Menu ✖

Otomatis
Breaking News

Bogor Raya

Baru Uji Coba di Pilkades, KPU Kabupaten Bogor Sebut E-Voting Pemilu 2029 Masih Wacana

badge-check

Baru Uji Coba di Pilkades, KPU Kabupaten Bogor Sebut E-Voting Pemilu 2029 Masih Wacana Perbesar

BOGORISTIMEWA.com – Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kabupaten Bogor sebut penerapan sistem Elektronik Voting (E-Voting) untuk Pemilu tahun 2029 hanya sekadar wacana belaka.

Ketua KPU Kabupaten Bogor, Muhammad Adi Kurnia mengatakan bahwa pihaknya beberapa kali telah menggelar Focus Group Discussion (FGD) terkait pembahasan sistem pemilih melalui elektronik dan penataan dapil.

Namun, kata dia, penerapan sistem E-Voting untuk Pemilu tahun 2029 yang direncanakan oleh KPU RI itu saat ini masih berada dalam tahap pembahasan.

“Agenda KPU RI terkait persiapan Pemilu elektronik itu masih di tataran wacana saja, masih belum ada kebijakan untuk melakukan Pemilu via elektronik dengan rekapitulasi atau E-Voting sebelum mengarah ke situ,” ujar Adi kepada wartawan di Cibinong, Rabu, (19/11/2025).

Adi menjelaskan, beberapa daerah di Kabupaten Bogor belakangan ini sudah diberikan surat edaran oleh Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri) terkait pelaksanaan Pilkades melalui E-Voting.

Bahkan, tambah Adi, pihaknya juga telah melakukan koordinasi dengan Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (DPMD) Kabupaten Bogor.

Musabab, sudah ada dua desa di Kabupaten Bogor yang telah sukses melaksanakan Pilkades secara serentak.

“Kemarin kita bersilaturahmi dengan DPMD terkait pelaksanaan E-Voting karena kebetulan Kabupaten Bogor sudah melakukan E-Voting di dua kecamatan, salah satunya di Kecamatan Ciampea,” katanya.

Meski pelaksanaan E-Voting Pilkades di dua desa Kabupaten Bogor itu sukses dilakukan. Namun, pelaksanaan E-Voting perdana di dua desa tersebut terjadi beberapa kendala.

“Kendala-kendala pasti terjadi, seperti kepercayaan masyarakat, apakah ini ada permainan atau tidak itu yang harus dijawab oleh Pemerintah Daerah, bagaimana meyakinkan masyarakat terkait kerahasian pada Pilkades tersebut,” jelasnya.

Adi mengungkapkan, pelaksanaan dilakukan secara offline atau datang langsung ke tempat pemungutan suara (TPS) dengan menggunakan tablet untuk para pemilihnya.

“Masyarakat memilih pilihannya dan nanti ada resi. Lalu, resi itu dimasukkan ke kotak suara untuk membandingkan antara sistem dan surat suaranya yang ada,” bebernya.

Selain itu, lanjut dia, ditemukan juga kesulitan sinyal di beberapa daerah untuk persiapan wacana E-Voting.

“Kemarin ada beberapa daerah yang masih blank spot, tapi sistem E-Voting (Pilkades) itu bisa offline jadi ga online menggunakan sinyal karena memang ada server untuk menampung hasil itu,” tutupnya. (Erwin)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Belum ada komentar disini
Jadilah yang pertama berkomentar disini
Berita Terkait

Tirta Kahuripan Apresiasi Pelanggan Setia di Hari Pelanggan Nasional 2026

22 Okt 2026 - 18:03 WIB

Tirta Kahuripan Apresiasi Pelanggan Setia di Hari Pelanggan Nasional 2026

Kasus Keracunan MBG Marak, Pemilik SPPG Kemang Ungkap Cara Kelola Dapur Sesuai SOP

26 Sep 2026 - 19:54 WIB

Kasus Keracunan MBG Marak, Pemilik SPPG Kemang Ungkap Cara Kelola Dapur Sesuai SOP

Kalapas Cibinong dan 4 Pejabat Dinonaktifkan, Kemenimipas Dalami Temuan Fasilitas Mewah

26 Sep 2026 - 19:41 WIB

Kalapas Cibinong dan 4 Pejabat Dinonaktifkan, Kemenimipas Dalami Temuan Fasilitas Mewah

Tirta Kahuripan Raih Sertifikat Halal untuk Jasa Pengolahan Air

25 Sep 2026 - 19:18 WIB

Tirta Kahuripan Raih Sertifikat Halal untuk Jasa Pengolahan Air

MyKahuripan Tampil Lebih Modern, Pelanggan Segera Dapatkan Reward dari Sistem Poin

21 Agu 2026 - 14:36 WIB

MyKahuripan Tampil Lebih Modern, Pelanggan Segera Dapatkan Reward dari Sistem Poin
Trending di Bogor Raya