Menu

Otomatis
Breaking News

Bogor Raya

Pemkab Bogor Tingkatkan RLS, Ini Kata Pj Bupati Bogor

badge-check

Pemkab Bogor Tingkatkan RLS, Ini Kata Pj Bupati Bogor Perbesar

BOGORISTIMEWA.com – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bogor terus berupaya meningkatkan rata-rata lama sekolah (RLS) di wilayahnya dengan mengoptimalkan berbagai program pendidikan, salah satunya melalui Program Kejar Paket dan mengintergrasikan proses pencatatan dan verifikasi data penduduk.

Perlu diketahui, bahwa ada tiga variabel utama yang mempengaruhi rata-rata lama sekolah, salah satunya pencatatan data pendidikan pada dokumen kependudukan.

Salah satu langkah strategis yang diterapkan adalah menjalin kerjasama dengan pesantren, baik pesantren modern maupun pesantren Salafi. Bahkan dalam beberapa tahun terakhir, pesantren Salafi yang memiliki ciri khas dalam hal kurikulum, metode pembelajaran, dan aturan yang diterapkan, kini telah berkolaborasi dengan Dinas Pendidikan untuk memastikan santrinya mengikuti Program Kejar Paket, yang memungkinkan mereka mendapatkan ijazah setara dengan pendidikan formal.

Namun, meskipun banyak peserta Program Kejar Paket telah lulus dan memperoleh ijazah, ada kendala dalam pencatatan data yang belum ter-update di sistem kependudukan. Hal ini menyebabkan ketidaksesuaian antara data pendidikan yang sebenarnya dengan data di catatan kependudukan, yang pada akhirnya berdampak pada perhitungan rata-rata lama sekolah.

Untuk mengatasi masalah ini, Dinas Pendidikan Kabupaten Bogor bersama Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Disdukcapil) telah menggagas nota kesepahaman (MoU) yang memungkinkan pencatatan otomatis ijazah Kejar Paket di data kependudukan.

“Dengan upaya ini maka data pendidikan yang sudah tercatat dapat lebih akurat, sehingga dapat berdampak positif pada peningkatan Rata-rata Lama Sekolah (RLS),” ungkap Bachril Bakri.

Selain itu, Program Kejar Paket juga memberikan peluang bagi masyarakat di atas 15 tahun yang sebelumnya terhambat oleh faktor ekonomi atau kesibukan lainnya untuk melanjutkan pendidikan.

Menurut Pj Bupati Bogor, program ini disalurkan melalui Pusat Kegiatan Belajar Masyarakat (PKBM) yang tersebar di seluruh kabupaten, dengan jadwal yang fleksibel agar tidak mengganggu pekerjaan sehari-hari peserta, seperti berkebun atau bertani. Tentunya dengan meningkatkan dengan kerjasama lintas sektor, terutama dengan Disdukcapil dan Kementerian Agama agar dapat memberikan hasil yang lebih signifikan dalam waktu dekat.

“Dengan adanya pembaruan data yang lebih terintegrasi, peningkatan RLS dapat tercapai dengan lebih optimal,” bebernya.

Ia menyampaikan bahwa, secara keseluruhan, upaya peningkatan rata-rata lama sekolah di Kabupaten Bogor telah melibatkan berbagai sektor dan instansi terkait melalui berkolaborasi untuk mengatasi tantangan yang ada dan memberikan akses pendidikan yang lebih luas bagi masyarakat. (**)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Belum ada komentar disini
Jadilah yang pertama berkomentar disini
Berita Terkait

MyKahuripan Tampil Lebih Modern, Pelanggan Segera Dapatkan Reward dari Sistem Poin

21 Agu 2026 - 14:36 WIB

MyKahuripan Tampil Lebih Modern, Pelanggan Segera Dapatkan Reward dari Sistem Poin

Kolaborasi Bupati Rudy Susmanto dan PPLI, Malasari Jadi Fokus Pelestarian dan Pembangunan

28 Jul 2026 - 13:38 WIB

Kolaborasi Bupati Rudy Susmanto dan PPLI, Malasari Jadi Fokus Pelestarian dan Pembangunan

Tirta Kahuripan Siap Dukung Pemkab Bogor Tangani Dampak Kekeringan

28 Jul 2026 - 10:25 WIB

Tirta Kahuripan Siap Dukung Pemkab Bogor Tangani Dampak Kekeringan

Ketua DPRD Sastra Winara Tekankan Akuntabilitas dalam Raperda Pertanggungjawaban APBD 2025

30 Jun 2026 - 22:33 WIB

Ketua DPRD Sastra Winara Tekankan Akuntabilitas dalam Raperda Pertanggungjawaban APBD 2025

Ketua DPRD Sastra Winara Dukung Gebyar UMKM HJB ke-544 Dorong Ekonomi Lokal

29 Jun 2026 - 22:11 WIB

Ketua DPRD Sastra Winara Dukung Gebyar UMKM HJB ke-544 Dorong Ekonomi Lokal
Trending di Bogor Raya