Menu

Otomatis
Breaking News

Bogor Raya

Dukung Program Penanganan Sampah Pemprov Jabar, Pemdes Gadog Kukuhkan 7 Petugas Kebersihan

badge-check

Dukung Program Penanganan Sampah Pemprov Jabar, Pemdes Gadog Kukuhkan 7 Petugas Kebersihan Perbesar

BOGORISTIMEWA.com – Pemerintah Desa (Pemdes) Gadog, Kecamatan Megamendung, Kabupaten Bogor, mengukuhkan tujuh orang petugas kebersihan lingkungan pada Rabu (30/4/25).

Langkah ini merupakan bentuk dukungan terhadap program penanganan sampah yang tengah digalakkan Pemerintah Provinsi Jawa Barat.

Kepala Desa Gadog, Dedi Junaedi, mengatakan pengukuhan ini menjadi bagian dari komitmen pemerintah desa untuk menjaga kebersihan lingkungan sekaligus mendorong budaya hidup bersih di masyarakat.

“Ini adalah bentuk respons kami terhadap program pengelolaan sampah yang dicanangkan oleh Gubernur Jawa Barat. Kami berharap Desa Gadog bisa memberikan kontribusi nyata dalam upaya menjaga lingkungan tetap bersih,” kata Dedi.

Tujuh petugas yang dikukuhkan akan bertugas di wilayah RT dan RW masing-masing.

Mereka tidak hanya bertanggung jawab dalam pengumpulan sampah, tetapi juga bertugas mengedukasi masyarakat tentang pentingnya pengelolaan sampah yang baik.

Sebagai dukungan operasional, pemerintah desa menyediakan perlengkapan kerja seperti tujuh unit bak sampah, sapu lidi, seragam lengkap dengan topi, serta satu unit motor bak pengangkut sampah.

Honor petugas bersumber dari anggaran dana desa, dan akan disesuaikan dengan kinerja masing-masing.

Dedi menyebutkan, jumlah petugas bisa ditambah jika ke depan kebutuhan semakin meningkat.

“Saat ini kami masih bekerja sama dengan Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kabupaten Bogor untuk pengangkutan sampah ke TPA. Namun, kami ingin mulai mengurangi volume sampah yang dibuang dengan edukasi dan pengelolaan sampah berbasis warga,” ujarnya.

Ketua RW 02 Desa Gadog, Kusnadi, mengapresiasi program ini. Ia menyampaikan bahwa warga di wilayahnya telah menjalankan sistem iuran sebesar Rp 25 ribu per rumah untuk penanganan sampah rumah tangga.

“Dulu kami pernah mencoba mengolah sampah menjadi pupuk. Harapannya sekarang bisa lebih optimal dengan dukungan dari petugas yang baru dikukuhkan,” kata Kusnadi.

Pengukuhan ini turut dihadiri oleh unsur perangkat desa, Badan Permusyawaratan Desa (BPD), Kasi Ekbang Kecamatan Megamendung, perwakilan dari Camat Megamendung, Babinsa, pendamping desa, pendamping lingkungan hidup, serta para penggiat lingkungan.

Program ini diharapkan menjadi langkah awal dalam membentuk pola pikir masyarakat yang lebih peduli terhadap lingkungan, sekaligus memperkuat upaya menuju Desa Gadog bebas sampah atau zero waste. (Deni) 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Belum ada komentar disini
Jadilah yang pertama berkomentar disini
Berita Terkait

MyKahuripan Tampil Lebih Modern, Pelanggan Segera Dapatkan Reward dari Sistem Poin

21 Agu 2026 - 14:36 WIB

MyKahuripan Tampil Lebih Modern, Pelanggan Segera Dapatkan Reward dari Sistem Poin

Kolaborasi Bupati Rudy Susmanto dan PPLI, Malasari Jadi Fokus Pelestarian dan Pembangunan

28 Jul 2026 - 13:38 WIB

Kolaborasi Bupati Rudy Susmanto dan PPLI, Malasari Jadi Fokus Pelestarian dan Pembangunan

Tirta Kahuripan Siap Dukung Pemkab Bogor Tangani Dampak Kekeringan

28 Jul 2026 - 10:25 WIB

Tirta Kahuripan Siap Dukung Pemkab Bogor Tangani Dampak Kekeringan

Ketua DPRD Sastra Winara Tekankan Akuntabilitas dalam Raperda Pertanggungjawaban APBD 2025

30 Jun 2026 - 22:33 WIB

Ketua DPRD Sastra Winara Tekankan Akuntabilitas dalam Raperda Pertanggungjawaban APBD 2025

Ketua DPRD Sastra Winara Dukung Gebyar UMKM HJB ke-544 Dorong Ekonomi Lokal

29 Jun 2026 - 22:11 WIB

Ketua DPRD Sastra Winara Dukung Gebyar UMKM HJB ke-544 Dorong Ekonomi Lokal
Trending di Bogor Raya