Menu

Otomatis
Breaking News

Bogor Raya

Pemdes Tlajung Udik Pebaiki 30 Rumah Tidak Layak Huni Lewat Program BSPS

Pemdes Tlajung Udik Pebaiki 30 Rumah Tidak Layak Huni Lewat Program BSPS Perbesar

BOGORISTIMEWA.com – Melalui program Bantuan Stimulan Perumahan Swadaya (BSPS) tahun 2024, Pemerintah Desa (Pemdes) Tlajung Udik, Kecamatan Gunung Putri, Kabupaten Bogor merenovasi 30 rumah warga yang dinilai tidak layak huni atau rusak.

Masing-masing Keluarga Penerima Manfaat (KPM) yang mendapatkan bantuan program BSPS tahun 2024 sebesar Rp 20 juta. Adapun biaya rincian yang dikeluarkan, ntuk matrial bangun sebesar Rp 17,5 juta dan tukang Rp 2,5 juta.

“Program BSPS yang dikerjakan di Desa Tlajung Udik ini mengutamakan rumah-rumah yang memiliki kontribusi swadaya. Namun, bagi yang tidak memiliki swadaya seperti rumah tidak layak huni kami prioritaskan sesuai dengan anggaran yang tersedia,” ucap TPK BSPS Nurdin kepada Bogorupdate.com, Jumat (10/1/25).

Selanjutnya Ia mengatakan, bahwa renovasi rumah program BSPS tersebut dilakukan secara serentak pada 30 rumah. Sebagian sudah ada yang selesai dan ada juga yang baru mencapai 80%.

“Pembangunan ini tidak sepenuhnya dari dana program BSPS, masih bisa pakai dana swadaya masyarakat. Karena ini lebih berfokus pada penguatan struktur bangunan agar lebih kokoh. Sebagian rumah sudah selesai dan ada juga yang masih 80 persen pengerjaan,” ungkapnya.

“Program BSPS ini menunjukkan komitmen pemerintah Desa Tlajung Udik dalam meningkatkan kualitas hidup masyarakat dengan menyediakan hunian yang layak dan aman,” sambungnya.

Sementara salah satu penerima bantuan Jubaedah (59) mengungkapkan, rasa syukur atas bantuan yang diberikan oleh Pemerintah kepada dirinya sambil terbata-bata menangis.

“Senang banget, saya bersyukur dan berterima kasih. Sebelumnya rumah saya sudah rusak, gentengnya hancur, banyak yang bocor, bahkan takut ambruk kalau hujan deras,” katanya.

Jubaedah, yang tinggal bersama anak, menantu, dan dua cucunya, menceritakan perjuangannya bertahan hidup dengan berjualan nasi dan lauk.

“Alhamdulillah sekarang saya bisa hidup lebih nyaman dan aman. Terima kasih kepada pihak desa dan semua yang telah membantu,” pungkasnya. (Agus)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Belum ada komentar disini
Jadilah yang pertama berkomentar disini
Berita Terkait

MyKahuripan Tampil Lebih Modern, Pelanggan Segera Dapatkan Reward dari Sistem Poin

21 Agu 2026 - 14:36 WIB

MyKahuripan Tampil Lebih Modern, Pelanggan Segera Dapatkan Reward dari Sistem Poin

Kolaborasi Bupati Rudy Susmanto dan PPLI, Malasari Jadi Fokus Pelestarian dan Pembangunan

28 Jul 2026 - 13:38 WIB

Kolaborasi Bupati Rudy Susmanto dan PPLI, Malasari Jadi Fokus Pelestarian dan Pembangunan

Tirta Kahuripan Siap Dukung Pemkab Bogor Tangani Dampak Kekeringan

28 Jul 2026 - 10:25 WIB

Tirta Kahuripan Siap Dukung Pemkab Bogor Tangani Dampak Kekeringan

Ketua DPRD Sastra Winara Tekankan Akuntabilitas dalam Raperda Pertanggungjawaban APBD 2025

30 Jun 2026 - 22:33 WIB

Ketua DPRD Sastra Winara Tekankan Akuntabilitas dalam Raperda Pertanggungjawaban APBD 2025

Ketua DPRD Sastra Winara Dukung Gebyar UMKM HJB ke-544 Dorong Ekonomi Lokal

29 Jun 2026 - 22:11 WIB

Ketua DPRD Sastra Winara Dukung Gebyar UMKM HJB ke-544 Dorong Ekonomi Lokal
Trending di Bogor Raya