Menu ✖

Otomatis
Breaking News

Bogor Raya

Pemdes Kemang Bangun Infrastruktur dengan Dana Bangkeu, Warga Ikhlas Hibahkan Tanah

badge-check

Pemdes Kemang Bangun Infrastruktur dengan Dana Bangkeu, Warga Ikhlas Hibahkan Tanah Perbesar

BOGORISTIMEWA.com – Pemerintah Desa (Pemdes) Kemang, Kecamatan Kemang, Kabupaten Bogor mulai merealisasikan anggaran Bantuan Keuangan (Bangkeu) Tahun 2025 dengan membangun Tembok Penahan Tanah (TPT) dan jembatan di beberapa titik wilayah desa.

Kegiatan ini ditinjau langsung melalui Peninjauan Lapangan Bersama (PLB) pada Rabu (24/9/2025) di Kampung Kemang, disaksikan unsur Muspika dan elemen masyarakat.

Sekretaris Desa Kemang, Rahmat, mengatakan bahwa Bangkeu tahap pertama digunakan untuk pembangunan TPT dan pelengkap jembatan di Kampung Kemang RT 01 RW 10 dan RT 04 RW 08 dengan nilai anggaran sebesar Rp523.555.000.

Sementara itu, tahap kedua difokuskan pada pembangunan TPT di TPU Tapos, Kemang Kiara RT 04 RW 04 dengan dimensi panjang 365 meter, lebar 0,45 meter, dan tinggi 1,5 meter. Total anggaran untuk tahap ini sebesar Rp476.445.000.

“Dengan adanya pembangunan ini, kami berharap dapat mencegah longsor dan memperlancar akses warga, terutama dalam kegiatan ekonomi dan sosial,” ujar Rahmat.

Ia juga menyampaikan terima kasih kepada warga yang telah menghibahkan tanah untuk mendukung kelancaran proyek ini, serta kepada Bupati Bogor, Rudy Susmanto, atas komitmennya dalam menyalurkan Bangkeu ke desa-desa.

Turut hadir dalam PLB tersebut: Camat Kemang, Kasie Ekbang, Pendamping Desa, UPT Infrastruktur Kelas A Wilayah Parung, RT/RW, BPD, LPM, Babinsa, Babinmas, serta tokoh masyarakat.

Sementara itu, Camat Kemang, Imam Mahmudi, menyatakan bahwa pembangunan ini adalah bentuk nyata perhatian Pemerintah Kabupaten Bogor terhadap masyarakat desa.

“Kami berharap pembangunan ini bukan hanya seremonial, tapi betul-betul dilaksanakan dengan baik, tepat waktu, dan berkualitas agar tidak menimbulkan temuan ke depan,” tegas Imam.

Ia juga mengapresiasi partisipasi masyarakat yang dengan sukarela menghibahkan tanahnya demi kepentingan umum, khususnya akses jalan dan infrastruktur desa.

“Seperti kata Pak Yusuf Hamka, harta itu ada tiga: yang dimakan jadi kotoran, yang ditinggalkan jadi warisan dan bisa diperebutkan, dan yang disedekahkan itulah yang abadi dan membawa amal jariyah,” pungkas Imam. (Dyn)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Belum ada komentar disini
Jadilah yang pertama berkomentar disini
Berita Terkait

Tirta Kahuripan Apresiasi Pelanggan Setia di Hari Pelanggan Nasional 2026

22 Okt 2026 - 18:03 WIB

Tirta Kahuripan Apresiasi Pelanggan Setia di Hari Pelanggan Nasional 2026

Kasus Keracunan MBG Marak, Pemilik SPPG Kemang Ungkap Cara Kelola Dapur Sesuai SOP

26 Sep 2026 - 19:54 WIB

Kasus Keracunan MBG Marak, Pemilik SPPG Kemang Ungkap Cara Kelola Dapur Sesuai SOP

Kalapas Cibinong dan 4 Pejabat Dinonaktifkan, Kemenimipas Dalami Temuan Fasilitas Mewah

26 Sep 2026 - 19:41 WIB

Kalapas Cibinong dan 4 Pejabat Dinonaktifkan, Kemenimipas Dalami Temuan Fasilitas Mewah

Tirta Kahuripan Raih Sertifikat Halal untuk Jasa Pengolahan Air

25 Sep 2026 - 19:18 WIB

Tirta Kahuripan Raih Sertifikat Halal untuk Jasa Pengolahan Air

MyKahuripan Tampil Lebih Modern, Pelanggan Segera Dapatkan Reward dari Sistem Poin

21 Agu 2026 - 14:36 WIB

MyKahuripan Tampil Lebih Modern, Pelanggan Segera Dapatkan Reward dari Sistem Poin
Trending di Bogor Raya