Menu

Mode Gelap
JJB dan KNPI Kabupaten Bogor Bagikan 1.000 Paket Takjil di Gelora Pakansari Cibinong Bupati Rudy Susmanto Larang Seluruh ASN hingga Perangkat Desa Minta THR Pemkab Bogor Gelar Forum Perempuan, Anak dan Disabilitas 2026 Dispora Segera Susun Kontingen Kabupaten Bogor Menuju Peparda VII Jabar 2026 Bupati Rudy Susmanto Resmikan 4 Layanan Baru di RSUD Bakti Pajajaran, Hadirkan DSA dan Kemoterapi Tebar Kebaikan di Bulan Suci, PLN UP3 Gunung Putri Santuni 41 Warga

Bogor Raya

Warga Bojong Koneng Minta Direlokasi Gegara Pergeseran Tanah

badge-check


					Warga Bojong Koneng Minta Direlokasi Gegara Pergeseran Tanah Perbesar

BOGORISTIMEWA.com – Sejumlah rumah hancur imbas pergeseran tanah yang terjadi di Desa Bojong Koneng, Kecamatan Babakan Madang, Kabupaten Bogor.

Berdasarkan pantauan BogorUpdate.com di lokasi, terlihat ada sekitar lima rumah yang mengalami hancur di beberapa bagian tembok akibat pergeseran tanah.

Bahkan, akses jalan utama warga yang biasa digunakan untuk kendaraan roda dua dan empat juga ambles cukup parah sehingga tidak bisa dilintasi oleh mobil.

Salah satu warga yang terdampak, M Sanusi (52) mengatakan bahwa kejadian tersebut terjadi pada awal puasa Ramadhan pertama yakni Sabtu, 1 Maret 2025 saat hujan deras dengan intensitas tinggi.

“Saya lagi taraweh, terus oyag-oyag panik lah. Kejadiannya jam 19.00 WIB, saat itu hujan dari jam 18.00 WIB sampai jam 06.00 WIB pagi, itu 12 jam,” ujar M Sanusi kepada BogorUpdate.com di lokasi, Selasa (4/3/25).

Akibat hal itu, rumah yang dihuni oleh Sanusi bersama keluarganya retak dan ambles di beberapa bagian, sehingga membuatnya terpaksa untuk mengungsi ke tempat yang lebih aman.

“Ini retak-retak (nunjuk ke arah rumah rusak) seperti rumah saya, sampai dapurnya habis terbawa (ambles),” tuturnya.

“Saya dari tahun 2013 masih bisa diisi ini rumah, sekarang mah tahun 2025 sudah ga bisa diisi lagi. Saya mau mengungsi, mau cari kontrakan dulu,” tambahnya.

Lebih lanjut, Sanusi berharap bisa ada uluran tangan dari Pemerintah Daerah (Pemda) karena sampai saat ini Bupati Bogor, Rudy Susmanto baru melakukan peninjauan.

“Semalam pak Bupati jam 03.00 WIB ke sini (cuma) belum (adanya bantuan). Makanya tadi saya pagi jam 09.00 WIB ngajak teman-teman untuk menemui aparat-aparat, kenapa kita didiemin terus, ke mana kita harus mengungsi, mending relokasi secepat-cepatnya,” harapnya.

“(Sudah tau mau relokasi kemana?) belum, tapi masyarakat mau direlokasi maunya di Cikeas,” sambungnya. (Erwin)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Berita Terkait

PLN UP3 Gunung Putri Percepat Layanan One Day Service, Dukung Ekspansi Industri di Bogor

20 Maret 2026 - 11:43 WIB

Lonjakan Kebutuhan Air Saat Lebaran Diantisipasi, Perumda Tirta Kahuripan Turunkan Ratusan Petugas

15 Maret 2026 - 22:32 WIB

JJB dan KNPI Kabupaten Bogor Bagikan 1.000 Paket Takjil di Gelora Pakansari Cibinong

12 Maret 2026 - 19:41 WIB

HUT ke-45, Tirta Kahuripan Layani 244.675 Pelanggan di Kabupaten Bogor

12 Maret 2026 - 00:47 WIB

Bupati Rudy Susmanto Larang Seluruh ASN hingga Perangkat Desa Minta THR

9 Maret 2026 - 08:37 WIB

Trending di Bogor Raya