Menu

Mode Gelap
SOIna Kabupaten Bogor Gelar Halal Bihalal, Pacu Semangat Atlet Jelang Bupati Cup I PWI Kota Bogor Gelar Halal Bihalal Bersama Perumda Tirta Pakuan JJB dan KNPI Kabupaten Bogor Bagikan 1.000 Paket Takjil di Gelora Pakansari Cibinong Bupati Rudy Susmanto Larang Seluruh ASN hingga Perangkat Desa Minta THR Pemkab Bogor Gelar Forum Perempuan, Anak dan Disabilitas 2026 Dispora Segera Susun Kontingen Kabupaten Bogor Menuju Peparda VII Jabar 2026

Bogor Raya

Kasus Kekerasan pada Anak dan Perempuan di Kabupaten Memprihatinkan, DP3AP2KB Beberkan Faktornya

badge-check


					Kasus Kekerasan pada Anak dan Perempuan di Kabupaten Memprihatinkan, DP3AP2KB Beberkan Faktornya Perbesar

BOGORISTIMEWA.com – Dinas Pemberdayaan Perempuan, Perlindungan Anak, Pengendalian Penduduk, dan Keluarga Berencana (DP3AP2KB) Kabupaten Bogor mencatat kasus kekerasan yang terjadi di Bumi Tegar Beriman dari tahun ke tahun.

Kepala DP3AP2KB Kabupaten Bogor, Sussy Rahayu Agustini mengatakan bahwa puncak tertinggi kasus kekerasan terhadap anak dan perempuan terjadi pada tahun 2023.

“Paling banyak itu di tahun 2023 dengan jumlah perempuan dan anak 365 kasus,” ujar Sussy Rahayu Agustini kepada wartawan di Gedung Sekretariat Daerah, Cibinong, Rabu, (28/5/25).

Kemudian pada tahun 2024, Sussy menyebut kasus kekerasan terhadap anak dan perempuan terjadi penurunan.

“Turun kembali di 2024 itu jadi 355 kasus,” ucapnya.

Lalu pada tahun 2025 ini, semester I atau dari Januari hingga Mei baru tercatat sekitar 100 kasus.

“Diatas 100 kasus, tapi belum sampai ke 150 kasus,” ungkapnya.

Adapun, Sussy menuturkan kekerasan terhadap anak itu didominasi oleh kasus bullying.

Untuk menurunkan angka tersebut di tahun 2025 ini, Sussy telah membentuk satuan tugas pada masing-masing wilayah serta menggencarkan pembinaan ke tiap sekolah.

“Kita mempunyai satuan tugas perlindungan perempuan di desa, kecamatan punya juga gugus tugas perlindungan perempuan. Jadi, secara bertahap bisa lapor,” tuturnya.

“Kita melakukan pembinaan go to school. Jadi, forum anak daerah melakukan pembinaan kepada beberapa sekolah, mengadakan Bimtek untuk guru-guru supaya menjadi sekolah ramah anak,” tutupnya. (Erwin)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Berita Terkait

Ketua DPRD Sastra Winara Apresiasi Bupati Cup Billiard 2026, Jadi Ajang Silaturahmi ASN Kabupaten Bogor

9 Juni 2026 - 14:10 WIB

Meriahkan KaBogor Fest 2026, Tirta Kahuripan Dekatkan Pelayanan dan Perluas Akses Air Bersih

8 Juni 2026 - 16:19 WIB

Hari Lingkungan Hidup Sedunia 2026, DLH Kabupaten Bogor Apresiasi Gerakan Aksi Hijau PPLI

5 Juni 2026 - 16:01 WIB

PPLI Tebar Hewan Kurban Disalurkan untuk Warga Nambo dan Bantarjati

27 Mei 2026 - 12:08 WIB

Debut Perdana, Timnas FA7 Indonesia Bidik Prestasi pada Debut World Championship 2026 di Honduras

21 Mei 2026 - 21:35 WIB

Trending di Bogor Raya