Menu

Mode Gelap
SOIna Kabupaten Bogor Gelar Halal Bihalal, Pacu Semangat Atlet Jelang Bupati Cup I PWI Kota Bogor Gelar Halal Bihalal Bersama Perumda Tirta Pakuan JJB dan KNPI Kabupaten Bogor Bagikan 1.000 Paket Takjil di Gelora Pakansari Cibinong Bupati Rudy Susmanto Larang Seluruh ASN hingga Perangkat Desa Minta THR Pemkab Bogor Gelar Forum Perempuan, Anak dan Disabilitas 2026 Dispora Segera Susun Kontingen Kabupaten Bogor Menuju Peparda VII Jabar 2026

Bogor Raya

BNN Kota Bogor Segera Terbentuk

badge-check


					BNN Kota Bogor Segera Terbentuk Perbesar

BOGORISTIMEWA.com – Penjabat (Pj) Sekretaris Daerah (Sekda) Kota Bogor, Hanafi, menegaskan komitmen Pemerintah Kota (Pemkot) Bogor dalam memberantas penyalahgunaan narkoba.

Pernyataan tersebut disampaikan Hanafi dalam rapat pembahasan kesepakatan kerja sama pembentukan Badan Narkotika Nasional (BNN) Kota Bogor yang berlangsung di Paseban Surawisesa, Balai Kota Bogor, Jumat (11/4/25).

Hanafi menjelaskan bahwa pembentukan BNN Kota Bogor merupakan langkah strategis untuk memperkuat penanganan narkoba secara masif, terstruktur, dan berkelanjutan.

Ia berharap kehadiran BNN Kota Bogor mampu mempercepat koordinasi dan respons dalam upaya pencegahan serta pemberantasan narkoba.

“Kita ingin ada lembaga tersendiri yang lebih fokus menangani persoalan narkoba di Kota Bogor. Harapannya, dengan terbentuknya BNN Kota, penanganan bisa lebih masif dan terarah,” ujar Hanafi.

Kepala BNN Kabupaten Bogor, Kombes Pol Anggun Cahyono, yang turut hadir untuk memberikan informasi mengenai proses pembentukan BNN, menyampaikan dukungannya terhadap pembentukan BNN Kota Bogor.

Ia menyebut narkotika sebagai isu global yang sangat kompleks dan membutuhkan keterlibatan semua pihak.

“Kota Bogor, dengan profilnya yang kuat, sangat tepat untuk memulai langkah konkret ini. Diperlukan sinergi dari berbagai elemen, termasuk tokoh masyarakat, aparat, serta peran orang tua dan teman sebaya,” katanya.

Sementara itu, perwakilan Satuan Reserse Narkoba (Satresnarkoba) Polresta Bogor Kota, IPDA Subandi, mengungkapkan bahwa sepanjang tahun 2024, jumlah barang bukti narkotika yang berhasil diamankan di Kota Bogor cukup besar.

Di antaranya, ganja sebanyak 9.417,73 gram, sabu 2.568,27 gram, tembakau sintetis 2.001,48 gram, ekstasi 343 butir, psikotropika 2.549 butir, dan obat keras terbatas (OKT) sebanyak 49.803 butir.

Rapat ini menjadi langkah awal menuju pembentukan BNN Kota Bogor. Selanjutnya akan dibentuk tim teknis untuk merancang langkah operasional dan menyusun mekanisme kerja yang efektif, sebagai upaya bersama menciptakan lingkungan Kota Bogor yang lebih sehat dan bebas dari narkoba. (**)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Berita Terkait

Ketua DPRD Sastra Winara Apresiasi Bupati Cup Billiard 2026, Jadi Ajang Silaturahmi ASN Kabupaten Bogor

9 Juni 2026 - 14:10 WIB

Meriahkan KaBogor Fest 2026, Tirta Kahuripan Dekatkan Pelayanan dan Perluas Akses Air Bersih

8 Juni 2026 - 16:19 WIB

Hari Lingkungan Hidup Sedunia 2026, DLH Kabupaten Bogor Apresiasi Gerakan Aksi Hijau PPLI

5 Juni 2026 - 16:01 WIB

PPLI Tebar Hewan Kurban Disalurkan untuk Warga Nambo dan Bantarjati

27 Mei 2026 - 12:08 WIB

Debut Perdana, Timnas FA7 Indonesia Bidik Prestasi pada Debut World Championship 2026 di Honduras

21 Mei 2026 - 21:35 WIB

Trending di Bogor Raya