Menu

Mode Gelap
JJB dan KNPI Kabupaten Bogor Bagikan 1.000 Paket Takjil di Gelora Pakansari Cibinong Bupati Rudy Susmanto Larang Seluruh ASN hingga Perangkat Desa Minta THR Pemkab Bogor Gelar Forum Perempuan, Anak dan Disabilitas 2026 Dispora Segera Susun Kontingen Kabupaten Bogor Menuju Peparda VII Jabar 2026 Bupati Rudy Susmanto Resmikan 4 Layanan Baru di RSUD Bakti Pajajaran, Hadirkan DSA dan Kemoterapi Tebar Kebaikan di Bulan Suci, PLN UP3 Gunung Putri Santuni 41 Warga

Bogor Raya

Cawabup Jaro Ade Sapa Warga Desa Jampang Kemang, Dialog dengan Pengrajin Keset

badge-check


					Cawabup Jaro Ade Sapa Warga Desa Jampang Kemang, Dialog dengan Pengrajin Keset Perbesar

BOGORISTIMEWA.com – Pasangan nomor urut 1, Rudy Susmanto-Ade Ruhandi alias Jaro Ade kembali melakukan sosialisasi kepada masyarakat, kali ini calon wakil bupati (Cawabup) Bogor, Jaro Ade menyapa masyarakat Desa Jampang, Kecamatan Kemang, Kabupaten Bogor.

“Meningkatkan perekonomian masyarakat melalui UMKM salah satu program yang masuk dalam visi misi paslon nomor urut 1, Rudy Susmanto-Jaro Ade,” ujar Jaro Ade saat berdialog dengan pengrajin keset, Kampung Jampang Gang Mesjid, di RT 002/06, Desa Jampang, Kecamatan Kemang, Selasa (8/10/24).

Jaro Ade mengatakan, baik UMKM maupun ekonomi kreatif merupakam urat nadi perekonomian Indonesia, untuk itu pemerintah harus memperhatikan para pelaku usaha kecil menengah yang berada di Kabupaten Bogor.

“Selain pemberian modal kepada para pelaku UMKM, dalam visi misi kami juga ada program pelatihan dan pembekalan bagi para ibu-ibu agar memiliki skil agar bisa menjadi pelaku usaha,” kata Jaro Ade.

Namu yang terpenting, lanjut Jaro Ade, pemerintah juga harus memikirkan bagaimana memasarkan produk-produk hasil karya para pelaku UMKM.

“Karena, yang menjadi keluhan para pelaku usaha kecil menenang itu adalah memasarkan produk mereka. Nah, ini lah PR terpentingnya bagi pemerintah,” ucap Jaro Ade.

Sementara itu Ibu Yati (58) salah seorang pelaku UMKM pengrajin keset mengeluhkan soal minimnya bantuan untuk modal usaha yang telah digelutinya selama belasan tahun dan menjadi salah satu sumber pemasukan untuk menghidupi keluarganya.

“Yang pertama saya berharap adanya bantuan yang berkelanjutan dari pemerintah, kemudian bantu kami memasarkannya, karena yang paling sulit itu menjual produk yang kami bikin pak,” pintanya. (**)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Berita Terkait

PLN UP3 Gunung Putri Percepat Layanan One Day Service, Dukung Ekspansi Industri di Bogor

20 Maret 2026 - 11:43 WIB

Lonjakan Kebutuhan Air Saat Lebaran Diantisipasi, Perumda Tirta Kahuripan Turunkan Ratusan Petugas

15 Maret 2026 - 22:32 WIB

JJB dan KNPI Kabupaten Bogor Bagikan 1.000 Paket Takjil di Gelora Pakansari Cibinong

12 Maret 2026 - 19:41 WIB

HUT ke-45, Tirta Kahuripan Layani 244.675 Pelanggan di Kabupaten Bogor

12 Maret 2026 - 00:47 WIB

Bupati Rudy Susmanto Larang Seluruh ASN hingga Perangkat Desa Minta THR

9 Maret 2026 - 08:37 WIB

Trending di Bogor Raya