Menu

Otomatis
Breaking News

Bogor Raya

Tingkatkan Pelayanan, RSUD Bakti Pajajaran Bakal Hadirkan Sistem Chup

badge-check

Tingkatkan Pelayanan, RSUD Bakti Pajajaran Bakal Hadirkan Sistem Chup Perbesar

BOGORISTIMEWA.com – RSUD Bakti Pajajaran terus berupaya dalam meningkatkan pelayanan terhadap pasien, salah satunya dengan mencoba menghadirkan sistem Chup.

Direktur RSUD Bakti Pajajaran, dr. Yukie Meistisia A. Satoto mengatakan bahwa langkah itu dilakukan untuk memangkas waktu tunggu pasien rawat jalan dengan target maksimal satu jam.

Mengingat, kata dia, ribuan pasien dari peserta BPJS dan umum dalam setiap harinya memadati rumah sakit tersebut. Antrean panjang kerap menjadi keluhan klasik, akibatnya banyak pasien terpaksa meluangkan setengah hari hanya untuk menunggu giliran, meski sudah datang sesuai jadwal.

Menurutnya, masalah utama bukan sekadar jumlah pasien, melainkan sistem antrean lama yang masih statis, sehingga tidak bisa menyesuaikan kondisi nyata seperti orang datang bersamaan yang membuat ruang tunggu penuh, slot konsultasi bisa habis meski pasien sudah menunggu, dan dokter terlambat karena operasi darurat atau pasien tidak hadir tepat waktu, jadwal menjadi berantakan sehingga seluruh antrean ikut terdampak.

“Kami memahami antrean panjang sangat melelahkan bagi pasien, karena itu kami menyiapkan solusi antrean dinamis yang kini sudah memasuki tahap uji coba,” ujar dr. Yukie Meistisia A. Sato, Rabu, (3/9/2025).

“Langkah ini bagian dari komitmen kami meningkatkan mutu layanan, dengan harapan RSUD Bakti Pajajaran dapat menjadi rumah sakit dengan waktu rawat jalan terendah di Jawa Barat,” sambungnya.

Yukie menyebut, solusi itu hadir lewat kerja sama dengan Chup, startup teknologi berbasis kecerdasan buatan dan cloud yang berfokus pada otomasi antrean.

Bahkan, sitem itu dilengkapi fitur auto reschedule yang jika terjadi perubahan jadwal, antrean langsung disesuaikan secara otomatis, dan pasien menerima notifikasi real-time melalui Whatsapp tanpa perlu mengunduh aplikasi tambahan.

Sementara itu, CEO Chup, Ahmad Farhan menjelaskan bahwa dengan hadirnya sistem itu bisa mempermudah pasien.

“Pasien tidak selalu keberatan menunggu, yang mereka tidak suka adalah tidak tau sampai kapan harus menunggu. Dengan otomasi antrean ini, pasien selalu mendapat informasi terbaru secara real time,” ucap Ahmad Farhan.

“Teknologi Chup dirancang untuk membantu pasien sekaligus rumah sakit, pasien mendapat kepastian waktu, sementara tenaga medis terbebas dari beban administrasi berlebih sehingga bisa lebih fokus melayani,” tambahnya.

Menurut Farhan, dengan hadirnya hal itu menjadi kabar baik bagi pasien yang tidak perlu lagi membuang waktu berjam-jam hanya untuk menunggu giliran.

Dia menambahkan, dengan antrean yang lebih adaptif dan manusiawi itu membuat standar layanan rumah sakit bergerak menuju kelas modern.

Nantinya, lanjut Farhan, jika uji coba berjalan lancar, maka RSUD Bakti Pajajaran akan memperluas penerapan sistem itu ke lebih banyak poliklinik. Harapannya, antrean panjang yang selama ini menjadi keluhan utama masyarakat bisa berangsur teratasi. (Erwin)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Belum ada komentar disini
Jadilah yang pertama berkomentar disini
Berita Terkait

MyKahuripan Tampil Lebih Modern, Pelanggan Segera Dapatkan Reward dari Sistem Poin

21 Agu 2026 - 14:36 WIB

MyKahuripan Tampil Lebih Modern, Pelanggan Segera Dapatkan Reward dari Sistem Poin

Kolaborasi Bupati Rudy Susmanto dan PPLI, Malasari Jadi Fokus Pelestarian dan Pembangunan

28 Jul 2026 - 13:38 WIB

Kolaborasi Bupati Rudy Susmanto dan PPLI, Malasari Jadi Fokus Pelestarian dan Pembangunan

Tirta Kahuripan Siap Dukung Pemkab Bogor Tangani Dampak Kekeringan

28 Jul 2026 - 10:25 WIB

Tirta Kahuripan Siap Dukung Pemkab Bogor Tangani Dampak Kekeringan

Ketua DPRD Sastra Winara Tekankan Akuntabilitas dalam Raperda Pertanggungjawaban APBD 2025

30 Jun 2026 - 22:33 WIB

Ketua DPRD Sastra Winara Tekankan Akuntabilitas dalam Raperda Pertanggungjawaban APBD 2025

Ketua DPRD Sastra Winara Dukung Gebyar UMKM HJB ke-544 Dorong Ekonomi Lokal

29 Jun 2026 - 22:11 WIB

Ketua DPRD Sastra Winara Dukung Gebyar UMKM HJB ke-544 Dorong Ekonomi Lokal
Trending di Bogor Raya