Menu

Mode Gelap
SOIna Kabupaten Bogor Gelar Halal Bihalal, Pacu Semangat Atlet Jelang Bupati Cup I PWI Kota Bogor Gelar Halal Bihalal Bersama Perumda Tirta Pakuan JJB dan KNPI Kabupaten Bogor Bagikan 1.000 Paket Takjil di Gelora Pakansari Cibinong Bupati Rudy Susmanto Larang Seluruh ASN hingga Perangkat Desa Minta THR Pemkab Bogor Gelar Forum Perempuan, Anak dan Disabilitas 2026 Dispora Segera Susun Kontingen Kabupaten Bogor Menuju Peparda VII Jabar 2026

Bogor Raya

Pemkab Bogor Tingkatkan RLS, Ini Kata Pj Bupati Bogor

badge-check


					Pemkab Bogor Tingkatkan RLS, Ini Kata Pj Bupati Bogor Perbesar

BOGORISTIMEWA.com – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bogor terus berupaya meningkatkan rata-rata lama sekolah (RLS) di wilayahnya dengan mengoptimalkan berbagai program pendidikan, salah satunya melalui Program Kejar Paket dan mengintergrasikan proses pencatatan dan verifikasi data penduduk.

Perlu diketahui, bahwa ada tiga variabel utama yang mempengaruhi rata-rata lama sekolah, salah satunya pencatatan data pendidikan pada dokumen kependudukan.

Salah satu langkah strategis yang diterapkan adalah menjalin kerjasama dengan pesantren, baik pesantren modern maupun pesantren Salafi. Bahkan dalam beberapa tahun terakhir, pesantren Salafi yang memiliki ciri khas dalam hal kurikulum, metode pembelajaran, dan aturan yang diterapkan, kini telah berkolaborasi dengan Dinas Pendidikan untuk memastikan santrinya mengikuti Program Kejar Paket, yang memungkinkan mereka mendapatkan ijazah setara dengan pendidikan formal.

Namun, meskipun banyak peserta Program Kejar Paket telah lulus dan memperoleh ijazah, ada kendala dalam pencatatan data yang belum ter-update di sistem kependudukan. Hal ini menyebabkan ketidaksesuaian antara data pendidikan yang sebenarnya dengan data di catatan kependudukan, yang pada akhirnya berdampak pada perhitungan rata-rata lama sekolah.

Untuk mengatasi masalah ini, Dinas Pendidikan Kabupaten Bogor bersama Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Disdukcapil) telah menggagas nota kesepahaman (MoU) yang memungkinkan pencatatan otomatis ijazah Kejar Paket di data kependudukan.

“Dengan upaya ini maka data pendidikan yang sudah tercatat dapat lebih akurat, sehingga dapat berdampak positif pada peningkatan Rata-rata Lama Sekolah (RLS),” ungkap Bachril Bakri.

Selain itu, Program Kejar Paket juga memberikan peluang bagi masyarakat di atas 15 tahun yang sebelumnya terhambat oleh faktor ekonomi atau kesibukan lainnya untuk melanjutkan pendidikan.

Menurut Pj Bupati Bogor, program ini disalurkan melalui Pusat Kegiatan Belajar Masyarakat (PKBM) yang tersebar di seluruh kabupaten, dengan jadwal yang fleksibel agar tidak mengganggu pekerjaan sehari-hari peserta, seperti berkebun atau bertani. Tentunya dengan meningkatkan dengan kerjasama lintas sektor, terutama dengan Disdukcapil dan Kementerian Agama agar dapat memberikan hasil yang lebih signifikan dalam waktu dekat.

“Dengan adanya pembaruan data yang lebih terintegrasi, peningkatan RLS dapat tercapai dengan lebih optimal,” bebernya.

Ia menyampaikan bahwa, secara keseluruhan, upaya peningkatan rata-rata lama sekolah di Kabupaten Bogor telah melibatkan berbagai sektor dan instansi terkait melalui berkolaborasi untuk mengatasi tantangan yang ada dan memberikan akses pendidikan yang lebih luas bagi masyarakat. (**)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Berita Terkait

Kolaborasi Bupati Rudy Susmanto dan PPLI, Malasari Jadi Fokus Pelestarian dan Pembangunan

28 Juli 2026 - 13:38 WIB

Tirta Kahuripan Siap Dukung Pemkab Bogor Tangani Dampak Kekeringan

28 Juli 2026 - 10:25 WIB

Ketua DPRD Sastra Winara Tekankan Akuntabilitas dalam Raperda Pertanggungjawaban APBD 2025

30 Juni 2026 - 22:33 WIB

Ketua DPRD Sastra Winara Dukung Gebyar UMKM HJB ke-544 Dorong Ekonomi Lokal

29 Juni 2026 - 22:11 WIB

Ketua DPRD Sastra Winara Tinjau MBG di SDN Babakan Madang 03, Semangati Siswa Menuju Generasi Emas 2045

25 Juni 2026 - 13:53 WIB

Trending di Bogor Raya