Menu

Mode Gelap
SOIna Kabupaten Bogor Gelar Halal Bihalal, Pacu Semangat Atlet Jelang Bupati Cup I PWI Kota Bogor Gelar Halal Bihalal Bersama Perumda Tirta Pakuan JJB dan KNPI Kabupaten Bogor Bagikan 1.000 Paket Takjil di Gelora Pakansari Cibinong Bupati Rudy Susmanto Larang Seluruh ASN hingga Perangkat Desa Minta THR Pemkab Bogor Gelar Forum Perempuan, Anak dan Disabilitas 2026 Dispora Segera Susun Kontingen Kabupaten Bogor Menuju Peparda VII Jabar 2026

Bogor Raya

Kurangi Takaran BBM, SPBU di Jalan Alternatif Sentul Disegel

badge-check


					Kurangi Takaran BBM, SPBU di Jalan Alternatif Sentul Disegel Perbesar

SPBU di Sentul disegel karena melakukan kecurangan pengurangan takaran BBM. (Erwin)

BOGORISTIMEWA.com – Kementerian Perdagangan (Kemendag) RI bersama Badan Reserse Kriminal (Bareskrim) Polri melakukan penyegelan terhadap SPBU 34-16712 di Jalan Alternatif Sentul, Desa Cijujung, Kecamatan Sukaraja, Kabupaten Bogor.

Mendag RI, Budi Santoso mengatakan bahwa SPBU tersebut disegel karena terbukti melakukan kecurangan takaran BBM dengan menggunakan alat elektronik tersembunyi yang dikendalikan melalui handphone (HP) yang dipasang kabel dan disambungkan ke pompa ukur.

“Menggunakan sistem remot. Jadi, ada aplikasi yang ada di HP itu bisa difungsikan kapan takaran ini akan berkurang dan kapan tidak berfungsi,” ujar Budi Santoso kepada wartawan, Rabu (19/3/25).

“Maka, takaran bensin itu rata-rata berkurang -4 persen atau setiap 20 liter berkurang 750 mili liter sehingga konsumen atau masyarakat dirugikan kira-kira dalam setahun 3,4 miliar,” sambungnya.

Adapun, SPBU tersebut terbukti mengurangi takaran BBM jenis Pertamax dan Pertalite. Akibatnya, SPBU disegel dan tidak bisa beroperasi.

“SPBU kita sita, tidak bisa operasional lagi dan nanti akan didalami lebih lanjut oleh Polri agar tidak melakukan praktek seperti itu lagi,” ucapnya.

Sementara itu, Dirtipidter Bareskrim Polri, Brigjen Nunung Syaifuddin mengungkapkan saat ini pihaknya masih mendalami beberapa petugas hingga pemilik yang terlibat dalam kasus tersebut.

“Saat ini kami sedang pendalaman, tidak menutup kemungkinan jumlah tersangkanya akan bertambah. Siapa saja tersangkanya nanti dari hasil pemeriksaan setelah dilakukan,” tutup Brigjen Nunung Syaifuddin. (Erwin)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Berita Terkait

MyKahuripan Tampil Lebih Modern, Pelanggan Segera Dapatkan Reward dari Sistem Poin

21 Agustus 2026 - 14:36 WIB

Kolaborasi Bupati Rudy Susmanto dan PPLI, Malasari Jadi Fokus Pelestarian dan Pembangunan

28 Juli 2026 - 13:38 WIB

Tirta Kahuripan Siap Dukung Pemkab Bogor Tangani Dampak Kekeringan

28 Juli 2026 - 10:25 WIB

Ketua DPRD Sastra Winara Tekankan Akuntabilitas dalam Raperda Pertanggungjawaban APBD 2025

30 Juni 2026 - 22:33 WIB

Ketua DPRD Sastra Winara Dukung Gebyar UMKM HJB ke-544 Dorong Ekonomi Lokal

29 Juni 2026 - 22:11 WIB

Trending di Bogor Raya