Menu

Mode Gelap
JJB dan KNPI Kabupaten Bogor Bagikan 1.000 Paket Takjil di Gelora Pakansari Cibinong Bupati Rudy Susmanto Larang Seluruh ASN hingga Perangkat Desa Minta THR Pemkab Bogor Gelar Forum Perempuan, Anak dan Disabilitas 2026 Dispora Segera Susun Kontingen Kabupaten Bogor Menuju Peparda VII Jabar 2026 Bupati Rudy Susmanto Resmikan 4 Layanan Baru di RSUD Bakti Pajajaran, Hadirkan DSA dan Kemoterapi Tebar Kebaikan di Bulan Suci, PLN UP3 Gunung Putri Santuni 41 Warga

Headline

Samsul Hidayat Desak Dinas Bina Marga Jabar Gercep Lakukan Rehabilitasi Pasca Bencana di Kabupaten Bogor

badge-check


					Samsul Hidayat Desak Dinas Bina Marga Jabar Gercep Lakukan Rehabilitasi Pasca Bencana di Kabupaten Bogor Perbesar

Anggota DPRD Jabar Samsul Hidayat. (Ist)

BOGORISTIMEWA.com – Anggota DPRD Jawa Barat (Jabar) Samsul Hidayat mendesak Dinas Bina Marga dan Tata Ruang Jawa Barat untuk segera menurunkan tim untuk melakukan rehabilitasi pasca bencana di Kabupaten Bogor.

Hal tersebut diungkapkan Samsul Hidayat saat rapat komisi IV bersama Dinas Bina Marga dan Tata Ruang Jabar di Gedung DPRD Jabar pada Kamis (9/1/25) lalu.

Dia menyampaikan sudah sepatutnya Provinsi Jabar pada tahun 2025 ini untuk banyak terlibat dalam percepatan pembangunan di wilayah pasca bencana. Salah satunya di wilayah Kecamatan Sukajaya Bogor.

Samsul menceritakan saat itu, pada awal 2020 wilayah Kecamatan Sukajaya Bogor mengalami bencana besar berupa banjir bandang dan longsor yang membuat semua lini jalan akses masyarakat ikut terputus.

“Kondisi jalan pasca bencana dari 2020 dari Sukajaya ini masih tersisa banyak jalan yang putus tidak bisa dilalui masyarakat dan itu mengakibatkan keterpencilan masyarakat disana,” kata Samsul.

Pria yang akrab disapa kang Samsul ini menyebutkan saat ini kondisi di wilayah Kecamatan Sukajaya Bogor seperti Cileuksa dan sekitarnya masih mengalami dampak yang besar akibat kejadian tersebut.

Dampak yang saat ini masih dialami salahsatunya yakni Infrastruktur jalan banyak yang terputus. Bahkan membuat perputaran ekonomi disana sangat tersendat.

“Sehingga yang tadinya bisa ditempuh 10 hingga 15 menit sekarang lebih dari 1 jam karena harus keliling belasan kilometer,” ujarnya.

“Ini mohon ada kepesertaan peran serta pemerintah Jawa Barat disana karena memang sangat terpencil. Sudah susah sinyal, tidak ada air bersih susah ditambah jalan yang terputus selama ini,” sambung dia.

Dia juga berharap kepada ketua komisi IV DPRD Jabar untuk bersama-sama turun langsung mengecek keadaan masyarakat Sukajaya yang saat ini masih terdampak atas kejadian bencana 2020 lalu.

“Ketua komisi mungkin bisa kesana bisa membantu dinas apa yang sudah butuh kedepannya,” harapnya. (Ilham)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Berita Terkait

PLN UP3 Gunung Putri Percepat Layanan One Day Service, Dukung Ekspansi Industri di Bogor

20 Maret 2026 - 11:43 WIB

Lonjakan Kebutuhan Air Saat Lebaran Diantisipasi, Perumda Tirta Kahuripan Turunkan Ratusan Petugas

15 Maret 2026 - 22:32 WIB

JJB dan KNPI Kabupaten Bogor Bagikan 1.000 Paket Takjil di Gelora Pakansari Cibinong

12 Maret 2026 - 19:41 WIB

HUT ke-45, Tirta Kahuripan Layani 244.675 Pelanggan di Kabupaten Bogor

12 Maret 2026 - 00:47 WIB

Bupati Rudy Susmanto Larang Seluruh ASN hingga Perangkat Desa Minta THR

9 Maret 2026 - 08:37 WIB

Trending di Bogor Raya