Menu

Mode Gelap
SOIna Kabupaten Bogor Gelar Halal Bihalal, Pacu Semangat Atlet Jelang Bupati Cup I PWI Kota Bogor Gelar Halal Bihalal Bersama Perumda Tirta Pakuan JJB dan KNPI Kabupaten Bogor Bagikan 1.000 Paket Takjil di Gelora Pakansari Cibinong Bupati Rudy Susmanto Larang Seluruh ASN hingga Perangkat Desa Minta THR Pemkab Bogor Gelar Forum Perempuan, Anak dan Disabilitas 2026 Dispora Segera Susun Kontingen Kabupaten Bogor Menuju Peparda VII Jabar 2026

Bogor Raya

Dari Tak Terawat Jadi Estetis, Lawang Kori Bangkit Jadi Simbol Kota Cibinong

badge-check


					Dari Tak Terawat Jadi Estetis, Lawang Kori Bangkit Jadi Simbol Kota Cibinong Perbesar

BOGORISTIMEWA.com – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bogor terus berbenah melakukan penataan, salah satunya terhadap Tugu Selamat Datang atau Lawang Kori yang berada di Jalan Tegar Beriman, Cibinong.

Berdasarkan pantauan BogorUpdate.com di lokasi, proses pembenahan Lawang Kori yang sebelumnya tak terawat kini terlihat sudah mulai cantik dengan adanya tambahan beberapa ornamen di setiap sudut.

Kepala Bidang PSU Dinas Perumahan Kawasan Permukiman dan Pertanahan (DPKPP) Kabupaten Bogor, Teguh Budiono mengatakan bahwa saat ini proses revitalisasi Lawang Kori telah mencapai 95 persen.

“Kalau laporan terakhir sudah 95 persen. Targetnya bulan ini selesai, sekitar Minggu ketiga September,” ujar Teguh Budiono saat dikonfirmasi via seluler, Sabtu, (6/9/2025).

Nantinya setelah selesai, menurut Teguh, Lawang Kori akan langsung menjadi ikon baru atau landmark di kawasan Cibinong.

“Tujuan dibangunnya Lawang Kori ini untuk mempercantik kawasan kota, itu kan bisa kita anggap sebagai landmark sehingga memberi nilai tambah estetika bagi Cibinong,” katanya.

Teguh menyebut, tidak ada kendala dalam proses pembangunan Lawang Kori yang dilakukan sejak awal Juli 2025 lalu itu.

Adapun, lanjut Teguh, desain ornamen yang dipasang di Lawang Kori itu terinspirasi dari sejarah lokal, yakni Mahkota Binokasih yang pernah digunakan dalam prosesi kirab pada masa lalu.

“Supaya bisa dipasang di puncak itu Mahkota Binokasih yang dulu pernah ada prosesi kirab, itu sebagai sumber inspirasinya, tapi mungkin tidak sama persis, tapi sumber inspirasinya dari sana di puncaknya itu,” jelasnya.

“Kemudian, hiasan yang dibuat dan tugu yang terbuat dari plat stainless steel itu semacam melambangkan kalau di zaman itu baju pelindung,” tambahnya.

Sedangkan untuk biayanya, Teguh mengungkapkan bahwa pembangunan Lawang Kori menelan anggaran sekitar Rp4 miliar.

“Saya kurang hafal angkanya, sekitar Rp4 miliar,” tutupnya

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Berita Terkait

Ketua DPRD Sastra Winara Apresiasi Bupati Cup Billiard 2026, Jadi Ajang Silaturahmi ASN Kabupaten Bogor

9 Juni 2026 - 14:10 WIB

Meriahkan KaBogor Fest 2026, Tirta Kahuripan Dekatkan Pelayanan dan Perluas Akses Air Bersih

8 Juni 2026 - 16:19 WIB

Hari Lingkungan Hidup Sedunia 2026, DLH Kabupaten Bogor Apresiasi Gerakan Aksi Hijau PPLI

5 Juni 2026 - 16:01 WIB

PPLI Tebar Hewan Kurban Disalurkan untuk Warga Nambo dan Bantarjati

27 Mei 2026 - 12:08 WIB

Debut Perdana, Timnas FA7 Indonesia Bidik Prestasi pada Debut World Championship 2026 di Honduras

21 Mei 2026 - 21:35 WIB

Trending di Bogor Raya