Menu

Mode Gelap
SOIna Kabupaten Bogor Gelar Halal Bihalal, Pacu Semangat Atlet Jelang Bupati Cup I PWI Kota Bogor Gelar Halal Bihalal Bersama Perumda Tirta Pakuan JJB dan KNPI Kabupaten Bogor Bagikan 1.000 Paket Takjil di Gelora Pakansari Cibinong Bupati Rudy Susmanto Larang Seluruh ASN hingga Perangkat Desa Minta THR Pemkab Bogor Gelar Forum Perempuan, Anak dan Disabilitas 2026 Dispora Segera Susun Kontingen Kabupaten Bogor Menuju Peparda VII Jabar 2026

Bogor Raya

Viral! Keluarga Korban Pencabulan Anak di Bogor Minta Bantuan Gubernur Jabar

badge-check


					Viral! Keluarga Korban Pencabulan Anak di Bogor Minta Bantuan Gubernur Jabar Perbesar

BOGORISTIMEWA.com – Seorang anak berusia 6 tahun diduga menjadi korban pencabulan oleh pria 55 tahun di Kecamatan Rancabungur, Kabupaten Bogor.

Berdasarkan video yang beredar, kejadian itu diketahui terjadi pada Selasa, (19/9/2025) lalu.

Dinarasikan, korban saat itu mengeluh kesakitan dan ditemukan adanya bercak mencurigakan saat diperiksa oleh anggota keluarga. Setelah ditanya, korban mengaku mendapat perlakuan tidak pantas dari diduga pelaku yang merupakan pemilik warung.

Kemudian, pihak keluarga langsung melaporkan kejadian itu kepada RT, RW, dan kepolisian. Lalu visum dilakukan, namun pihak keluarga mengaku belum mendapatkan kepastian hasil serta tindaklanjut hukum.

Salah satu kerabat korban yang enggan disebutkan namanya, akhirnya memberanikan diri dengan melaporkan kasus tersebut ke Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi melalui sebuah rekaman video.

“Di kampung saya di Rancabungur Bogor ada kasus pelecehan seksual terhadap anak di bawah umur dan kasusnya sudah menjelang ke 1 bulan lebih,” ujar kerabat korban tersebut dikutip BogorUpdate.com, Selasa, (23/9/2025).

“Kami sudah melapor ke pihak Kepala Desa, Polsek, Polres, bahkan kami sudah melakukan visum ke psikolog dan balik lagi ke Polres dan di situ hasil visum sudah ada tapi pihak Polres tidak untuk menindaklanjuti ke si pelaku,” tambahnya.

Saat ini, kata dia, diduga pelaku tersebut telah kabur yang tidak diketahui keberadaannya.

“Sekarang pelakunya sudah kabur, Bapak Gubernur yang saya hormati mohon ditindaklanjuti kasus ini karena kami sebagai warga merasa resah, orang itu bukan untuk nafsu tapi semacam pedofil penyakit,” katanya.

Imbas kejadian itu, sejumlah warga setempat yang mempunyai anak putri di bawah umur dikabarkan mengaku resah adanya kasus pencabulan.

“Kami yang mempunyai anak di bawah umur sangatlah takut dan resah. Si korban pun minta pertolongan agar segera ditindaklanjuti, tolong Pak Gubernur harap ditindaklanjuti,” tutupnya. (Erwin)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Berita Terkait

PPLI Tebar Hewan Kurban Disalurkan untuk Warga Nambo dan Bantarjati

27 Mei 2026 - 12:08 WIB

Debut Perdana, Timnas FA7 Indonesia Bidik Prestasi pada Debut World Championship 2026 di Honduras

21 Mei 2026 - 21:35 WIB

Sambut HJB ke-544, Tirta Kahuripan Beri Promo Sambungan Baru Rp 544 Ribu

13 Mei 2026 - 20:54 WIB

PPLI Raih Apresiasi KLH di Ajang Indonesia-Japan Environment Week 2026

12 Mei 2026 - 16:03 WIB

Strategi Tirta Kahuripan Tingkatkan Suplai Air di Tarikolot

24 April 2026 - 21:57 WIB

Trending di Bogor Raya