Menu

Mode Gelap
Pemkab Bogor Gelar Forum Perempuan, Anak dan Disabilitas 2026 Dispora Segera Susun Kontingen Kabupaten Bogor Menuju Peparda VII Jabar 2026 Bupati Rudy Susmanto Resmikan 4 Layanan Baru di RSUD Bakti Pajajaran, Hadirkan DSA dan Kemoterapi Tebar Kebaikan di Bulan Suci, PLN UP3 Gunung Putri Santuni 41 Warga Diterjang Angin Kencang, 2 Rumah di Desa Bojong Kemang Alami Kerusakan HARRIS Sentul Hadirkan Suasana Hangat dan Menu Lengkap untuk Buka Puasa Bersama

Bogor Raya

Banyak Bangunan Melanggar Hingga Jadi Penyebab Bencana, Bupati Rudy Susmanto Bakal Selektif Berikan Izin

badge-check


					Banyak Bangunan Melanggar Hingga Jadi Penyebab Bencana, Bupati Rudy Susmanto Bakal Selektif Berikan Izin Perbesar

BOGORISTIMEWA.com – Bupati Bogor, Rudy Susmanto ambil langkah tegas usai beberapa bangunan melakukan pelanggaran dengan alih fungsi lahan di kawasan Puncak, Kabupaten Bogor.

Seperti diketahui, ada empat bangunan yang telah disegel dan bakal dibongkar di Puncak Bogor karena melakukan beberapa pelanggaran seperti Wisata Hibisc Fantasy kilik PT Jaswita Jabar, Eiger Adventure Land, Perusahaan Perkebunan Sumber Sari Bumi Pakuan, dan PT Perkebunan Nusantara I Regional II-Unit Agrowisata Gunung Mas.

Atas dasar itu, Rudy mencabut kewenangan satuan kerja perangkat daerah (SKPD) dalam memberikan izin.

“Seluruh proses perizinan yang sebelumnya didelegasikan kepada masing-masing SKPD akan kami tarik kembali,” ujar Rudy Susmanto kepada wartawan, Jumat, (7/3/25).

Bahkan, Rudy menyebut bahwa seluruh proses perizinan akan kembali menjadi kewenangan kepala daerah melalui Peraturan Bupati (Perbup) yang baru ditandatangani.

“Yang tadinya diserahkan masing-masing ke SKPD, sekarang dikembalikan ke kepala daerah supaya izin-izin stop dulu kita evaluasi bersama,” ucapnya.

Rudy mengungkapkan, nantinya semua izin perlu persetujuan dari kepala daerah.

“Kami akan mengevaluasi berbagai izin yang sudah diterbitkan sebelumnya oleh Pemerintah Kabupaten Bogor,” tuturnya.

Lebih lanjut, Rudy berharap dengan adanya Perbub tersebut tidak ada lagi perusahaan yang membandel seperti PT Jaswita.

“Kepentingan yang utama adalah kita menjaga alam, kita harus mewariskan hal yang bermanfaat untuk jangka panjang dan makanya dari sekarang,” pungkasnya. (Erwin)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Berita Terkait

Pemkab Bogor Gelar Forum Perempuan, Anak dan Disabilitas 2026

5 Maret 2026 - 10:30 WIB

Dispora Segera Susun Kontingen Kabupaten Bogor Menuju Peparda VII Jabar 2026

4 Maret 2026 - 22:08 WIB

Bupati Rudy Susmanto Resmikan 4 Layanan Baru di RSUD Bakti Pajajaran, Hadirkan DSA dan Kemoterapi

4 Maret 2026 - 20:39 WIB

Tebar Kebaikan di Bulan Suci, PLN UP3 Gunung Putri Santuni 41 Warga

4 Maret 2026 - 15:12 WIB

Diterjang Angin Kencang, 2 Rumah di Desa Bojong Kemang Alami Kerusakan

4 Maret 2026 - 15:04 WIB

Trending di Bogor Raya