Menu ✖

Otomatis
Breaking News

Bogor Raya

BGN Akan Terapkan Rapid Test untuk Makan Bergizi Gratis di Seluruh SPPG

badge-check

BGN Akan Terapkan Rapid Test untuk Makan Bergizi Gratis di Seluruh SPPG Perbesar

BOGORISTIMEWA.com – Layaknya seperti Covid-19, Badan Gizi Nasional (BGN) bakal melakukan rapid test terhadap Makan Bergizi Gratis (MBG) di semua Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG).

Hal itu diungkapkan langsung Kepala BGN, Dadan Hindayana usai menggelar rapat konsolidasi bersama Pemerintah Provinsi Jawa Barat, DKI Jakarta, dan Banten, di Sentul International Convention Center (SICC), Kabupaten Bogor, pada Senin, (13/10/2025).

“Rapid test kita akan laksanakan segera, kita sudah edarkan nomor-nomor vendor yang bisa menjual rapid test,” ujar Dadan Hindayana kepada wartawan.

Dadan menjelaskan, rapid test dilakukan karena keinginan dari Presiden Prabowo Subianto untuk menghindari keracunan yang belakangan ini terjadi di sejumlah daerah.

“Ini perintah Presiden yang dalam waktu dekat sudah harus ada di setiap SPPG karena hampir di seluruh SPPG yang dilakukan Polri sudah dari awal melakukan itu,” paparnya.

Dadan menambahkan, penerapan rapid test telah diujicobakan terhadap 10 SPPG beberapa waktu lalu.

Adapun, kata dia, saat ini ada 15 vendor penyedia rapid test yang telah disediakan BGN untuk bisa dikolaborasikan dengan SPPG di seluruh Indonesia.

“Minggu ini ada pengadaan yang diajukan oleh BGN secara serempak. Nanti kita akan memesan kepada vendor-vendor yang sudah kami siapkan, mungkin ada 10 atau 15 vendor,” katanya.

Menanggapi rencana itu, Bupati Bogor, Rudy Susmanto mendukung penuh langkah yang bakal diterapkan oleh BGN tersebut.

Menurut dia, hal itu penting agar kasus keracunan tidak kembali terjadi yang belakangan ini terjadi di wilayah teritorialnya.

“Tentunya Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bogor menyambut baik dan positif dari program yang dicanangkan oleh pemerintah pusat,” jelas Rudy Susmanto.

Bahkan, Rudy mengakui bahwa saat ini pihaknya sedang mengurus Sertifikat Laik Higiene Sanitasi (SLHS) untuk menunjukkan bahwa dapur atau tempat pengolahan makanan di Kabupaten Bogor telah memenuhi standar kebersihan dan sanitasi yang ditetapkan.

“Dinas Kesehatan Kabupaten Bogor dan Dinas Lingkungan Hidup Kabupaten Bogor sedang mempersiapkan sertifikasi untuk SLHS, kita juga sudah membahas kedua belah pihak terkait pengolahan sampah di masing-masing dapur,” tutupnya. (Erwin)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Belum ada komentar disini
Jadilah yang pertama berkomentar disini
Berita Terkait

Tirta Kahuripan Apresiasi Pelanggan Setia di Hari Pelanggan Nasional 2026

22 Okt 2026 - 18:03 WIB

Tirta Kahuripan Apresiasi Pelanggan Setia di Hari Pelanggan Nasional 2026

Kasus Keracunan MBG Marak, Pemilik SPPG Kemang Ungkap Cara Kelola Dapur Sesuai SOP

26 Sep 2026 - 19:54 WIB

Kasus Keracunan MBG Marak, Pemilik SPPG Kemang Ungkap Cara Kelola Dapur Sesuai SOP

Kalapas Cibinong dan 4 Pejabat Dinonaktifkan, Kemenimipas Dalami Temuan Fasilitas Mewah

26 Sep 2026 - 19:41 WIB

Kalapas Cibinong dan 4 Pejabat Dinonaktifkan, Kemenimipas Dalami Temuan Fasilitas Mewah

Tirta Kahuripan Raih Sertifikat Halal untuk Jasa Pengolahan Air

25 Sep 2026 - 19:18 WIB

Tirta Kahuripan Raih Sertifikat Halal untuk Jasa Pengolahan Air

MyKahuripan Tampil Lebih Modern, Pelanggan Segera Dapatkan Reward dari Sistem Poin

21 Agu 2026 - 14:36 WIB

MyKahuripan Tampil Lebih Modern, Pelanggan Segera Dapatkan Reward dari Sistem Poin
Trending di Bogor Raya