Menu

Otomatis
Breaking News

Bogor Raya

Jalankan Instruksi Bupati Rudy Susmanto, Camat Cileungsi Sosialisasikan Penertiban PKL

badge-check

Jalankan Instruksi Bupati Rudy Susmanto, Camat Cileungsi Sosialisasikan Penertiban PKL Perbesar

BOGORISTIMEWA.com – Pemerintah Kecamatan Cileungsi mulai melakukan sosialisasi penertiban pedagang kaki lima (PKL) yang berjualan di luar area pasar, seperti trotoar, bahu jalan, dan titik-titik rawan kemacetan.
 
Langkah ini dilakukan menindaklanjuti instruksi Bupati Bogor yang menginginkan seluruh pasar di Kabupaten Bogor tertib, bersih, dan bebas dari pedagang liar.
 
Camat Cileungsi, Adi Henryana, menegaskan bahwa pihaknya bersama Satpol PP, Polsek, dan Koramil telah melakukan koordinasi dan persiapan untuk penataan tersebut.
 
“Apa yang disampaikan Bupati Bogor adalah keinginan agar semua pasar tertib dan bersih, termasuk pedagang di luar area pasar. Maka, kami lakukan sosialisasi sejak hari ini hingga Senin. Kami harap para pedagang bisa bekerjasama,” ujar Adi dalam keterangannya, Jumat (18/7/25).
 
Menurutnya, surat imbauan dari Satpol PP Kabupaten Bogor telah dikirim sejak 17 Juli. Selanjutnya, rapat koordinasi telah digelar di tingkat kecamatan bersama pihak-pihak terkait seperti Danramil dan Kapolsek, dan Satpol pp guna menciptakan situasi kondusif saat relokasi pedagang berlangsung.
 
Adi menegaskan bahwa beberapa titik yang menjadi fokus relokasi antara lain: depan Pasar Cileungsi, depan Ramayana, toko Ananda, kolong flyover, dan sekitar Kantor Pajak.
 
“Teknis penempatan PKL ke dalam pasar diserahkan kepada pengelola pasar. Kami dari Kecamatan bersama aparat hanya memastikan proses berjalan aman dan tertib,” tambahnya.
 
Sampai saat ini, sebanyak 115 PKL sudah terdata untuk direlokasi, meskipun kemungkinan jumlah aslinya lebih dari itu. Sosialisasi pun dilakukan secara langsung melalui door to door, imbauan keliling (war-war), serta pendekatan persuasif kepada para pedagang.
 
Dalam keterangannya, Adi Henryana juga memberikan ultimatum kepada pedagang yang menolak pindah ke dalam pasar.
 
“Bupati sudah sampaikan, kalau tidak mau digeser, maka akan dibongkar. Kami berharap pedagang bisa membongkar sendiri, supaya tidak terjadi hal-hal yang tidak diinginkan,” tegasnya. (Agus)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Belum ada komentar disini
Jadilah yang pertama berkomentar disini
Berita Terkait

MyKahuripan Tampil Lebih Modern, Pelanggan Segera Dapatkan Reward dari Sistem Poin

21 Agu 2026 - 14:36 WIB

MyKahuripan Tampil Lebih Modern, Pelanggan Segera Dapatkan Reward dari Sistem Poin

Kolaborasi Bupati Rudy Susmanto dan PPLI, Malasari Jadi Fokus Pelestarian dan Pembangunan

28 Jul 2026 - 13:38 WIB

Kolaborasi Bupati Rudy Susmanto dan PPLI, Malasari Jadi Fokus Pelestarian dan Pembangunan

Tirta Kahuripan Siap Dukung Pemkab Bogor Tangani Dampak Kekeringan

28 Jul 2026 - 10:25 WIB

Tirta Kahuripan Siap Dukung Pemkab Bogor Tangani Dampak Kekeringan

Ketua DPRD Sastra Winara Tekankan Akuntabilitas dalam Raperda Pertanggungjawaban APBD 2025

30 Jun 2026 - 22:33 WIB

Ketua DPRD Sastra Winara Tekankan Akuntabilitas dalam Raperda Pertanggungjawaban APBD 2025

Ketua DPRD Sastra Winara Dukung Gebyar UMKM HJB ke-544 Dorong Ekonomi Lokal

29 Jun 2026 - 22:11 WIB

Ketua DPRD Sastra Winara Dukung Gebyar UMKM HJB ke-544 Dorong Ekonomi Lokal
Trending di Bogor Raya