Menu

Mode Gelap
SOIna Kabupaten Bogor Gelar Halal Bihalal, Pacu Semangat Atlet Jelang Bupati Cup I PWI Kota Bogor Gelar Halal Bihalal Bersama Perumda Tirta Pakuan JJB dan KNPI Kabupaten Bogor Bagikan 1.000 Paket Takjil di Gelora Pakansari Cibinong Bupati Rudy Susmanto Larang Seluruh ASN hingga Perangkat Desa Minta THR Pemkab Bogor Gelar Forum Perempuan, Anak dan Disabilitas 2026 Dispora Segera Susun Kontingen Kabupaten Bogor Menuju Peparda VII Jabar 2026

Bogor Raya

Ke Leuwiliang, Pj Bupati Bogor Gelar Pangan Murah hingga Resmikan Rumah Ceting

badge-check


					Ke Leuwiliang, Pj Bupati Bogor Gelar Pangan Murah hingga Resmikan Rumah Ceting Perbesar

BOGORISTIMEWA.com – Penjabat (Pj) Bupati Bogor, Bachril Bakri beserta jajaran Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bogor melaksanakan kegiatan diantaranya, Gerakan Pangan Murah Keliling (GPM), pemberian bantuan Penanganan Daerah Rawan Pangan (PDRP), penanganan kemiskinan ekstrem, serta peresmian Rumah Cegah Stunting (Ceting), di Kecamatan Leuwiliang, Sabtu (14/12/24).

Pj Bupati Bogor, Bachril Bakri menjelaskan, hari ini melaksanakan rangkaian kegiatan pelayanan kepada masyarakat diantaranya Gerakan Pangan Murah bekerja sama dengan Bank BJB Cabang Cibinong, penyaluran bantuan kepada masyarakat, penanganan kemiskinan ekstrem dan peresmian Rumah Ceting.

“Dalam rangka pengendalian inflasi, pemerintah pusat dan daerah berkewajiban untuk menjaga stabilitas pasokan dan harga pangan. Salah satu upaya yang dapat dilakukan ialah dengan menggelar Gerakan Pangan Murah Keliling (GPM),” jelas Bachril.

Menurutnya, kegiatan ini bertujuan untuk menyediakan pangan pokok berkualitas baik dengan harga yang terjangkau bagi masyarakat, sebagai upaya dalam memastikan ketersediaan dan aksesibilitas pangan bagi masyarakat dapat terpenuhi.

“Saya berharap GPM di Kecamatan Leuwiliang ini dapat dirasakan manfaatnya oleh masyarakat langsung, guna mengantisipasi lonjakan harga barang menjelang Nataru,” kata Bachril.

Bachril menerangkan, selanjutnya dilaksanakan penyerahan bantuan Penanganan Daerah Rawan Pangan (PDRP) pasca bencana tahap dua oleh Pemkab Bogor. Untuk Kecamatan Leuwiliang jumlah bantuan yang akan diberikan sebanyak 52 paket. Pemberian bantuan ini sebagai upaya menanggulangi kerawanan pangan pasca bencana.

“Hal ini sebagai upaya dalam membantu masyarakat yang terdampak oleh kondisi darurat seperti bencana alam, krisis ekonomi, atau fluktuasi harga kebutuhan pokok. Juga mengingat saat ini kita sedang dihadapkan pada kondisi rawan bencana yang dapat meningkatkan potensi kerawanan pangan di wilayah,” terangnya.

Berikutnya, kata Bachril, kegiatan yang kami lakukan adalah pemberian bantuan bagi kelompok rentan seperti lansia yang tercakup dalam kemiskinan ekstrem sebagai wujud nyata perhatian Pemkab Bogor guna menurunkan angka kemiskinan ekstrem.

“Hal ini untuk mendukung Asta Cita nomor 6, Presiden Prabowo Subianto, yakni pemberantasan kemiskinan ekstrem melalui program bantuan sosial seperti program pangan, sandang, papan, pendidikan, dan pelayanan dasar bagi kelompok masyarakat kurang mampu,” tandasnya.

Bachril menyampaikan terima kasih dan apresiasi yang setinggi-tingginya, kepada Tim Pengendalian Inflasi Daerah, serta seluruh stakeholder terkait, atas sinergi dan kolaborasi yang telah terjalin baik selama ini, agar dapat dipertahankan dan terus diperkuat dalam upaya pengendalian inflasi dan penurunan angka kemiskinan ekstrem di Kabupaten Bogor. (**)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Berita Terkait

Sambut HJB ke-544, Tirta Kahuripan Beri Promo Sambungan Baru Rp 544 Ribu

13 Mei 2026 - 20:54 WIB

PPLI Raih Apresiasi KLH di Ajang Indonesia-Japan Environment Week 2026

12 Mei 2026 - 16:03 WIB

Strategi Tirta Kahuripan Tingkatkan Suplai Air di Tarikolot

24 April 2026 - 21:57 WIB

SOIna Kabupaten Bogor Gelar Halal Bihalal, Pacu Semangat Atlet Jelang Bupati Cup I

8 April 2026 - 15:38 WIB

PWI Kota Bogor Gelar Halal Bihalal Bersama Perumda Tirta Pakuan

2 April 2026 - 16:22 WIB

Trending di Bogor Raya