Menu

Mode Gelap
SOIna Kabupaten Bogor Gelar Halal Bihalal, Pacu Semangat Atlet Jelang Bupati Cup I PWI Kota Bogor Gelar Halal Bihalal Bersama Perumda Tirta Pakuan JJB dan KNPI Kabupaten Bogor Bagikan 1.000 Paket Takjil di Gelora Pakansari Cibinong Bupati Rudy Susmanto Larang Seluruh ASN hingga Perangkat Desa Minta THR Pemkab Bogor Gelar Forum Perempuan, Anak dan Disabilitas 2026 Dispora Segera Susun Kontingen Kabupaten Bogor Menuju Peparda VII Jabar 2026

Bogor Raya

Disbudpar dan Polres Bogor Selidiki Dugaan Pungli di Bukit Paniisan Sentul

badge-check


					Disbudpar dan Polres Bogor Selidiki Dugaan Pungli di Bukit Paniisan Sentul Perbesar

BOGORISTIMEWA.com – Viral empat wisatawan wanita diduga dijegal aksi pungutan liar (Pungli) di kawasan Bukit Paniisan, Sentul, Kecamatan Babakan Madang, Kabupaten Bogor.

Berdasarkan video yang beredar di media sosial pada Sabtu, (26/7/2025), empat turis lokal itu lebih memilih jalur yang terjal dan rawan kecelakaan untuk menghindari Pungli di jalur utama yang diduga meminta biaya tambahan Rp 15 ribu.

“Kita lewat kiri biar bebas Pungli, gua ga ikhlas Rp 15 ribu buat Pungli. Say No To Pungli,” ujar wisatawan tersebut dalam video yang beredar.

Menanggapi hal itu, Plt Kepala Dinas Kebudayaan dan Pariwisata (Disbudpar) Kabupaten Bogor, Ria Marlisa mengaku telah mengetahui akan adanya kabar dugaan Pungli di Bukit Paniisan tersebut.

“Iya kami sedang menindaklanjuti berita tersebut di lapangan, hari ini tim kami sudah koordinasi dengan kecamatan setempat agar dapat membantu kami melakukan pembinaan ke warga setempat,” papar Ria Marlisa kepada BogorUpdate.com saat dikonfirmasi via seluler, Rabu, (30/7/25).

Bahkan, Ria pun menuturkan telah berkoordinasi dengan Polres Bogor terkait dugaan Pungli yang terjadi di Bukit Paniisan tersebut.

“Saya pun sudah koordinasi dengan Polres untuk arahan terkait penertiban Pungli-pungli di tempat tersebut,” ungkapnya.

Selain itu, lanjut Ria, pihaknya juga akan menggandeng Forum Koordinasi Pimpinan Kecamatan (Forkopimcam) di wilayah setempat.

“Kita gandeng Forkopimcam di wilayah karena tentu biasanya yang melakukan itu warga dari wilayah tersebut, sehingga bisa dilakukan pendekatan yang humanis untuk orang-orang tersebut dari pihak Polsek atau kecamatan dan Koramil setempat,” tutupnya. (Erwin)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Berita Terkait

PPLI Tebar Hewan Kurban Disalurkan untuk Warga Nambo dan Bantarjati

27 Mei 2026 - 12:08 WIB

Debut Perdana, Timnas FA7 Indonesia Bidik Prestasi pada Debut World Championship 2026 di Honduras

21 Mei 2026 - 21:35 WIB

Sambut HJB ke-544, Tirta Kahuripan Beri Promo Sambungan Baru Rp 544 Ribu

13 Mei 2026 - 20:54 WIB

PPLI Raih Apresiasi KLH di Ajang Indonesia-Japan Environment Week 2026

12 Mei 2026 - 16:03 WIB

Strategi Tirta Kahuripan Tingkatkan Suplai Air di Tarikolot

24 April 2026 - 21:57 WIB

Trending di Bogor Raya