Menu

Mode Gelap
Bupati Bogor Rudy Susmanto Ajak Semua Pihak Jaga Hulu Sungai Ciliwung Bupati Bogor Pimpin Penanaman Pohon Serentak di Hulu Sungai Ciliwung Cisarua Bogor Raya FC Target Lolos ke Liga 3 Tahun Depan Bupati Bogor Rudy Susmanto Targetkan Penanaman Pohon Tahap Awal Capai 220 Hektare di 40 Kecamatan Dispora Kabupaten Bogor Lakukan Penanaman 1.000 Pohon Mahoni di Jasinga 35 Mahasiswa dan 10 Dosen Universitas Muhamdiyah Cirebon Lakukan Observasi ke PPOM dan NPCI Kabupaten Bogor

Bogor Raya

Asmawa Tosepu Bahas Penanganan Sampah di Kabupaten Bogor bersama PT Teknotama Lingkungan Internusa

badge-check


					Asmawa Tosepu Bahas Penanganan Sampah di Kabupaten Bogor bersama PT Teknotama Lingkungan Internusa Perbesar

Pj Bupati Bogor, Asmawa Tosepu menerima jajaran PT Teknotama Lingkungan Internusa, Selasa (9/7/24). (IST)

BOGORISTIMEWA.com – Penjabat (Pj) Bupati Bogor, Asmawa Tosepu menerima jajaran PT Teknotama Lingkungan Internusa untuk berdiskusi terkait keberhasilannya mengelola sampah di beberapa daerah, yang bisa diterapkan di Kabupaten Bogor.

Pertemuan dengan PT Teknotama Lingkungan Internusa berlangsung di Ruang Kerja Pj Bupati Bogor, Cibinong, Selasa (9/7/24). Hadir CEO PT Teknotama Lingkungan Internusa, Utomo Susanto beserta jajarannya.

Mendampingi Pj Bupati Bogor yakni, Pj Sekretaris Daerah, Kepala Badan Perencanaan Pembangunan Daerah Penelitian dan Pengembangan (Bappedalitbang), Kepala Dinas Perumahan Kawasan Permukiman dan Pertanahan (DPKPP), Kepala Badan Pengelola Keuangan dan Aset Daerah (BPKAD), Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (DPUPR), Kepala Dinas Lingkungan Hidup (DLH), dan jajaran Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bogor lainnya.

Pj Bupati Bogor, Asmawa Tosepu menjelaskan, sudah saatnya Kabupaten Bogor mendeklarasikan sebagai daerah dalam keadaan darurat sampah. Karena sampai hari ini belum dapat menangani secara baik dan profesional terkait sampah yang ada di Kabupaten Bogor.

“Produksi sampah di Kabupaten Bogor per harinya di kisaran 2.700 ton, sampai hari ini masih dikelola secara konvensional maksimal sampai sekitar 1.200 ton. Sisanya sebanyak 1.500 ton belum bisa terkelola,” jelas Asmawa.

Asmawa melanjutkan, terkait rencana pengoperasian TPPAS Lulut Nambo, Kabupaten Bogor mendapat kuota per hari sebanyak empat truk, memang kita juga punya TPA di Galuga. PT Teknotama Lingkungan Internusa hari ini menjelaskan keberhasilan pengelolaan sampah di beberapa daerah, yang tentunya bisa diterapkan di Kabupaten Bogor.

“Mudah-mudahan ke depan dengan perspektif pengelolaan sampah yang baru, TPA Galuga juga bisa berubah mekanisme pengelolaannya menjadi lebih baik, sehingga sampah di Kabupaten Bogor dapat terkelola dengan baik,” ujar Asmawa Tosepu. (**)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Berita Terkait

Istimewa! RSUD Bakti Pajajaran Raih Penghargaan Zona Integritas WBK dari KemenPAN-RB

11 Februari 2026 - 15:48 WIB

Bupati Bogor Rudy Susmanto Ajak Semua Pihak Jaga Hulu Sungai Ciliwung

5 Februari 2026 - 19:10 WIB

Bupati Bogor Pimpin Penanaman Pohon Serentak di Hulu Sungai Ciliwung Cisarua

5 Februari 2026 - 18:34 WIB

Bogor Raya FC Target Lolos ke Liga 3 Tahun Depan

5 Februari 2026 - 16:35 WIB

Bupati Bogor Rudy Susmanto Targetkan Penanaman Pohon Tahap Awal Capai 220 Hektare di 40 Kecamatan

5 Februari 2026 - 14:37 WIB

Trending di Bogor Raya