Menu

Mode Gelap
JJB dan KNPI Kabupaten Bogor Bagikan 1.000 Paket Takjil di Gelora Pakansari Cibinong Bupati Rudy Susmanto Larang Seluruh ASN hingga Perangkat Desa Minta THR Pemkab Bogor Gelar Forum Perempuan, Anak dan Disabilitas 2026 Dispora Segera Susun Kontingen Kabupaten Bogor Menuju Peparda VII Jabar 2026 Bupati Rudy Susmanto Resmikan 4 Layanan Baru di RSUD Bakti Pajajaran, Hadirkan DSA dan Kemoterapi Tebar Kebaikan di Bulan Suci, PLN UP3 Gunung Putri Santuni 41 Warga

Bogor Raya

Ketua PESTI Kabupaten Bogor Sayangkan Softenis Tidak Masuk Cabor PON 2028 di NTB-NTT

badge-check


					Ketua PESTI Kabupaten Bogor Sayangkan Softenis Tidak Masuk Cabor PON 2028 di NTB-NTT Perbesar

Ketua PESTI Kabupaten Bogor, Ferry Roveo Checanova. (IST)

BOGORISTIMEWA.com – Rencana tidak dipertandingkannya cabang olahraga (Cabor) Softenis dalam PON XXII 2028 di NTB-NTT mulai mendapat respon dari Ketua Persatuan Softenis Indonesia (PESTI) Kabupaten Bogor, Ferry Roveo Checanova atau yang akrab disapa Vio.

Vio mengaku sangat menyayangkan dengan wacana Softenis tidak akan menjadi cabor dalam PON 2028

“Sangat di sayangkan cabor SOFTENIS tidak di pertandingkan di PON 2028 dan itu menjadi catatan buat pengurus Softenis di pusat untuk bisa meyakinkan KONI pusat supaya softtenis bisa di pertandingkan di semua event nasional maupun daerah,” ujar Ferry Roveo Chacanova, Selasa (1/10/24).

Padahal, kata anggota DPRD Kabupaten Bogor dari Fraksi PPP ini menegaskan, pihaknya tengah menggalakan sosialisasi softenis di kabupaten Bogor supaya lebih di kenal lagi di masyarakat.

“Pesti kabupaten Bogor sangat berharap ada perubahan dan penambahan kuota cabor yang akan di pertandingkan di PON 2028,” ujarnya.

Vio berharap, cabor Softenis bisa masuk di dalam cabor yang di pertandingkan pada ajang PON 2028.

Sementara itu, ketua KONI Kabupaten Bogor, Dedi Ade Bachtiar secara tegas belum bisa memberikan statmen soal banyaknya cabor anggota KONI Kabupaten Bogor tidak masuk rencana cabor yang dipertandingkan pada ajang PON 2028.

“Kami masih menunggu kebijakan dari KONI Jabar soal masalah ini,” pungkas Dedi Ade Bachtiar. (Syahmid)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Berita Terkait

PLN UP3 Gunung Putri Percepat Layanan One Day Service, Dukung Ekspansi Industri di Bogor

20 Maret 2026 - 11:43 WIB

Lonjakan Kebutuhan Air Saat Lebaran Diantisipasi, Perumda Tirta Kahuripan Turunkan Ratusan Petugas

15 Maret 2026 - 22:32 WIB

JJB dan KNPI Kabupaten Bogor Bagikan 1.000 Paket Takjil di Gelora Pakansari Cibinong

12 Maret 2026 - 19:41 WIB

HUT ke-45, Tirta Kahuripan Layani 244.675 Pelanggan di Kabupaten Bogor

12 Maret 2026 - 00:47 WIB

Bupati Rudy Susmanto Larang Seluruh ASN hingga Perangkat Desa Minta THR

9 Maret 2026 - 08:37 WIB

Trending di Bogor Raya