Menu

Mode Gelap
SOIna Kabupaten Bogor Gelar Halal Bihalal, Pacu Semangat Atlet Jelang Bupati Cup I PWI Kota Bogor Gelar Halal Bihalal Bersama Perumda Tirta Pakuan JJB dan KNPI Kabupaten Bogor Bagikan 1.000 Paket Takjil di Gelora Pakansari Cibinong Bupati Rudy Susmanto Larang Seluruh ASN hingga Perangkat Desa Minta THR Pemkab Bogor Gelar Forum Perempuan, Anak dan Disabilitas 2026 Dispora Segera Susun Kontingen Kabupaten Bogor Menuju Peparda VII Jabar 2026

Bogor Raya

Bupati Rudy Susmanto Bakal Gencarkan Skrining Kesehatan Buntut Kasus TBC di Kabupaten Bogor Tembus 9 Ribu

badge-check


					Bupati Rudy Susmanto Bakal Gencarkan Skrining Kesehatan Buntut Kasus TBC di Kabupaten Bogor Tembus 9 Ribu Perbesar

BOGORISTIMEWA.com – Bupati Bogor, Rudy Susmanto angkat suara terkait tingginya penyakit Tuberkulosis (TBC) yang mencapai 9.610 kasus di Kabupaten Bogor sepanjang Januari hingga Mei 2025.

Menurut Rudy, tingginya kasus TBC di wilayah teritorialnya karena Kabupaten Bogor merupakan daerah yang padat penduduk.

“Kalau dari sisi jumlah angka ya Provinsi Jawa Barat dan wilayah Kabupaten Bogor tertinggi,” ujar Rudy Susmanto kepada wartawan di Cibinong, Rabu, (2/7/25).

“Tetapi kalau bicara jumlah penduduk, Kota Bogor dan Depok penduduknya hanya 1 juta lebih sedikit, sedangkan Kabupaten Bogor hampir enam kali lipatnya hampir 6 juta,” sambungnya.

Rudy menilai, rendah atau tingginya kasus TBC di Kabupaten Bogor harus diselesaikan dengan solusi yang terbaik.

“Kita tidak hanya lihat dari sisi angka, berapapun angkanya kita sama-sama berjuang untuk menuntaskan TBC di Kabupaten Bogor karena masuk dalam asta cita Presiden Prabowo,” paparnya.

Oleh karena itu, Rudy mendesak Dinas Kesehatan (Dinkes) Kabupaten Bogor untuk menggencarkan skrining kesehatan terhadap masyarakat.

“Yang kita fokuskan hari ini adalah penanganan TBC bisa terskrining dulu tahap awal di tingkat Puskesmas masing-masing,” ucapnya.

“Maka, kami persiapkan beberapa Puskesmas untuk melakukan skrining awal sehingga pada saat dari Puskesmas sudah dipastikan TBC baru dirujuk ke RSUD,” tambahnya.

Sebelumnya, Kepala Bidang Pencegahan dan Pengendalian Penyakit (P2P) Dinkes Kabupaten Bogor, Adang Mulyana mengatakan bahwa jumlah 9 ribu lebih kasus itu meliputi pria dan wanita yang sempat terpapar TBC.

“Tahun 2025 totalnya ada 9.610 jiwa. Terdiri dari 5.359 pria, dan 4.251 wanita,” tutur Adang Mulyana beberapa waktu lalu.

Adapun untuk tingkat kematiannya, lanjut Adang, pada tahun 2025 ini masih dalam semester satu atau awal sehingga masih dalam proses pendataan.

“Tahun 2025 belum dapat dievaluasi, masih dalam pengobatan,” bebernya.

Meski begitu, Adang mengungkapkan bahwa Kecamatan Cileungsi sementara ini menjadi wilayah tertinggi kasus TBC pada tahun 2025.

“2024 Kecamatan Sukaraja dengan 526 kasus, 2025 Kecamatan Cileungsi dengan 527 kasus,” pungkasnya. (Erwin)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Berita Terkait

Ketua DPRD Sastra Winara Apresiasi Bupati Cup Billiard 2026, Jadi Ajang Silaturahmi ASN Kabupaten Bogor

9 Juni 2026 - 14:10 WIB

Meriahkan KaBogor Fest 2026, Tirta Kahuripan Dekatkan Pelayanan dan Perluas Akses Air Bersih

8 Juni 2026 - 16:19 WIB

Hari Lingkungan Hidup Sedunia 2026, DLH Kabupaten Bogor Apresiasi Gerakan Aksi Hijau PPLI

5 Juni 2026 - 16:01 WIB

PPLI Tebar Hewan Kurban Disalurkan untuk Warga Nambo dan Bantarjati

27 Mei 2026 - 12:08 WIB

Debut Perdana, Timnas FA7 Indonesia Bidik Prestasi pada Debut World Championship 2026 di Honduras

21 Mei 2026 - 21:35 WIB

Trending di Bogor Raya