Menu ✖

Otomatis
Breaking News

Bogor Raya

Istimewa! Rudy Susmanto Hadiahi Anak Berkebutuhan Khusus Wisata ke MiniMania, Erfandi: Pak Rudy Luar Biasa

badge-check

Istimewa! Rudy Susmanto Hadiahi Anak Berkebutuhan Khusus Wisata ke MiniMania, Erfandi: Pak Rudy Luar Biasa Perbesar

Ratusan ABK saat jalan-jalan berwisata ke MiniMania Puncak Bogor. (IST)

BOGORISTIMEWA.com – Ratusan Anak Berkebutuhan Khusus (ABK) tampak bahagia saat jalan-jalan berwisata ke MiniMania Puncak, Kecamatan Megamendung, Kabupaten Bogor, Kamis (22/8/24).

Mereka merupakan para siswa Sekolah ABK Tangguh di bawah naungan Perkumpulan Penyandang Disabilitas Indonesia (PPDI) Kabupaten Bogor.

Ketua PPDI Kabupaten Bogor, Erfandi mengatakan bahwa kegiatan ini terlaksana berkat dukungan dan hadiah dari Ketua DPRD Kabupaten Bogor, Rudy Susmanto yang juga bapak asuh penyandang disabilitas.

“Pak Rudy menepati janjinya memberikan hadiah untuk anak-anak disabiltas binaan kita saat berkunjung ke acara di BKS Citeureup pada hari Kamis 15 Agustus lalu,” ucap Erfandi, Kamis (22/8/24).

“Beliau ingin ABK ini senang dan mendapat pengalaman baru. Anak-anak belajar bagaimana mengenal negara luar dari minimatur ikon kota besar. Edukasi bagi ABK,” katanya menambahkan.

Erfandi juga mengaku kagum dengan keinginan besar dari Rudy Susmanto yang berkeinginan kedepan ABK maupun penyandang disabilitas pada umumnya memiliki wisma atau gedung yang layak.

“Pak Rudy luar biasa perhatiannya kepada ABK. Saat bincang dengan saya, keinginannya ingin kabupaten Bogor memiliki wisma disabilitas yang layak dan lengkap fasilitasnya agar anak-anak ABK nyaman belajar,” ungkap Erfandi.

Diketahui, ada sebanyak 173 orang yang terdiri dari ABK, para orang tua, guru serta pengurus Sekolah ABK Tangguh yang mengikuti kegiatan tersebut.

Menurut Erfandi, Sekolah ABK Tangguh PPDI Kabupaten Bogor telah berjalan selama 3 tahun. Yang mana para siswanya merupakan ABK yang terdiri dari 4 ragam disabilitas di antaranya fisik, intelektual, sensorik rungu wicara, dan mental. Mereka mulai dari usia 6 hingga 17 tahun.

“Anak-anak tidak dipungut biaya, semua adalah swadaya. Sedangkan tempat kita masih menumpang di UPT BKS Dinsos Citeureup,” ungkapnya.

“Kami dari PPDI menginginkan bisa memiliki tempat belajar sendiri,” sambungnya.

Ketua PPDI Kabupaten Bogor itu berharap, anak-anak berkebutuhan khusus lebih mendapat perhatian para pemangku kebijakan.

Bagaimana mereka mendapat hak bersekolah dengan layak agar menjadi anak yang cerdas dan berperan aktif dalam pembangunan bangsa dan negara.

“Dan juga bagi orang tua yang mempunyai ABK, jangan selalu beranggapan anak ini tidak mempunyai masa depan,” tandasnya. (**)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Belum ada komentar disini
Jadilah yang pertama berkomentar disini
Berita Terkait

Tirta Kahuripan Apresiasi Pelanggan Setia di Hari Pelanggan Nasional 2026

22 Okt 2026 - 18:03 WIB

Tirta Kahuripan Apresiasi Pelanggan Setia di Hari Pelanggan Nasional 2026

Kasus Keracunan MBG Marak, Pemilik SPPG Kemang Ungkap Cara Kelola Dapur Sesuai SOP

26 Sep 2026 - 19:54 WIB

Kasus Keracunan MBG Marak, Pemilik SPPG Kemang Ungkap Cara Kelola Dapur Sesuai SOP

Kalapas Cibinong dan 4 Pejabat Dinonaktifkan, Kemenimipas Dalami Temuan Fasilitas Mewah

26 Sep 2026 - 19:41 WIB

Kalapas Cibinong dan 4 Pejabat Dinonaktifkan, Kemenimipas Dalami Temuan Fasilitas Mewah

Tirta Kahuripan Raih Sertifikat Halal untuk Jasa Pengolahan Air

25 Sep 2026 - 19:18 WIB

Tirta Kahuripan Raih Sertifikat Halal untuk Jasa Pengolahan Air

MyKahuripan Tampil Lebih Modern, Pelanggan Segera Dapatkan Reward dari Sistem Poin

21 Agu 2026 - 14:36 WIB

MyKahuripan Tampil Lebih Modern, Pelanggan Segera Dapatkan Reward dari Sistem Poin
Trending di Bogor Raya