi Yushab Fiansyah, para Camat dan kepala desa se-Kabupaten Bogor. (**)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Berita Terkait

PLN UP3 Gunung Putri Percepat Layanan One Day Service, Dukung Ekspansi Industri di Bogor

20 Maret 2026 - 11:43 WIB

Lonjakan Kebutuhan Air Saat Lebaran Diantisipasi, Perumda Tirta Kahuripan Turunkan Ratusan Petugas

15 Maret 2026 - 22:32 WIB

JJB dan KNPI Kabupaten Bogor Bagikan 1.000 Paket Takjil di Gelora Pakansari Cibinong

12 Maret 2026 - 19:41 WIB

HUT ke-45, Tirta Kahuripan Layani 244.675 Pelanggan di Kabupaten Bogor

12 Maret 2026 - 00:47 WIB

Bupati Rudy Susmanto Larang Seluruh ASN hingga Perangkat Desa Minta THR

9 Maret 2026 - 08:37 WIB

Trending di Bogor Raya