Menu ✖

Otomatis
Breaking News

Bogor Raya

Pemkab Bogor Bergerak Cepat untuk Pulihkan Kondisi Terdampak Banjir di Wilayah Bogor Timur

badge-check

Pemkab Bogor Bergerak Cepat untuk Pulihkan Kondisi Terdampak Banjir di Wilayah Bogor Timur Perbesar

BOGORISTIMEWA.com – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bogor bergerak cepat dalam merespon bencana alam yang terjadi di sejumlah wilayah, khususnya banjir di bagian timur Kabupaten Bogor. Sesuai arahan langsung dari Bupati Bogor, Rudy Susmanto, seluruh jajaran terkait diminta siaga penuh dan melakukan penanganan secara cepat, terpadu, dan berkelanjutan.

Salah satu wilayah terdampak paling signifikan adalah Kecamatan Klapanunggal, yang mengalami banjir besar akibat meluapnya Kali Cibarengkok. Bupati Bogor secara langsung memerintahkan koordinasi lintas instansi untuk memastikan evakuasi berjalan aman, distribusi logistik merata, dan kebutuhan dasar warga terpenuhi.

“Kami bergerak sejak malam kejadian. BPBD, Dinas Sosial, Dinkes, hingga relawan diterjunkan ke lapangan. Dapur umum, posko kesehatan, dan tenda evakuasi sudah disiapkan. Fokus utama kami adalah keselamatan dan pemulihan cepat bagi warga terdampak,” ungkap Camat Klapanunggal, Galuh Sri Wahyuni.

Pemerintah Kecamatan Klapanunggal bersinergi dengan pemerintah desa, termasuk Desa Cikahuripan, untuk mengevakuasi warga dari perumahan-perumahan terdampak seperti PH 9, Mega Residence, Kehuripan Mas, dan PMI. Posko bantuan didirikan di titik strategis dan bantuan logistik mulai dari sembako, perlengkapan balita, hingga layanan kesehatan telah disalurkan. Distribusi Logistik, Posko Kesehatan, dan Dapur Umum Jadi Prioritas Utama bagi warga terdampak bencana.

Menurutnya, dalam upaya penanganan pasca bencana, pihak Kecamatan telah berkoordinasi intensif dengan berbagai pihak, seperti BPBD, Dinas Sosial, Baznas, serta pemerintah desa dan masyarakat. Bantuan logistik sudah disalurkan, termasuk sembako dan kebutuhan dasar lainnya.

Camat Klapanunggal menyampaikan, bahwa pendataan sudah dilakukan untuk memenuhi kebutuhan kelompok rentan seperti balita, lansia, ibu hamil, dan warga yang sedang sakit.

“Kami berupaya menyesuaikan bantuan dengan kebutuhan mereka. Pemerintah desa juga mulai mengumpulkan data rinci untuk mempercepat proses penyaluran,” ungkapnya. (**)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Belum ada komentar disini
Jadilah yang pertama berkomentar disini
Berita Terkait

Tirta Kahuripan Apresiasi Pelanggan Setia di Hari Pelanggan Nasional 2026

22 Okt 2026 - 18:03 WIB

Tirta Kahuripan Apresiasi Pelanggan Setia di Hari Pelanggan Nasional 2026

Kasus Keracunan MBG Marak, Pemilik SPPG Kemang Ungkap Cara Kelola Dapur Sesuai SOP

26 Sep 2026 - 19:54 WIB

Kasus Keracunan MBG Marak, Pemilik SPPG Kemang Ungkap Cara Kelola Dapur Sesuai SOP

Kalapas Cibinong dan 4 Pejabat Dinonaktifkan, Kemenimipas Dalami Temuan Fasilitas Mewah

26 Sep 2026 - 19:41 WIB

Kalapas Cibinong dan 4 Pejabat Dinonaktifkan, Kemenimipas Dalami Temuan Fasilitas Mewah

Tirta Kahuripan Raih Sertifikat Halal untuk Jasa Pengolahan Air

25 Sep 2026 - 19:18 WIB

Tirta Kahuripan Raih Sertifikat Halal untuk Jasa Pengolahan Air

MyKahuripan Tampil Lebih Modern, Pelanggan Segera Dapatkan Reward dari Sistem Poin

21 Agu 2026 - 14:36 WIB

MyKahuripan Tampil Lebih Modern, Pelanggan Segera Dapatkan Reward dari Sistem Poin
Trending di Bogor Raya