Menu

Mode Gelap
SOIna Kabupaten Bogor Gelar Halal Bihalal, Pacu Semangat Atlet Jelang Bupati Cup I PWI Kota Bogor Gelar Halal Bihalal Bersama Perumda Tirta Pakuan JJB dan KNPI Kabupaten Bogor Bagikan 1.000 Paket Takjil di Gelora Pakansari Cibinong Bupati Rudy Susmanto Larang Seluruh ASN hingga Perangkat Desa Minta THR Pemkab Bogor Gelar Forum Perempuan, Anak dan Disabilitas 2026 Dispora Segera Susun Kontingen Kabupaten Bogor Menuju Peparda VII Jabar 2026

Bogor Raya

Lalu Lintas Padat, Warga Minta Traffic Light di Simpang Ciseeng Diaktifkan Kembali


					Warga minta traffic light di simpang ciseeng diaktifkan kembali. ist Perbesar

Warga minta traffic light di simpang ciseeng diaktifkan kembali. ist

BOGORISTIMEWA.com – Setelah jalan raya kemang-parung, kini giliran warga Ciseeng, Kecamatan Ciseeng, Kabupaten Bogor ngarep kepingin dipasang traffic Light di simpang Ciseeng.

Alasannya, karena arus lalu lintas yang tinggi ditambah banyaknya truk pengangkut hasil tambang melintas di jalan itu.

Salah satu warga sekitar Imron mengaku, cemburu karena di simpang Jampang, di Jalan Raya Kemang – Parung sudah dipasang traffic light. Padahal di simpang ciseeng juga memiliki kepadatan lalu lintas yang sama.

“Banyaknya tronton besar sering melintas. Kalau pagi terlihat krodit dan hanya juru parkir yang nengatur jalan itu. Sudah saatnya dipasang. Karena jalan menuju kecamatan Parung, Gunungsindur, Rumpin dan Kecamatan Kemang ini tidak pernah sepi, untuk mengantisifasi laka lantas juga,” ujarnya kepada wartawan, Kamis (19/9/24).

Hal senada dikatakan salah satu orang tua murid di SDN 1 Ciseeng Yuni. Dirinya menganggap jalan yang padat ini perlu dipasang traffic light, karena kenyamanan dan keamanan masyarakat seharusnya menjadi perhatian khusus oleh pemerintah.

“Sebenarnya dulu sudah dipasang tapi aneh tidak berfungsi. Mobil-mobil lebih manut ke juru parkir. Saya dan ibu-ibu yang lain meminta itu saja. Dan pembatasan tronton di wilayah ciseeng,” tutup ibu dua anak itu.

Sementara Kabid Lalu Lintas Jalan Dinas Perhubungan Kabupaten Bogor, Dadang Kosasih mengatakan, untuk perempatan Ciseeng sudah ada. Namun harus ada kajian lagi terkait luas jalan tersebut.

“Harus ada kajian lagi dilapangan dan akan meminta masukan dari anggota di lapangan, karena simpang Ciseeng menyempit disekitar perempatanya. Ditakutkan dipasang atau diaktifkantraffic light yang lama akan macet, karena jalan ke belakangnya sempit. Artian kita akan kaji lagi dan akan kita akomodir,” tutup Hengki sapaan akrabnya. (Dyn)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Berita Terkait

MyKahuripan Tampil Lebih Modern, Pelanggan Segera Dapatkan Reward dari Sistem Poin

21 Agustus 2026 - 14:36 WIB

Kolaborasi Bupati Rudy Susmanto dan PPLI, Malasari Jadi Fokus Pelestarian dan Pembangunan

28 Juli 2026 - 13:38 WIB

Tirta Kahuripan Siap Dukung Pemkab Bogor Tangani Dampak Kekeringan

28 Juli 2026 - 10:25 WIB

Ketua DPRD Sastra Winara Tekankan Akuntabilitas dalam Raperda Pertanggungjawaban APBD 2025

30 Juni 2026 - 22:33 WIB

Ketua DPRD Sastra Winara Dukung Gebyar UMKM HJB ke-544 Dorong Ekonomi Lokal

29 Juni 2026 - 22:11 WIB

Trending di Bogor Raya