Menu

Mode Gelap
SOIna Kabupaten Bogor Gelar Halal Bihalal, Pacu Semangat Atlet Jelang Bupati Cup I PWI Kota Bogor Gelar Halal Bihalal Bersama Perumda Tirta Pakuan JJB dan KNPI Kabupaten Bogor Bagikan 1.000 Paket Takjil di Gelora Pakansari Cibinong Bupati Rudy Susmanto Larang Seluruh ASN hingga Perangkat Desa Minta THR Pemkab Bogor Gelar Forum Perempuan, Anak dan Disabilitas 2026 Dispora Segera Susun Kontingen Kabupaten Bogor Menuju Peparda VII Jabar 2026

Bogor Raya

Kabupaten Bogor Tampilkan Terobosan Ketahanan Pangan pada Final TOP 5 I-SIM 2025

badge-check


					Kabupaten Bogor Tampilkan Terobosan Ketahanan Pangan pada Final TOP 5 I-SIM 2025 Perbesar

BOGORISTIMEWA.com – Sekretaris Daerah (Sekda) Kabupaten Bogor, Ajat Rochmat Jatnika, menghadiri penjurian TOP 5 Integrated Sustainability Indonesia Movement (I-SIM) 2025 dengan mempresentasikan inovasi ketahanan pangan berbasis digital, yaitu Taman B2SA Digital yang terhubung dengan aplikasi NGUPAHAN. Penjurian digelar di Graha Surveyor Indonesia, Jakarta, Senin (17/11).

Program ini merupakan hasil pengembangan Pemerintah Kabupaten Bogor melalui Dinas Ketahanan Pangan (DKP). Aplikasi NGUPAHAN—akronim dari Ngabagi, Ngubah, Ngurai Sampah Makanan—diciptakan untuk mendukung pengelolaan sampah makanan berbasis teknologi sekaligus mengedukasi masyarakat tentang pola konsumsi Beragam, Bergizi, Seimbang, Aman (B2SA).

Taman B2SA Digital dihadirkan sebagai sarana pembelajaran masyarakat, tempat edukasi pola makan sehat, sekaligus wadah penguatan ekosistem pangan berkelanjutan. Melalui konsep ini, Pemkab Bogor menargetkan pengurangan food waste, optimalisasi pemanfaatan pangan, dan peningkatan literasi pangan dengan pendekatan digital.

Sekda Ajat hadir bersama Kepala Bappedalitbang dan Kepala DKP Kabupaten Bogor. Ia menyebut penjurian TOP 5 I-SIM 2025 menjadi momentum penting untuk menunjukkan kesiapan Kabupaten Bogor dalam membangun sistem pangan yang lebih tangguh dan responsif terhadap tantangan masa depan.

Menurut Ajat, proses penjurian berlangsung sangat objektif dan kredibel.

“Semua yang kami paparkan adalah pekerjaan nyata yang kami jalankan setiap hari. Karena itu kami yakin para juri dapat menilai dengan jelas hasil dan progresnya,” ujarnya.

Ia menambahkan bahwa tanggapan positif dari para juri memberikan dorongan besar bagi Pemerintah Kabupaten Bogor untuk terus memperluas implementasi program tersebut.

“Saya didampingi oleh tim yang luar biasa. Peran saya hanya memastikan apa yang mereka kerjakan bisa kami komunikasikan secara maksimal kepada juri,” tambah Ajat.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Berita Terkait

Meriahkan KaBogor Fest 2026, Tirta Kahuripan Dekatkan Pelayanan dan Perluas Akses Air Bersih

8 Juni 2026 - 16:19 WIB

Hari Lingkungan Hidup Sedunia 2026, DLH Kabupaten Bogor Apresiasi Gerakan Aksi Hijau PPLI

5 Juni 2026 - 16:01 WIB

PPLI Tebar Hewan Kurban Disalurkan untuk Warga Nambo dan Bantarjati

27 Mei 2026 - 12:08 WIB

Debut Perdana, Timnas FA7 Indonesia Bidik Prestasi pada Debut World Championship 2026 di Honduras

21 Mei 2026 - 21:35 WIB

Sambut HJB ke-544, Tirta Kahuripan Beri Promo Sambungan Baru Rp 544 Ribu

13 Mei 2026 - 20:54 WIB

Trending di Bogor Raya