Menu

Mode Gelap
SOIna Kabupaten Bogor Gelar Halal Bihalal, Pacu Semangat Atlet Jelang Bupati Cup I PWI Kota Bogor Gelar Halal Bihalal Bersama Perumda Tirta Pakuan JJB dan KNPI Kabupaten Bogor Bagikan 1.000 Paket Takjil di Gelora Pakansari Cibinong Bupati Rudy Susmanto Larang Seluruh ASN hingga Perangkat Desa Minta THR Pemkab Bogor Gelar Forum Perempuan, Anak dan Disabilitas 2026 Dispora Segera Susun Kontingen Kabupaten Bogor Menuju Peparda VII Jabar 2026

Bogor Raya

Bupati Rudy Susmanto Tetap Pantau Penanganan Jembatan Penghubung Citeureup-Sukamakmur yang Ambruk

badge-check


					Bupati Bogor, Rudy Susmanto. ist Perbesar

Bupati Bogor, Rudy Susmanto. ist

BOGORISTIMEWA.com – Hujan deras mengguyur wilayah Kabupaten Bogor, menyebabkan penghubung jalan utama antara Kecamatan Citeureup dengan Sukamakmur ambruk pada Kamis, 27 Februari 2025.

Ambruknya jembatan tersebut membuat warga yang ingin melintas ke Sukamakmur menuju Citeureup maupun sebaliknya terpaksa berhenti.

Jembatan penghubung dengan lebar delapan meter, panjang sembilan meter, dan tinggi empat meter tersebut ambruk karena curah hujan yang tinggi serta luapan aliran Sungai Cipicung.

Mengenai hal itu, Bupati Bogor, Rudy Susmanto yang sedang mengikuti kegiatan retreat bagi Kepala Daerah seluruh Indonesia di Akademi Militer (Akmil) Magelang, Jawa Tengah turut berkomentar.

Dalam hal itu, Rudy memberikan arahan kepada jajaran Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bogor untuk segera mengatasi akses jalan tersebut menggunakan jembatan darurat atau jembatan bailey.

“Pakai jembatan bailey dulu, agar akses masyarakat masih bisa berjalan normal,” ujar Rudy Susmanto saat dikonfirmasi via seluler, Jumat (28/2/25).

Pemkab Bogor berencana, untuk sementara memindahkan jembatan bailey yang menghubungkan Jalan Bojonggede-Kemang ke lokasi jalan penghubung Citeureup-Sukamakmur.

Hal itu dilakukan untuk memperlancar mobilitas warga yang terdampak.

Sementara itu, Kepala Bidang Kedaruratan dan Logistik Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Bogor, Adam Hamdani menyampaikan hasil analisa dari tempat kejadian tersebut.

Menurutnya, hujan deras yang cukup lama dan aliran Sungai Cipicung meluap mengakibatkan jembatan amblas.

“Jembatan tidak kuat menahan arus air dan ambruk terbawa arus sungai,” ucap Adam Hamdani, Kamis, 27 Februari 2025.

Adam mengungkapkan, kendaraan roda empat tidak bisa menggunakan akses jalan tersebut.

Sedangkan, bagi kendaraan roda dua masih dapat mengakses lajur tersebut, karena ada bantuan dari masyarakat yang membuat jembatan darurat.

“Namun untuk kendaraan roda dua masih bisa dilalui dengan dibantu oleh masyarakat yang membuat jembatan darurat,” tutupnya. (Erwin)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Berita Terkait

Meriahkan KaBogor Fest 2026, Tirta Kahuripan Dekatkan Pelayanan dan Perluas Akses Air Bersih

8 Juni 2026 - 16:19 WIB

Hari Lingkungan Hidup Sedunia 2026, DLH Kabupaten Bogor Apresiasi Gerakan Aksi Hijau PPLI

5 Juni 2026 - 16:01 WIB

PPLI Tebar Hewan Kurban Disalurkan untuk Warga Nambo dan Bantarjati

27 Mei 2026 - 12:08 WIB

Debut Perdana, Timnas FA7 Indonesia Bidik Prestasi pada Debut World Championship 2026 di Honduras

21 Mei 2026 - 21:35 WIB

Sambut HJB ke-544, Tirta Kahuripan Beri Promo Sambungan Baru Rp 544 Ribu

13 Mei 2026 - 20:54 WIB

Trending di Bogor Raya