Menu

Mode Gelap
SOIna Kabupaten Bogor Gelar Halal Bihalal, Pacu Semangat Atlet Jelang Bupati Cup I PWI Kota Bogor Gelar Halal Bihalal Bersama Perumda Tirta Pakuan JJB dan KNPI Kabupaten Bogor Bagikan 1.000 Paket Takjil di Gelora Pakansari Cibinong Bupati Rudy Susmanto Larang Seluruh ASN hingga Perangkat Desa Minta THR Pemkab Bogor Gelar Forum Perempuan, Anak dan Disabilitas 2026 Dispora Segera Susun Kontingen Kabupaten Bogor Menuju Peparda VII Jabar 2026

Bogor Raya

Baru Uji Coba di Pilkades, KPU Kabupaten Bogor Sebut E-Voting Pemilu 2029 Masih Wacana

badge-check


					Baru Uji Coba di Pilkades, KPU Kabupaten Bogor Sebut E-Voting Pemilu 2029 Masih Wacana Perbesar

BOGORISTIMEWA.com – Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kabupaten Bogor sebut penerapan sistem Elektronik Voting (E-Voting) untuk Pemilu tahun 2029 hanya sekadar wacana belaka.

Ketua KPU Kabupaten Bogor, Muhammad Adi Kurnia mengatakan bahwa pihaknya beberapa kali telah menggelar Focus Group Discussion (FGD) terkait pembahasan sistem pemilih melalui elektronik dan penataan dapil.

Namun, kata dia, penerapan sistem E-Voting untuk Pemilu tahun 2029 yang direncanakan oleh KPU RI itu saat ini masih berada dalam tahap pembahasan.

“Agenda KPU RI terkait persiapan Pemilu elektronik itu masih di tataran wacana saja, masih belum ada kebijakan untuk melakukan Pemilu via elektronik dengan rekapitulasi atau E-Voting sebelum mengarah ke situ,” ujar Adi kepada wartawan di Cibinong, Rabu, (19/11/2025).

Adi menjelaskan, beberapa daerah di Kabupaten Bogor belakangan ini sudah diberikan surat edaran oleh Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri) terkait pelaksanaan Pilkades melalui E-Voting.

Bahkan, tambah Adi, pihaknya juga telah melakukan koordinasi dengan Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (DPMD) Kabupaten Bogor.

Musabab, sudah ada dua desa di Kabupaten Bogor yang telah sukses melaksanakan Pilkades secara serentak.

“Kemarin kita bersilaturahmi dengan DPMD terkait pelaksanaan E-Voting karena kebetulan Kabupaten Bogor sudah melakukan E-Voting di dua kecamatan, salah satunya di Kecamatan Ciampea,” katanya.

Meski pelaksanaan E-Voting Pilkades di dua desa Kabupaten Bogor itu sukses dilakukan. Namun, pelaksanaan E-Voting perdana di dua desa tersebut terjadi beberapa kendala.

“Kendala-kendala pasti terjadi, seperti kepercayaan masyarakat, apakah ini ada permainan atau tidak itu yang harus dijawab oleh Pemerintah Daerah, bagaimana meyakinkan masyarakat terkait kerahasian pada Pilkades tersebut,” jelasnya.

Adi mengungkapkan, pelaksanaan dilakukan secara offline atau datang langsung ke tempat pemungutan suara (TPS) dengan menggunakan tablet untuk para pemilihnya.

“Masyarakat memilih pilihannya dan nanti ada resi. Lalu, resi itu dimasukkan ke kotak suara untuk membandingkan antara sistem dan surat suaranya yang ada,” bebernya.

Selain itu, lanjut dia, ditemukan juga kesulitan sinyal di beberapa daerah untuk persiapan wacana E-Voting.

“Kemarin ada beberapa daerah yang masih blank spot, tapi sistem E-Voting (Pilkades) itu bisa offline jadi ga online menggunakan sinyal karena memang ada server untuk menampung hasil itu,” tutupnya. (Erwin)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Berita Terkait

Ketua DPRD Sastra Winara Apresiasi Bupati Cup Billiard 2026, Jadi Ajang Silaturahmi ASN Kabupaten Bogor

9 Juni 2026 - 14:10 WIB

Meriahkan KaBogor Fest 2026, Tirta Kahuripan Dekatkan Pelayanan dan Perluas Akses Air Bersih

8 Juni 2026 - 16:19 WIB

Hari Lingkungan Hidup Sedunia 2026, DLH Kabupaten Bogor Apresiasi Gerakan Aksi Hijau PPLI

5 Juni 2026 - 16:01 WIB

PPLI Tebar Hewan Kurban Disalurkan untuk Warga Nambo dan Bantarjati

27 Mei 2026 - 12:08 WIB

Debut Perdana, Timnas FA7 Indonesia Bidik Prestasi pada Debut World Championship 2026 di Honduras

21 Mei 2026 - 21:35 WIB

Trending di Bogor Raya