Menu

Mode Gelap
SOIna Kabupaten Bogor Gelar Halal Bihalal, Pacu Semangat Atlet Jelang Bupati Cup I PWI Kota Bogor Gelar Halal Bihalal Bersama Perumda Tirta Pakuan JJB dan KNPI Kabupaten Bogor Bagikan 1.000 Paket Takjil di Gelora Pakansari Cibinong Bupati Rudy Susmanto Larang Seluruh ASN hingga Perangkat Desa Minta THR Pemkab Bogor Gelar Forum Perempuan, Anak dan Disabilitas 2026 Dispora Segera Susun Kontingen Kabupaten Bogor Menuju Peparda VII Jabar 2026

Headline

Hasil Studi: Anak-anak yang Tinggal di Lingkungan Hijau Miliki Fungsi Paru-paru Lebih Baik

badge-check


					Hasil Studi: Anak-anak yang Tinggal di Lingkungan Hijau Miliki Fungsi Paru-paru Lebih Baik Perbesar

ilustrasi anak-anak bermain di lingkungan yang hijau. (Stocksy)

BOGORISTIMEWA.com – Sebuah studi terbaru mengungkap bahwa anak-anak yang tinggal di lingkungan yang lebih hijau memiliki fungsi paru-paru yang lebih baik dan berkualitas.

Penelitian yang dipimpin oleh Barcelona Institute for Global Health (ISGlobal) ini mengamati data dari 35 ribu anak di delapan negara Eropa yang berbeda, yaitu Denmark, Prancis, Italia, Lithuania, Norwegia, Belanda, Spanyol, dan Inggris.

Sebagaimana dilansir dari laman Euro News, Minggu (28/7/24), penelitian ini menemukan hubungan yang kuat antara paparan ruang hijau pada masa kanak-kanak dan fungsi paru-paru yang lebih baik.

Sementara, mereka yang tinggal lebih jauh dari ruang hijau memiliki volume paru-paru yang lebih rendah, jumlah maksimum udara yang dapat dihirup seseorang tanpa batas waktu setelah menarik napas dalam-dalam.

“Temuan kami menyoroti pentingnya mengintegrasikan ruang hijau ke dalam lingkungan perkotaan untuk kesehatan pernapasan yang lebih baik, juga pada anak-anak,” jelas Martine Vrijheid, penulis utama studi.

Para penulis studi tersebut mengatakan, pemahaman tentang bagaimana ruang hijau mempengaruhi fungsi paru-paru masih belum lengkap, namun mereka memiliki beberapa teori.

“Kita tahu bahwa ruang hijau mengurangi polusi udara, yang pada gilirannya mempengaruhi kesehatan pernapasan,” jelas Amanda Fernandes, penulis pertama dan peneliti ISGlobal.

“Kami juga percaya bahwa ruang hijau dapat membuat anak-anak terpapar mikrobiota yang bermanfaat, yang dapat berkontribusi pada perkembangan sistem kekebalan tubuh dan secara tidak langsung mempengaruhi fungsi paru-paru,” sambungnya.

Ruang hijau yang dekat dengan rumah cenderung mencerminkan adanya area bermain yang mendorong aktivitas fisik pada usia ketika paru-paru masih berkembang.

Meskipun fungsi paru-paru yang lebih baik terlihat pada anak-anak dari semua latar belakang sosial ekonomi, efeknya lebih kuat pada mereka yang berasal dari latar belakang sosial ekonomi yang lebih tinggi.

“Salah satu penjelasan yang mungkin untuk hal ini adalah bahwa keluarga dengan pendidikan atau pendapatan yang lebih tinggi mungkin memiliki akses ke area hijau yang lebih berkualitas, lebih aman, dan lebih terawat,” terang Fernandes. (**)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Berita Terkait

Debut Perdana, Timnas FA7 Indonesia Bidik Prestasi pada Debut World Championship 2026 di Honduras

21 Mei 2026 - 21:35 WIB

PPLI Raih Apresiasi KLH di Ajang Indonesia-Japan Environment Week 2026

12 Mei 2026 - 16:03 WIB

Strategi Tirta Kahuripan Tingkatkan Suplai Air di Tarikolot

24 April 2026 - 21:57 WIB

SOIna Kabupaten Bogor Gelar Halal Bihalal, Pacu Semangat Atlet Jelang Bupati Cup I

8 April 2026 - 15:38 WIB

PWI Kota Bogor Gelar Halal Bihalal Bersama Perumda Tirta Pakuan

2 April 2026 - 16:22 WIB

Trending di Bogor Raya