Menu

Mode Gelap
SOIna Kabupaten Bogor Gelar Halal Bihalal, Pacu Semangat Atlet Jelang Bupati Cup I PWI Kota Bogor Gelar Halal Bihalal Bersama Perumda Tirta Pakuan JJB dan KNPI Kabupaten Bogor Bagikan 1.000 Paket Takjil di Gelora Pakansari Cibinong Bupati Rudy Susmanto Larang Seluruh ASN hingga Perangkat Desa Minta THR Pemkab Bogor Gelar Forum Perempuan, Anak dan Disabilitas 2026 Dispora Segera Susun Kontingen Kabupaten Bogor Menuju Peparda VII Jabar 2026

Bogor Raya

Dosen IPB University Bekali Siswa SMPN 1 Dramaga Pentingnya Kenali Potensi Diri untuk Bekal Merancang Masa Depan

badge-check


					Dosen IPB University Bekali Siswa SMPN 1 Dramaga Pentingnya Kenali Potensi Diri untuk Bekal Merancang Masa Depan Perbesar

Dosen IPB University, Dr Yulina Eva Riany saat memberikan pembekalan kepada siswa SMPN 1 Dramaga. (Dok. IPB)

BOGORISTIMEWA.com – Dosen IPB University, Dr Yulina Eva Riany, memberikan pembekalan kepada siswa SMPN 1 Dramaga tentang pentingnya mengenali potensi diri, bakat, dan minat sebagai bekal merancang masa depan.

Kegiatan ini merupakan bagian dari program Sekolah Remaja Berkualitas hasil kerja sama antara Direktorat Pengembangan Masyarakat Agromaritim (DPMA) dan Pusat Kajian Gender dan Anak (PKGA) IPB University.

Dr Yulina menjelaskan bahwa mengenali potensi diri merupakan langkah awal untuk memahami arah hidup dan cita-cita. “Siswa diajak memahami bahwa mengenal diri sendiri merupakan langkah penting agar mereka mampu memahami arah hidup serta tujuan yang ingin dicapai,” ujarnya.

Ia menambahkan, setiap individu memiliki “harta tersembunyi” berupa potensi yang dapat dikembangkan melalui berbagai cara, seperti self-assessment, mencari tantangan baru, belajar dan mengembangkan diri, menerima kegagalan, bertahan, berkomitmen, serta berkolaborasi.

Dalam kesempatan tersebut, Dr Yulina juga memaparkan dua jenis bakat, yakni bakat umum dan bakat khusus, seperti bakat verbal, numerikal, spasial, mekanik, klerikal, dan skolastik.

Sementara itu, Kayla, perwakilan mahasiswa IPB University, menjelaskan konsep minat yang terbagi menjadi minat vokasional dan minat avokasional. Ia mencontohkan bahwa minat dapat mencakup bidang profesional, komersial, kegiatan fisik, eksplorasi, serta kreativitas.

Kayla menggambarkan keterkaitan antara potensi, bakat, dan minat menggunakan analogi sederhana. “Potensi diibaratkan sebagai dasar kemampuan, bakat sebagai mesin penggerak, dan minat sebagai bahan bakar yang mengarahkan seseorang menuju kesuksesan,” jelasnya.

Melalui kegiatan ini, diharapkan para siswa dapat lebih mengenali kekuatan dan ketertarikan pribadinya sehingga mampu merancang masa depan yang lebih terarah dan sesuai dengan potensi diri masing-masing. (**)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Berita Terkait

PPLI Tebar Hewan Kurban Disalurkan untuk Warga Nambo dan Bantarjati

27 Mei 2026 - 12:08 WIB

Debut Perdana, Timnas FA7 Indonesia Bidik Prestasi pada Debut World Championship 2026 di Honduras

21 Mei 2026 - 21:35 WIB

Sambut HJB ke-544, Tirta Kahuripan Beri Promo Sambungan Baru Rp 544 Ribu

13 Mei 2026 - 20:54 WIB

PPLI Raih Apresiasi KLH di Ajang Indonesia-Japan Environment Week 2026

12 Mei 2026 - 16:03 WIB

Strategi Tirta Kahuripan Tingkatkan Suplai Air di Tarikolot

24 April 2026 - 21:57 WIB

Trending di Bogor Raya