Menu

Mode Gelap
SOIna Kabupaten Bogor Gelar Halal Bihalal, Pacu Semangat Atlet Jelang Bupati Cup I PWI Kota Bogor Gelar Halal Bihalal Bersama Perumda Tirta Pakuan JJB dan KNPI Kabupaten Bogor Bagikan 1.000 Paket Takjil di Gelora Pakansari Cibinong Bupati Rudy Susmanto Larang Seluruh ASN hingga Perangkat Desa Minta THR Pemkab Bogor Gelar Forum Perempuan, Anak dan Disabilitas 2026 Dispora Segera Susun Kontingen Kabupaten Bogor Menuju Peparda VII Jabar 2026

Bogor Raya

Warga Bojong Koneng Minta Direlokasi Gegara Pergeseran Tanah

badge-check


					Warga Bojong Koneng Minta Direlokasi Gegara Pergeseran Tanah Perbesar

BOGORISTIMEWA.com – Sejumlah rumah hancur imbas pergeseran tanah yang terjadi di Desa Bojong Koneng, Kecamatan Babakan Madang, Kabupaten Bogor.

Berdasarkan pantauan BogorUpdate.com di lokasi, terlihat ada sekitar lima rumah yang mengalami hancur di beberapa bagian tembok akibat pergeseran tanah.

Bahkan, akses jalan utama warga yang biasa digunakan untuk kendaraan roda dua dan empat juga ambles cukup parah sehingga tidak bisa dilintasi oleh mobil.

Salah satu warga yang terdampak, M Sanusi (52) mengatakan bahwa kejadian tersebut terjadi pada awal puasa Ramadhan pertama yakni Sabtu, 1 Maret 2025 saat hujan deras dengan intensitas tinggi.

“Saya lagi taraweh, terus oyag-oyag panik lah. Kejadiannya jam 19.00 WIB, saat itu hujan dari jam 18.00 WIB sampai jam 06.00 WIB pagi, itu 12 jam,” ujar M Sanusi kepada BogorUpdate.com di lokasi, Selasa (4/3/25).

Akibat hal itu, rumah yang dihuni oleh Sanusi bersama keluarganya retak dan ambles di beberapa bagian, sehingga membuatnya terpaksa untuk mengungsi ke tempat yang lebih aman.

“Ini retak-retak (nunjuk ke arah rumah rusak) seperti rumah saya, sampai dapurnya habis terbawa (ambles),” tuturnya.

“Saya dari tahun 2013 masih bisa diisi ini rumah, sekarang mah tahun 2025 sudah ga bisa diisi lagi. Saya mau mengungsi, mau cari kontrakan dulu,” tambahnya.

Lebih lanjut, Sanusi berharap bisa ada uluran tangan dari Pemerintah Daerah (Pemda) karena sampai saat ini Bupati Bogor, Rudy Susmanto baru melakukan peninjauan.

“Semalam pak Bupati jam 03.00 WIB ke sini (cuma) belum (adanya bantuan). Makanya tadi saya pagi jam 09.00 WIB ngajak teman-teman untuk menemui aparat-aparat, kenapa kita didiemin terus, ke mana kita harus mengungsi, mending relokasi secepat-cepatnya,” harapnya.

“(Sudah tau mau relokasi kemana?) belum, tapi masyarakat mau direlokasi maunya di Cikeas,” sambungnya. (Erwin)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Berita Terkait

Sambut HJB ke-544, Tirta Kahuripan Beri Promo Sambungan Baru Rp 544 Ribu

13 Mei 2026 - 20:54 WIB

PPLI Raih Apresiasi KLH di Ajang Indonesia-Japan Environment Week 2026

12 Mei 2026 - 16:03 WIB

Strategi Tirta Kahuripan Tingkatkan Suplai Air di Tarikolot

24 April 2026 - 21:57 WIB

SOIna Kabupaten Bogor Gelar Halal Bihalal, Pacu Semangat Atlet Jelang Bupati Cup I

8 April 2026 - 15:38 WIB

PWI Kota Bogor Gelar Halal Bihalal Bersama Perumda Tirta Pakuan

2 April 2026 - 16:22 WIB

Trending di Bogor Raya