Menu

Mode Gelap
SOIna Kabupaten Bogor Gelar Halal Bihalal, Pacu Semangat Atlet Jelang Bupati Cup I PWI Kota Bogor Gelar Halal Bihalal Bersama Perumda Tirta Pakuan JJB dan KNPI Kabupaten Bogor Bagikan 1.000 Paket Takjil di Gelora Pakansari Cibinong Bupati Rudy Susmanto Larang Seluruh ASN hingga Perangkat Desa Minta THR Pemkab Bogor Gelar Forum Perempuan, Anak dan Disabilitas 2026 Dispora Segera Susun Kontingen Kabupaten Bogor Menuju Peparda VII Jabar 2026

Bogor Raya

9 Ribu Orang Terdampak Bencana Alam yang Terjadi di Kabupaten Bogor Selama 2 Hari

badge-check


					9 Ribu Orang Terdampak Bencana Alam yang Terjadi di Kabupaten Bogor Selama 2 Hari Perbesar

BOGORISTIMEWA.com – Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Bogor mengungkapkan telah menangani 164 bencana alam yang terjadi di Bumi Tegar Beriman dalam kurun waktu dua hari, yakni pada Minggu, 2 Maret hingga Senin, 3 Maret 2025.

Kepala Bidang Kedaruratan dan Logistik BPBD Kabupaten Bogor, Adam Hamdani mengatakan bahwa 164 bencana alam tersebut tersebar di masing-masing wilayah yang meliputi banjir, tanah longsor, angin kencang, pergerakan tanah, hingga orang hanyut.

“Hujan dengan intensitas tinggi disertai angin kencang yang berlangsung cukup lama setiap sore hari, menyebabkan kadar air dalam tanah dan debit air di hulu sungai meningkat sehingga terjadi bencana di beberapa titik Kabupaten Bogor,” ujar Adam Hamdani dalam keterangannya, Rabu (5/3/25).

Dari data sementara tersebut, tercatat ada 77 desa dan 26 kecamatan yang terdampak. Bahkan, satu orang telah kehilangan nyawa akibat terbawa arus banjir.

“Total jiwa mengungsi ada 588 orang, dan total jiwa terdampak ada 9.086 orang,” ucapnya.

Sedangkan fasilitas umum juga mengalami kerusakan seperti tujuh jembatan mengalami ambles, empat tempat pendidikan rusak, tiga tempat ibadah rusak, satu tempat kesehatan dan satu posyandu rusak.

“Juga ada rumah rusak ringan 202 unit, 118 rusak sedang, dan 64 rusak berat,” tuturnya.

Atas hal itu, Adam menghimbau kepada warga yang saat ini masih berada di tempat pengungsian untuk selalu waspada akan potensi bencana yang kembali terjadi.

“Kami menghimbau agar tetap waspada, menghindari tempat-tempat yang dimungkinkan menjadi tempat celaka seperti pinggiran sungai karena daerah kita sering terjadi banjir,” pungkasnya. (Erwin)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Berita Terkait

Meriahkan KaBogor Fest 2026, Tirta Kahuripan Dekatkan Pelayanan dan Perluas Akses Air Bersih

8 Juni 2026 - 16:19 WIB

Hari Lingkungan Hidup Sedunia 2026, DLH Kabupaten Bogor Apresiasi Gerakan Aksi Hijau PPLI

5 Juni 2026 - 16:01 WIB

PPLI Tebar Hewan Kurban Disalurkan untuk Warga Nambo dan Bantarjati

27 Mei 2026 - 12:08 WIB

Debut Perdana, Timnas FA7 Indonesia Bidik Prestasi pada Debut World Championship 2026 di Honduras

21 Mei 2026 - 21:35 WIB

Sambut HJB ke-544, Tirta Kahuripan Beri Promo Sambungan Baru Rp 544 Ribu

13 Mei 2026 - 20:54 WIB

Trending di Bogor Raya