Menu

Mode Gelap
SOIna Kabupaten Bogor Gelar Halal Bihalal, Pacu Semangat Atlet Jelang Bupati Cup I PWI Kota Bogor Gelar Halal Bihalal Bersama Perumda Tirta Pakuan JJB dan KNPI Kabupaten Bogor Bagikan 1.000 Paket Takjil di Gelora Pakansari Cibinong Bupati Rudy Susmanto Larang Seluruh ASN hingga Perangkat Desa Minta THR Pemkab Bogor Gelar Forum Perempuan, Anak dan Disabilitas 2026 Dispora Segera Susun Kontingen Kabupaten Bogor Menuju Peparda VII Jabar 2026

Bogor Raya

Pemuda Pancasila Kabupaten Bogor Bakal Direvolusi, Daulat Harahap: jadi Santun dan Beradab

badge-check


					Pemuda Pancasila Kabupaten Bogor Bakal Direvolusi, Daulat Harahap: jadi Santun dan Beradab Perbesar

BOGORISTIMEWA.com – Ketua Majelis Pimpinan Cabang (MPC) Pemuda Pancasila (PP) Kabupaten Bogor, Daulat S Harahap bakal merevolusi organisasi dibawah kepemimpinannya.

Revolusi yang bakal digaungkan oleh Daulat Harahap untuk merubah stigma masyarakat dari yang semula premanisme menjadi santun dan beradab.

Hal itu ditegaskan Daulat Harahap saat melakukan acara halal bihalal Pemuda Pancasila Kabupaten Bogor di Auditorium Sekda, Kecamatan Cibinong pada Rabu (7/5/25).

“Sesuai perintah Ketua Umum, tidak ada lagi anggota PP yang arogansi atau premanisme. Itu harus kita hilangkan semuanya,” tegas Daulat.

“Tapi kan namanya PP ini bermacam-macam karakter, jadi butuh proses. Intinya kami di Kabupaten Bogor ingin menjadikan PP yang santun dan beradab,” tambahnya.

Daulat menjelaskan bahwa revolusi ini juga sejalan dengan program Gubernur Jawa Barat (Jabar), Dedi Mulyadi yang sudah membentuk Satgas Anti Premanisme.

Oleh karena itu, kata Daulat, PP saat ini harus bisa merubah mindset dari yang sebelumnya pakai otot, saat ini harus pakai otak dalam menyelesaikan persoalan.

“Saya juga menyampaikan terkait program Gubernur Jabar, Dedi Mulyadi terkait satgas anti premanisme. Jadi kedepannya PP ini mindsetnya harus dirubah. Yang tadinya pakai otot sekarang harus pakai otak,” jelasnya.

Bahkan, kata dia, mulai saat ini tidak boleh lagi ada anggota PP yang menakut-nakuti masyarakat hingga minum alkohol menggunakan atribut baik di pinggir jalan atau di sekretariat.

“Apapun ceritanya hal itu harus dilaksanakan. Tidak ada lagi yang namanya PP menakut nakuti masyarakat, arogansi, minum alkohol pakai atribut baik dipinggir jalan atau di sekretariat, itu sudah tidak boleh,” ujarnya.

Jika ada yang melanggar, tegas Daulat, maka pihaknya akan memberikan sanksi tegas. “Nantinya jika masih melakukan hal itu maka akan saya tindak tegas berupa pencabutan KTA,” tandasnya.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Berita Terkait

PPLI Tebar Hewan Kurban Disalurkan untuk Warga Nambo dan Bantarjati

27 Mei 2026 - 12:08 WIB

Debut Perdana, Timnas FA7 Indonesia Bidik Prestasi pada Debut World Championship 2026 di Honduras

21 Mei 2026 - 21:35 WIB

Sambut HJB ke-544, Tirta Kahuripan Beri Promo Sambungan Baru Rp 544 Ribu

13 Mei 2026 - 20:54 WIB

PPLI Raih Apresiasi KLH di Ajang Indonesia-Japan Environment Week 2026

12 Mei 2026 - 16:03 WIB

Strategi Tirta Kahuripan Tingkatkan Suplai Air di Tarikolot

24 April 2026 - 21:57 WIB

Trending di Bogor Raya