Menu

Mode Gelap
JJB dan KNPI Kabupaten Bogor Bagikan 1.000 Paket Takjil di Gelora Pakansari Cibinong Bupati Rudy Susmanto Larang Seluruh ASN hingga Perangkat Desa Minta THR Pemkab Bogor Gelar Forum Perempuan, Anak dan Disabilitas 2026 Dispora Segera Susun Kontingen Kabupaten Bogor Menuju Peparda VII Jabar 2026 Bupati Rudy Susmanto Resmikan 4 Layanan Baru di RSUD Bakti Pajajaran, Hadirkan DSA dan Kemoterapi Tebar Kebaikan di Bulan Suci, PLN UP3 Gunung Putri Santuni 41 Warga

Bogor Raya

Paslon Rudy Susmanto-Jaro Ade akan Tambah Sekolah SMP dan SMA Negeri di Setiap Kecamatan

badge-check


					Paslon Rudy Susmanto-Jaro Ade akan Tambah Sekolah SMP dan SMA Negeri di Setiap Kecamatan Perbesar

BOGORISTIMEWA.com – Mendapatkan pendidikan yang mudah dan murah masih Jadi barang langka bagi masyarakat Desa Warung Menteng Kecamatan Cijeruk, Kabupaten Bogor. Sistem zonasi dan minimnya ketersediaan sekolah negeri, masih menjadi persoalan yang belum bisa dituntaskan pemerintah.

“Kami ingin sekolah gratis pak, masuk sekolah negeri susah pakai sistem zonasi dan kuotanya sedikit,” tutur Odah warga setempat saat bincang Jangar (Jaro Ade Mendengar) bersama calon wakil bupati Bogor, Jaro Ade, Kamis (17/10/24).

Ibu empat anak itupun berharap, kepemimpinan yang baru di Bumi Tegar Beriman memberikan solusi konkrit, agar angka anak putus sekolah bisa dihapus.

“Satu lagi pak, setelah lulus sekolah pemerintah juga harus membantu masyarakat menyiapkan lapangan pekerjaan agar tidak banyak pengangguran di desa kami,” pinta dia.

Menanggapi hal itu, calon wakil bupati Bogor, Jaro Ade membocorkan tentang visi misi pasangan mo urut 1, Rudy Susmanto-Jaro Ade mengenai program strategis pendidikan di Kabupaten Bogor jika terpilih menjadi bupati dan wakil bupati Bogor.

“Seperti infrastruktur penunjang pendidikan, dalam visi misi kami, setiap kecamatan di Kabupaten Bogor harus ditambah lagi sekolah negeri, baik tingkat SMP maupun SMA agar anak yang ingin masuk sekolah negeri bisa terakomodir,” kata Jaro Ade.

Terkait persoalan pengangguran, Jaro Ade mengatakan, Pemerintah Kabupaten Bogor memiliki Dinas Ketenagakerjaan, dimana leading sektor dinas itu, mendata/mencatat jumlah dan juga melakukan pengawasan terhadap perusahaan.

“Di bawah Dinas Ketenagakerjaan juga ada lembaga-lembaga pelatihan seperti, pelatihan menjahit, pelatihan bengkel bahkan ada pelatihan bagi ibu-ibu pelaku UMKM,” papar Jaro Ade.

Dia menambahkan, paslon Rudy Susmanto-Jaro Ade memberikan program-program yang sejalan dengan pemerintah pusat, ditopang dengan APBD dan APBN, tentunya program tersebut bisa direalisasikan dan dirasakan oleh masyarakat.

“Untuk itu, saya tidak bosan-bosan mengingatkan dan mengajak masyarakat agar pada tanggal 27 November 2024 mendatang, datang ke TPS, karena satu suara menentukan arah pembangunan Kabupaten Bogor,” pungkasnya. (**)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Berita Terkait

PLN UP3 Gunung Putri Percepat Layanan One Day Service, Dukung Ekspansi Industri di Bogor

20 Maret 2026 - 11:43 WIB

Lonjakan Kebutuhan Air Saat Lebaran Diantisipasi, Perumda Tirta Kahuripan Turunkan Ratusan Petugas

15 Maret 2026 - 22:32 WIB

JJB dan KNPI Kabupaten Bogor Bagikan 1.000 Paket Takjil di Gelora Pakansari Cibinong

12 Maret 2026 - 19:41 WIB

HUT ke-45, Tirta Kahuripan Layani 244.675 Pelanggan di Kabupaten Bogor

12 Maret 2026 - 00:47 WIB

Bupati Rudy Susmanto Larang Seluruh ASN hingga Perangkat Desa Minta THR

9 Maret 2026 - 08:37 WIB

Trending di Bogor Raya