Menu ✖

Otomatis
Breaking News

Bogor Raya

Makna Kenaikan Yesus Kristus, Supriantona Siburian: Agar dalam Hidup Ada Kasih Kebenaran dan Pengharapan

badge-check

Makna Kenaikan Yesus Kristus, Supriantona Siburian: Agar dalam Hidup Ada Kasih Kebenaran dan Pengharapan Perbesar

Komisioner Bawaslu Kota Bogor, Supriantona Siburian. (Ist)

BOGORISTIMEWA.com – Perayaan keagamaan kenaikan Yesus Kristus berlangsung dengan peringatan oleh umat Kristiani di seluruh dunia, Kamis (29/5/25).

Di Kota Bogor, umat kristiani melakukan berbagai kegiatan keagamaan peribadatan di tempat ibadah gereja dan lainnya.

Salah seorang Pemuka Kristiani yang juga Komisioner Bawaslu Kota Bogor, Supriantona Siburian menjelaskan kenaikan Yesus Kristus bukan hanya peristiwa iman yang dirayakan umat Kristen di seluruh dunia. Menurutnya, peristiwa keagamaan itu momen spiritual yang kaya makna untuk merenungkan kembali saat hidup di tengah dunia yang majemuk.

“Tuhan Yesus Kristus naik ke surga bukan meninggalkan dunia, melainkan untuk menggenapi janji Nya bahwa akan menyertai kita sampai akhir zaman dan mengutus roh Kudus, agar dalam hidup ada kasih kebenaran dan pengharapan,” sambungnya.

Dalam konteks di indonesiaan yang pluralisme, pesan ini menjadi panggilan yang kuat untuk menginginkan kasih dalam bentuk paling nyata, yaitu toleransi.

“Sikap perilaku toleransi bukan berarti mengaburkan identitas iman, melainkan mewujudkan kasih dalam ruang sosial bersama, dan hari kenaikan Yesus Kristus mengingatkan setiap orang dipanggil untuk menjadi saksi bukan hanya dalam kata-kata,” ungkapnya.

Dalam sikap saling menghormati, kata Anto sapaan akrabnya itu, keyakinan menjaga kerukunan dan merawat ruang publik dari sikap eksklusif dan diskriminatif sebagaimana Kristus kembali kepada Bapa, untuk menyerahkan tugas pelayanan Nya.

Anto melanjutkan, toleransi bukan sekedar sikap sosial, tetapi tanggung jawab spiritual bagian dari misi hidup orang percaya untuk menjadi terang di tengah dunia yang kerap gelap oleh prasangka dan kebencian.

“Saya mengajak semua lintas iman dan budaya untuk mendirikan toleransi sebagai dasar dalam bertindak, dan menjadikan perbedaan sebagai kekuatan bukan ancaman,” pungkasnya. (Tia)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Belum ada komentar disini
Jadilah yang pertama berkomentar disini
Berita Terkait

Kasus Keracunan MBG Marak, Pemilik SPPG Kemang Ungkap Cara Kelola Dapur Sesuai SOP

26 Sep 2026 - 19:54 WIB

Kasus Keracunan MBG Marak, Pemilik SPPG Kemang Ungkap Cara Kelola Dapur Sesuai SOP

Kalapas Cibinong dan 4 Pejabat Dinonaktifkan, Kemenimipas Dalami Temuan Fasilitas Mewah

26 Sep 2026 - 19:41 WIB

Kalapas Cibinong dan 4 Pejabat Dinonaktifkan, Kemenimipas Dalami Temuan Fasilitas Mewah

Tirta Kahuripan Raih Sertifikat Halal untuk Jasa Pengolahan Air

25 Sep 2026 - 19:18 WIB

Tirta Kahuripan Raih Sertifikat Halal untuk Jasa Pengolahan Air

MyKahuripan Tampil Lebih Modern, Pelanggan Segera Dapatkan Reward dari Sistem Poin

21 Agu 2026 - 14:36 WIB

MyKahuripan Tampil Lebih Modern, Pelanggan Segera Dapatkan Reward dari Sistem Poin

Kolaborasi Bupati Rudy Susmanto dan PPLI, Malasari Jadi Fokus Pelestarian dan Pembangunan

28 Jul 2026 - 13:38 WIB

Kolaborasi Bupati Rudy Susmanto dan PPLI, Malasari Jadi Fokus Pelestarian dan Pembangunan
Trending di Bogor Raya