Menu

Otomatis
Breaking News

Bogor Raya

Kembalikan Fungsi Jalur Hijau, Satpol PP dan Pemcam Cileungsi Kembali Bongkar Lapak PKL

badge-check

Kembalikan Fungsi Jalur Hijau, Satpol PP dan Pemcam Cileungsi Kembali Bongkar Lapak PKL Perbesar

BOGORISTIMEWA.com – Pemerintah Kecamatan Cileungsi bersama Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Kabupaten Bogor kembali melanjutkan penertiban tahap kedua terhadap pedagang kaki lima (PKL) yang menempati badan jalan dan area jalur hijau.

Penertiban difokuskan di sepanjang Jalan Raya Narogong, mulai dari depan Perumahan Griya Kenari Mas hingga Simpang Permata Cibubur.

Camat Cileungsi, Adi Henryana, menjelaskan bahwa penertiban ini merupakan lanjutan dari tahap pertama yang telah dilakukan di sekitar Pasar Ramayana dan kolong flyover Cileungsi.

“Ini adalah titik kedua, dari Griya Kenari sampai ke simpang flyover menuju rumah makan Nyi Iteng, dan berbalik arah ke Simpang Permata Cibubur. Alhamdulillah, penertiban ini berjalan sukses,” Adi Henryana kepada Bogorupdate.com Kamis (31/7/25).

Selanjutnya Ia juga menyampaikan, untuk mencegah para pedagang kembali berjualan di lokasi yang telah ditertibkan, pihak kecamatan akan memasang pembatas berupa tong-tong di setiap titik rawan.

Selain itu, patroli rutin akan dilakukan oleh Satpol PP dalam tiga shift harian, dari pagi, siang, hingga malam.

“Kami siapkan patroli rutin dengan tiga shift, agar pengawasan berjalan maksimal. Bangunan-bangunan yang melanggar, termasuk pos-pos ormas, sebagian besar dibongkar secara sukarela oleh pemiliknya. Ini menandakan adanya kesadaran dari masyarakat,” ungkapnya.

Lebih lanjut Ia juga mengatakan, terkait pedagang musiman seperti penjual bendera yang berjualan di jalur hijau, pihak kecamatan juga telah memberikan teguran.

“Mereka bukan warga Cileungsi. Kami sudah beri teguran, mudah-mudahan mereka bisa pindah ke tempat yang lebih aman dan diperbolehkan. Di jalur hijau, tidak ada kebijakan apapun yang memperbolehkan aktivitas jual beli,” tegasnya.

Selain itu Ia juga menyoroti masalah angkutan umum yang sering ngetem (berhenti menunggu penumpang) di bawah flyover.

Menurutnya, hal ini sudah dikoordinasikan dengan Dinas Perhubungan (Dishub) dan UPT setempat, meski tantangan masih ada karena keterbatasan terminal yang tersedia.

“Kami tetap berupaya melakukan pengawasan dan pembenahan secara bertahap. Koordinasi terus kami lakukan agar ketertiban dapat dijaga,” pungkasnya. (Gus) 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Belum ada komentar disini
Jadilah yang pertama berkomentar disini
Berita Terkait

MyKahuripan Tampil Lebih Modern, Pelanggan Segera Dapatkan Reward dari Sistem Poin

21 Agu 2026 - 14:36 WIB

MyKahuripan Tampil Lebih Modern, Pelanggan Segera Dapatkan Reward dari Sistem Poin

Kolaborasi Bupati Rudy Susmanto dan PPLI, Malasari Jadi Fokus Pelestarian dan Pembangunan

28 Jul 2026 - 13:38 WIB

Kolaborasi Bupati Rudy Susmanto dan PPLI, Malasari Jadi Fokus Pelestarian dan Pembangunan

Tirta Kahuripan Siap Dukung Pemkab Bogor Tangani Dampak Kekeringan

28 Jul 2026 - 10:25 WIB

Tirta Kahuripan Siap Dukung Pemkab Bogor Tangani Dampak Kekeringan

Ketua DPRD Sastra Winara Tekankan Akuntabilitas dalam Raperda Pertanggungjawaban APBD 2025

30 Jun 2026 - 22:33 WIB

Ketua DPRD Sastra Winara Tekankan Akuntabilitas dalam Raperda Pertanggungjawaban APBD 2025

Ketua DPRD Sastra Winara Dukung Gebyar UMKM HJB ke-544 Dorong Ekonomi Lokal

29 Jun 2026 - 22:11 WIB

Ketua DPRD Sastra Winara Dukung Gebyar UMKM HJB ke-544 Dorong Ekonomi Lokal
Trending di Bogor Raya