Menu

Otomatis
Breaking News

Bogor Raya

Sidak Perumahan Laceland di Citeureup, Ketua Komisi I DPRD Kabuaten Bogor: Pastikan Legalitas Lengkap

badge-check

Sidak Perumahan Laceland di Citeureup, Ketua Komisi I DPRD Kabuaten Bogor: Pastikan Legalitas Lengkap Perbesar

BOGORISTIMEWA.com – Komisi I DPRD Kabupaten Bogor melakukan inspeksi mendadak (sidak) ke perumahan Laceland Bogor yang berlokasi di Desa Tajur, Kecamatan Citeureup, Kabupaten Bogor, pada Rabu (23/4/25).

Sidak yang dipimpin oleh Ketua Komisi I DPRD Kabupaten Bogor, Muhammad Irvan Maulana itu bertujuan untuk memastikan proses perizinan berjalan sesuai aturan serta memastikan konsumen tidak dirugikan.

“Hari ini kita sidak di Tajur Bakti. Tadi kita lihat IMB sudah ada semua, cadangan tanah makam juga sudah tersedia, fasilitas sosial dan umum (fasos-fasum) juga sudah terpenuhi. Saya hanya mengingatkan kepada pihak developer untuk lebih memperhatikan konsumen,” ucap Ipeck sapaan akrab Muhammad Irvan Maulana kepada Bogorupdate.com.

Politisi Gerindra itu juga menegaskan, bahwa dari hasil pengecekan, perizinan tidak ditemukan kendala. Namun, ada lokasi tanah makam yang dinilai cukup jauh dari kawasan perumahan.

“Saya minta developer mencari lokasi cadangan tanah makam yang tidak terlalu jauh dari perumahan, agar bisa memudahkan para penghuni perumahan tersebut saat membutuhkan tidak terlalu jauh,” ungkapnya.

“Intinya saya minta developer lebih memperhatikan konsumen agar tidak ada yang merasa dirugikan,” sambungnya.

Sementara pihak pengelola perumahan Laceland Bogor dari PT Tajur Bakti Utama (TBU) Acep memastikan bahwa seluruh perizinan, termasuk IMB, sudah lengkap sejak tahun 2021.

“Jadi rumor yang beredar soal IMB sudah kami jawab dengan dokumen resmi. Semua sudah lengkap dan disampaikan,” terangnya.

Terkait keterlambatan serah terima kunci, Acep menyebutkan kondisi alam menjadi salah satu kendala utama.

“Daerah ini lembab dan sering hujan. Bangunan yang berada di kontur bawah sangat berisiko terhadap kelembaban dan jamur. Kami tunda serah terima untuk memastikan tidak ada kebocoran atau kerusakan akibat cuaca,” jelasnya.

Acep juga menambahkan bahwa sekitar 50 unit rumah sudah dihuni dari total 570 unit yang tersedia di area seluas 7 hektar. Mengenai tanah makam yang berada cukup jauh, Acep menjelaskan bahwa lokasi tersebut memang telah ditentukan sesuai ketentuan yang berlaku di Kabupaten Bogor.

“Kami memiliki cadangan tanah makam di beberapa titik, salahsatunya di wilayah Cariu, yang juga bagian dari pengembangan kami. Namun, ke depan kami pastikan akan menyediakan lahan makam yang lebih dekat dengan lokasi perumahan sesuai aturan daerah,” tutupnya

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Belum ada komentar disini
Jadilah yang pertama berkomentar disini
Berita Terkait

MyKahuripan Tampil Lebih Modern, Pelanggan Segera Dapatkan Reward dari Sistem Poin

21 Agu 2026 - 14:36 WIB

MyKahuripan Tampil Lebih Modern, Pelanggan Segera Dapatkan Reward dari Sistem Poin

Kolaborasi Bupati Rudy Susmanto dan PPLI, Malasari Jadi Fokus Pelestarian dan Pembangunan

28 Jul 2026 - 13:38 WIB

Kolaborasi Bupati Rudy Susmanto dan PPLI, Malasari Jadi Fokus Pelestarian dan Pembangunan

Tirta Kahuripan Siap Dukung Pemkab Bogor Tangani Dampak Kekeringan

28 Jul 2026 - 10:25 WIB

Tirta Kahuripan Siap Dukung Pemkab Bogor Tangani Dampak Kekeringan

Ketua DPRD Sastra Winara Tekankan Akuntabilitas dalam Raperda Pertanggungjawaban APBD 2025

30 Jun 2026 - 22:33 WIB

Ketua DPRD Sastra Winara Tekankan Akuntabilitas dalam Raperda Pertanggungjawaban APBD 2025

Ketua DPRD Sastra Winara Dukung Gebyar UMKM HJB ke-544 Dorong Ekonomi Lokal

29 Jun 2026 - 22:11 WIB

Ketua DPRD Sastra Winara Dukung Gebyar UMKM HJB ke-544 Dorong Ekonomi Lokal
Trending di Bogor Raya