Menu

Mode Gelap
SOIna Kabupaten Bogor Gelar Halal Bihalal, Pacu Semangat Atlet Jelang Bupati Cup I PWI Kota Bogor Gelar Halal Bihalal Bersama Perumda Tirta Pakuan JJB dan KNPI Kabupaten Bogor Bagikan 1.000 Paket Takjil di Gelora Pakansari Cibinong Bupati Rudy Susmanto Larang Seluruh ASN hingga Perangkat Desa Minta THR Pemkab Bogor Gelar Forum Perempuan, Anak dan Disabilitas 2026 Dispora Segera Susun Kontingen Kabupaten Bogor Menuju Peparda VII Jabar 2026

Bogor Raya

Dosen IPB University Ungkap Fakta Menarik dari Ikan Salem dan Kembung

badge-check


					Dosen IPB University Ungkap Fakta Menarik dari Ikan Salem dan Kembung Perbesar

Ikan Salem dan Kembung. (Dok IPB)

BOGORISTIMEWA.com – Siapa yang tak kenal ikan salem dan kembung? Keduanya menjadi salah satu menu favorit yang kerap dijumpai di pedagang ikan segar ataupun atau di warung makan siap saji. Di balik kelezatan dagingnya, apa saja perbedaan keduanya dari sisi morfologi, perilaku makan, dan pola reproduksi?

Dosen Departemen Budidaya Perairan IPB University, Kurnia Anggraini Rahmi, SPi,MSc, mengungkapkan hasil kajian ilmiah tentang morfologi, perilaku makan, dan pola reproduksi ikan-ikan pelagis ini.

Ikan Salem
Kurnia memaparkan bahwa ikan salem memiliki tubuh ramping berbentuk torpedo dengan warna punggung biru kehijauan dan perut keperakan.

Punggungnya dihiasi garis-garis hitam melintang yang khas, dengan sirip punggung terpisah menjadi dua bagian dan sirip ekor bercabang kuat yang mendukung kemampuan berenang cepat. Menariknya, ikan ini tidak memiliki sisik pada bagian kepala dan sebagian besar tubuh, kecuali pada area gurat sisi.

Kurnia menjelaskan, “Salem berkembang biak secara bertahap atau batch spawning dengan telur dan larva bersifat pelagis,” ucapnya.

Siklus reproduksi ikan salem dimulai sejak Maret dengan kematangan gonad jantan (late spermatogenesis), mencapai puncak pada April hingga Juni saat proses spermiation, lalu memasuki fase pasca-pemijahan pada Juli.

Untuk betina, vitelogenesis awal berlangsung pada Maret, berlanjut pada Mei, dan fase pasca-pemijahan juga terjadi pada Juli. Musim pemijahan diperkirakan berlangsung dari akhir Mei hingga pertengahan Juli, dengan puncak pada Juni.

Kembung Lelaki vs Perempuan
Sementara itu, ikan kembung umumnya dikenal dengan dua jenis: kembung lelaki dan kembung perempuan. Penyebutan ini semata karena penamaan lokal, tidak ada hubungannya dengan jenis kelamin. Baik kembung lelaki maupun perempuan, masing-masing keduanya memiliki jenis kelamin jantan dan betina.

Ikan kembung lelaki atau biasa disebut kembung banjar (Rastrelliger kanagurta) memiliki ciri khas berupa satu totol hitam di dekat sirip dada. Ikan ini hidup berkelompok di wilayah pesisir hingga perairan lepas dan mengonsumsi plankton berukuran besar, kopepoda, dan krustasea.

Kurnia menambahkan bahwa ikan kembung ini memiliki tapis insang berukuran besar untuk menyaring jenis plankton yang relatif besar. Proses pemijahannya dilakukan lebih dari satu kali dalam satu musim, dengan pelepasan telur secara bertahap.

Adapun ikan kembung perempuan (Rastrelliger brachysoma) memiliki tubuh lebih pipih dibandingkan ikan kembung lelaki, dengan punggung berwarna keemasan dan bintik hitam khas.

“Karakter pembeda lainnya terdapat pada struktur tapis insang yang lebih halus, karena jenis makanannya berupa plankton kecil seperti diatom dan larva kopepod,” jelas Kurnia.

Ikan ini mencapai kematangan gonad pertama pada panjang cagak sekitar 156,6 mm untuk betina dan 160,3 mm untuk jantan. (**/ipb)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Berita Terkait

Kolaborasi Bupati Rudy Susmanto dan PPLI, Malasari Jadi Fokus Pelestarian dan Pembangunan

28 Juli 2026 - 13:38 WIB

Tirta Kahuripan Siap Dukung Pemkab Bogor Tangani Dampak Kekeringan

28 Juli 2026 - 10:25 WIB

Ketua DPRD Sastra Winara Tekankan Akuntabilitas dalam Raperda Pertanggungjawaban APBD 2025

30 Juni 2026 - 22:33 WIB

Ketua DPRD Sastra Winara Dukung Gebyar UMKM HJB ke-544 Dorong Ekonomi Lokal

29 Juni 2026 - 22:11 WIB

Ketua DPRD Sastra Winara Tinjau MBG di SDN Babakan Madang 03, Semangati Siswa Menuju Generasi Emas 2045

25 Juni 2026 - 13:53 WIB

Trending di Bogor Raya