Menu

Mode Gelap
SOIna Kabupaten Bogor Gelar Halal Bihalal, Pacu Semangat Atlet Jelang Bupati Cup I PWI Kota Bogor Gelar Halal Bihalal Bersama Perumda Tirta Pakuan JJB dan KNPI Kabupaten Bogor Bagikan 1.000 Paket Takjil di Gelora Pakansari Cibinong Bupati Rudy Susmanto Larang Seluruh ASN hingga Perangkat Desa Minta THR Pemkab Bogor Gelar Forum Perempuan, Anak dan Disabilitas 2026 Dispora Segera Susun Kontingen Kabupaten Bogor Menuju Peparda VII Jabar 2026

Bogor Raya

PPLI Raih Apresiasi KLH di Ajang Indonesia-Japan Environment Week 2026

badge-check


					PPLI Raih Apresiasi KLH di Ajang Indonesia-Japan Environment Week 2026 Perbesar

BOGORISTIMEWA.com – PT Prasadha Pamunah Limbah Industri (PPLI), perusahaan pengelolaan limbah terkemuka di bawah naungan DOWA Eco-System Co., Ltd. Jepang, mendapat apresiasi dari Kementerian Lingkungan Hidup atas komitmennya dalam menjalankan pengelolaan limbah B3 dan non-B3 secara profesional dengan standar keselamatan yang tinggi.

Apresiasi tersebut disampaikan oleh Staf Ahli Bidang Hubungan Internasional dan Diplomasi Lingkungan Kementerian Lingkungan Hidup, Erik Teguh Primiantoro, dalam ajang The 2nd Indonesia-Japan Environment Week yang digelar di The Ritz-Carlton Jakarta, Senin (11/5/2026).

Erik menilai PPLI telah menunjukkan komitmen kuat dalam penerapan keselamatan dan kesehatan kerja (K3) pada sektor pengelolaan limbah di Indonesia.

“PPLI menunjukkan perhatian yang sangat besar terhadap aspek keselamatan dan kesehatan kerja dalam pengelolaan limbah B3 maupun non-B3,” ujar Erik.

Ia juga menyebut PPLI yang berbasis di Bogor, Jawa Barat, sebagai salah satu pelopor perusahaan pengelolaan limbah di Indonesia yang mampu menerapkan sistem pengelolaan limbah terintegrasi secara efektif dan terstruktur.

Lebih lanjut, Erik menekankan pentingnya pengembangan fasilitas pengelolaan limbah di berbagai wilayah Indonesia untuk menekan risiko lingkungan, termasuk potensi kebocoran dan pencemaran selama proses transportasi.

“Ke depan terdapat peluang untuk ekspansi ke wilayah Indonesia timur, mengingat volume limbah di daerah seperti Papua terus meningkat. Pengembangan fasilitas di lokasi strategis dapat membantu menekan biaya logistik sekaligus meminimalkan risiko lingkungan,” tambahnya.

Sementara itu, Wakil Menteri Urusan Lingkungan Global Jepang, DOI Kentaro, menegaskan komitmen Jepang dalam mendukung upaya dekarbonisasi Indonesia serta pencapaian target Nationally Determined Contribution (NDC) melalui skema Joint Crediting Mechanism (JCM) di berbagai sektor, termasuk pengelolaan limbah, kehutanan, dan tata guna lahan.

“Kegiatan hari ini menghadirkan berbagai teknologi lingkungan dan solusi inovatif dari perusahaan Indonesia maupun Jepang yang disesuaikan dengan prioritas kebijakan dan kebutuhan pasar di Indonesia,” ujarnya.

The 2nd Indonesia-Japan Environment Week menghadirkan berbagai sesi tematik yang membahas isu-isu penting di sektor lingkungan, serta forum bisnis yang menampilkan teknologi ramah lingkungan dari pelaku industri kedua negara.

Kegiatan ini juga diikuti sekitar 30 perusahaan Indonesia dan Jepang yang memamerkan inovasi di bidang waste-to-energy, energi terbarukan, pengolahan air limbah, hingga teknologi pengendalian polusi udara.

“Diharapkan kerja sama Indonesia dan Jepang dalam bidang dekarbonisasi dan pelestarian lingkungan dapat terus berkembang serta menciptakan peluang bisnis baru bagi kedua negara,” tambahnya.

Di kesempatan yang sama, Tetsuya Yumoto dari Comprehensive Hazardous Waste Management Service PPLI Indonesia yang juga menjadi pembicara dalam sesi business pitch menyampaikan bahwa PPLI bersama DOWA terus memperluas layanan pengelolaan limbah, termasuk melalui pengembangan DESI Integrated Waste Management Center di Lamongan, Jawa Timur.

Yumoto juga menjelaskan bahwa PPLI mengoperasikan fasilitas pengolahan limbah PCBs (Polychlorinated Biphenyls) di Indonesia, yang merupakan hibah dari United Nations Industrial Development Organization (UNIDO) kepada Pemerintah Indonesia dan ditempatkan di fasilitas PPLI di Bogor.

“PPLI dilengkapi fasilitas pengolahan limbah yang komprehensif, termasuk fasilitas pengolahan limbah PCBs hibah dari UNIDO kepada Pemerintah Indonesia yang berlokasi di PPLI Bogor,” ujar Yumoto.

Ia juga menyampaikan apresiasi atas penyelenggaraan Indonesia-Japan Environment Week serta mengundang peserta untuk mengunjungi booth PPLI di area pameran nomor 18.

“Kami berkomitmen untuk memberikan layanan pengelolaan limbah terbaik di Indonesia,” tutupnya. (Gus) 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Berita Terkait

Strategi Tirta Kahuripan Tingkatkan Suplai Air di Tarikolot

24 April 2026 - 21:57 WIB

SOIna Kabupaten Bogor Gelar Halal Bihalal, Pacu Semangat Atlet Jelang Bupati Cup I

8 April 2026 - 15:38 WIB

PWI Kota Bogor Gelar Halal Bihalal Bersama Perumda Tirta Pakuan

2 April 2026 - 16:22 WIB

PLN UP3 Gunung Putri Percepat Layanan One Day Service, Dukung Ekspansi Industri di Bogor

20 Maret 2026 - 11:43 WIB

Lonjakan Kebutuhan Air Saat Lebaran Diantisipasi, Perumda Tirta Kahuripan Turunkan Ratusan Petugas

15 Maret 2026 - 22:32 WIB

Trending di Bogor Raya