Menu

Mode Gelap
SOIna Kabupaten Bogor Gelar Halal Bihalal, Pacu Semangat Atlet Jelang Bupati Cup I PWI Kota Bogor Gelar Halal Bihalal Bersama Perumda Tirta Pakuan JJB dan KNPI Kabupaten Bogor Bagikan 1.000 Paket Takjil di Gelora Pakansari Cibinong Bupati Rudy Susmanto Larang Seluruh ASN hingga Perangkat Desa Minta THR Pemkab Bogor Gelar Forum Perempuan, Anak dan Disabilitas 2026 Dispora Segera Susun Kontingen Kabupaten Bogor Menuju Peparda VII Jabar 2026

Bogor Raya

Komitmen Turunkan Angka Stunting, Pemkab Bogor Lakukan Diseminasi Audit Stunting Periode II

badge-check


					Komitmen Turunkan Angka Stunting, Pemkab Bogor Lakukan Diseminasi Audit Stunting Periode II Perbesar

BOGORISTIMEWA.com – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bogor terus berkomitmen dalam upaya menurunkan angka stunting. Salah satunya dilakukan melalui kegiatan Diseminasi Hasil Audit Kasus Stunting Periode II Tahun 2024, yang berlangsung di Gedung Korpri Kabupaten Bogor, Cibinong, pada Senin (2/12/24).

Perlu diketahui bahwa, Diseminasi Hasil Audit Kasus Stunting Periode II Tahun 2024 merupakan upaya pengurangan kasus stunting ini, sebelumnya diseminasi audit kasus tahap 1 telah dilaksanakan di Kecamatan Dramaga. Berdasarkan EPPGBM kasus stunting di tahun 2024 mengalami penurunan sebesar sebesar 1,57 persen atau sebanyak 6.231 balita, berdasarkan hitungan SSGI kini stunting di Kabupaten Bogor berada di angka 27,4 persen.

Kepala DP3AP2KB Kabupaten Bogor, Susi Rahayu menjelaskan, diseminasi hasil audit kasus stunting periode II tahun 2024 ini bertujuan untuk menyebarluaskan temuan audit, mengidentifikasi akar masalah stunting, dan merumuskan langkah-langkah strategis untuk mengatasi masalah gizi kronis pada anak balita.

“Ini jadi momentum bagi kita untuk menciptakan perubahan positif dalam melahirkan generasi penerus bangsa yang tumbuh cerdas sehat dan produktif untuk mewujudkan Indonesia Emas di tahun 2045. Tentunya ini bisa kita wujudkan dengan kerjasama yang kuat sehingga tantangan stunting kita bisa atasi bersama,” terang Kepala DP3AP2KB.

Lanjut Susi Rahayu mengungkapkan, bahwa pihaknya juga terus melakukan upaya penurunan angka stunting di Kabupaten Bogor melalui pemberian makanan bergizi, pemberian, tablet penambah darah, memberikan pengetahuan dan pemahaman kepada ibu hamil dan ibu muda yang memiliki anak usia dibawah 2 tahun. Serta melalui program sekolah pra nikah untuk mencegah pernikahan dini dan akademi sekolah hebat bekerjasama dengan IPB University.

Turut hadir dalam kegiatan ini yakni, Perwakilan Kader PKK, Tim Pakar dari Persatuan Obstetrik dan Ginekologi Indonesia (POGI) dr. Ajeng Normala S. POG, Ikatan Dokter Anak Indonesia (IDAI) dr. Imelda S.PA, Himpunan Psikologi Indonesia (HIMPSI) dan Asosiasi Institusi Pendidikan Tinggi Gizi Indonesia (AIPGI). (**)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Berita Terkait

Sambut HJB ke-544, Tirta Kahuripan Beri Promo Sambungan Baru Rp 544 Ribu

13 Mei 2026 - 20:54 WIB

PPLI Raih Apresiasi KLH di Ajang Indonesia-Japan Environment Week 2026

12 Mei 2026 - 16:03 WIB

Strategi Tirta Kahuripan Tingkatkan Suplai Air di Tarikolot

24 April 2026 - 21:57 WIB

SOIna Kabupaten Bogor Gelar Halal Bihalal, Pacu Semangat Atlet Jelang Bupati Cup I

8 April 2026 - 15:38 WIB

PWI Kota Bogor Gelar Halal Bihalal Bersama Perumda Tirta Pakuan

2 April 2026 - 16:22 WIB

Trending di Bogor Raya