Menu

Mode Gelap
Bupati Bogor Rudy Susmanto Ajak Semua Pihak Jaga Hulu Sungai Ciliwung Bupati Bogor Pimpin Penanaman Pohon Serentak di Hulu Sungai Ciliwung Cisarua Bogor Raya FC Target Lolos ke Liga 3 Tahun Depan Bupati Bogor Rudy Susmanto Targetkan Penanaman Pohon Tahap Awal Capai 220 Hektare di 40 Kecamatan Dispora Kabupaten Bogor Lakukan Penanaman 1.000 Pohon Mahoni di Jasinga 35 Mahasiswa dan 10 Dosen Universitas Muhamdiyah Cirebon Lakukan Observasi ke PPOM dan NPCI Kabupaten Bogor

Bogor Raya

Aster Panglima TNI Gelar Bimtek Ketahanan Pangan di Bogor, Ini Tujuannya

badge-check


					Aster Panglima TNI Gelar Bimtek Ketahanan Pangan di Bogor, Ini Tujuannya Perbesar

Aster Panglima TNI Mayjen TNI Novi Helmy Prasetya menggelar Bimtek ketahanan pangan di Bogor. (Ist)

BOGORISTIMEWA.com – Asisten Teritorial (Aster) Panglima TNI Mayjen TNI Novi Helmy Prasetya, melakukan kegiatan Bimbingan Teknis Ketahanan Pangan TA 2025 dari tanggal 7 sampai 9 Januari 2025 di Yonif 315/Grd Jl. Raya Gunung Batu, No.196, RT.01/RW.09, Gunungbatu, Kota Bogor, Jawa Barat dan di lahan Polbantan Kementan RI Jl. Snakma Jl. Desa Pasir Buncir, Kecamatan Caringin, Kabupaten Bogor.

Bimtek Hanpangan TA 2025 digelar untuk memberikan bimbingan teknis kepada para peserta tentang bagaimana tata cara pengolahan lahan padi, pemupukan dan prosedur penanaman padi unggulan yang dikembangkan dengan metode baru yang dinamakan “Jajar Legowo Super Sinar Mentari”.

Peserta sangat antusias menerima materi yang disampaikan oleh pemateri diantaranya Aster panglima TNI, Tim Ahli Komunitas Lewogo Super Sinar Mentari dan Tim dari Kementan RI.

Aser Panglima TNI Mayjen TNI Novi Helmy Prasetya mengatakan Bimtek ini dapat diterapkan semua di lapangan dan memastikan seluruh materi dan prosedur yang dilatihkan dapat diserap kemudian diterapkan.

“Saya berharap semua pelajaran dan materi-materi ini dapat diserap dan dapat diterapkan dilapangan” katanya, Sabtu (11/1/25).

Program tersebut merupakan tindak lanjut dari kegiatan Serbuan Teritorial TNI yang telah dilaksanakan pada tanggal 19 Desember 2024 yang baru lalu, bertempat di Desa Tegalsari Timur, Kecamatan Ampel Gading, Kabupaten Pemalang, Jawa Tengah dan dihadiri oleh Panglima TNI, Menteri Pertanian, Dirut Perum Bulog, Kepala Badan Pangan Nasional serta Aster Panglima TNI selaku penanggung jawab.

Dalam kegiatan tersebut dilakukan penanaman 250 Ha padi dan 250 Ha jagung, disamping itu diinisiasi suatu langkah terobosan strategis oleh Aster Panglima TNI yang selama ini menggeluti dunia pertanian dengan mengenalkan inovasi baru di bidang ketahanan pangan berupa program pengembangan Benih Padi Unggul “Sinar Mentari” dimana disiapkan lahan pembenihan seluas 500 Ha.

Nilai keunggulan dari Benih Padi “Sinar Mentari” ini dari hasil uji coba lapangan di berbagai daerah pertanian di Indonesia memiliki produktifitas hasil panen mencapai 8 sampai 16 ton per hektar.

Menurutnya, penggunaan pupuk yang efisien serta budi daya yang lebih tahan terhadap hama maupun penyakit maupun tingkat fleksibilitas terhadap berbagai jenis tipologi lahan persawahan.

“Sesuai yang diamanatkan oleh Presiden RI Prabowo Subianto bahwa kita harus melaksanakan swasembada pangan dalam tempo yang sesingkat-singkatnya,” ujarnya.

Hal itu sejalan dengan visi misi Panglima TNI yaitu “PRIMA” yang memiliki makna Profesional, Responsif, Integratif, Modern dan Adaptif dan selaras dengan pokok-pokok kebijakan pemerintah, bahwa TNI harus mendukung program pemerintah khususnya dalam mewujudkan swasembada pangan nasional.

Aster Panglima TNI diawal Tahun 2025 bergerak cepat menggelar Bimtek Hanpangan sebagai langkah strategis untuk dilanjutkan dengan penanaman demplot maupun Uji Multi Lokasi (UML) di 21 lokasi di seluruh wilayah Indonesia.

Hal itu dilakukan sebagai upaya dalam rangka pengembangan benih padi unggulan “Sinar Mentari” secara berkelanjutan dengan proyeksi ditargetkan pada tahun 2025 ini akan dilaksanakan penanaman secara serentak seluas 100.000 hektar di seluruh wilayah Indonesia, guna memberikan kontribusi signifikan bagi pemenuhan kebutuhan beras nasional dan pencapaian program pemerintah untuk menjadikan Indonesia yang berkedaulatan pangan serta berperan sebagai lumbung pangan dunia.

Peserta Bimtek Hanpangan TA 2025 yang telah meyelesaikan pelatihan di Bogor ini sekembalinya ke kesatuan diharapkan menjadi kader-kader Hanpangan khususnya dalam pengembangan program budidaya Benih Padi Unggul “Sinar Mentari” secara masif dan berkelanjutan.

Bimtek Ketahanan Pangan TA 2025 diikuti 41 orang peserta terdiri dari Matra Darat sebanyak 15 Babinsa dari 15 Kodam, Matra Laut mengirimkan 3 Babinpotmar dari 3 Koarmada, serta Matra Udara menyertakan 3 Babinpotdirga dari 3 Koopsud dan 20 orang perwakilan Kelompok Tani dari masing-masing wilayah binaan. (Syahmid)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Berita Terkait

Istimewa! RSUD Bakti Pajajaran Raih Penghargaan Zona Integritas WBK dari KemenPAN-RB

11 Februari 2026 - 15:48 WIB

Bupati Bogor Rudy Susmanto Ajak Semua Pihak Jaga Hulu Sungai Ciliwung

5 Februari 2026 - 19:10 WIB

Bupati Bogor Pimpin Penanaman Pohon Serentak di Hulu Sungai Ciliwung Cisarua

5 Februari 2026 - 18:34 WIB

Bogor Raya FC Target Lolos ke Liga 3 Tahun Depan

5 Februari 2026 - 16:35 WIB

Bupati Bogor Rudy Susmanto Targetkan Penanaman Pohon Tahap Awal Capai 220 Hektare di 40 Kecamatan

5 Februari 2026 - 14:37 WIB

Trending di Bogor Raya