Menu

Mode Gelap
SOIna Kabupaten Bogor Gelar Halal Bihalal, Pacu Semangat Atlet Jelang Bupati Cup I PWI Kota Bogor Gelar Halal Bihalal Bersama Perumda Tirta Pakuan JJB dan KNPI Kabupaten Bogor Bagikan 1.000 Paket Takjil di Gelora Pakansari Cibinong Bupati Rudy Susmanto Larang Seluruh ASN hingga Perangkat Desa Minta THR Pemkab Bogor Gelar Forum Perempuan, Anak dan Disabilitas 2026 Dispora Segera Susun Kontingen Kabupaten Bogor Menuju Peparda VII Jabar 2026

Bogor Raya

Komisi IV DPRD Kota Bogor Bentuk Posko Pengaduan Kecurangan SPMB, Ini Tujuannya

badge-check


					Komisi IV DPRD Kota Bogor Bentuk Posko Pengaduan Kecurangan SPMB, Ini Tujuannya Perbesar

Kota Bogor, BogorUpdate.com – Komisi IV DPRD Kota Bogor membentuk posko pengaduan khusus untuk menampung keluhan masyarakat terkait dugaan kecurangan dalam proses Sistem Penerimaan Murid Baru (SPMB) tahun ajaran 2025. Posko ini dibuka untuk jenjang SD hingga SMA.

Ketua Komisi IV DPRD Kota Bogor, Ence Setiawan, menegaskan bahwa pembentukan posko ini bertujuan memastikan keadilan bagi seluruh warga yang merasa dirugikan akibat praktik-praktik tidak fair dalam proses seleksi masuk sekolah.

“Bagi warga yang menemukan indikasi kecurangan dalam SPMB, silakan datang langsung ke ruang Komisi IV DPRD Kota Bogor dengan membawa bukti-bukti yang sah,” ujar Ence, Rabu (2/7/25).

Ence menambahkan, laporan yang diterima akan ditindaklanjuti secara serius. Jika ditemukan pelanggaran, DPRD akan memanggil Dinas Pendidikan dan merekomendasikan sanksi kepada pihak-pihak yang terbukti terlibat.

“Kami tak segan merekomendasikan rotasi bahkan pencopotan bagi oknum yang terbukti bermain curang dalam proses penerimaan siswa baru,” tegasnya.

Ence juga mengingatkan agar proses SPMB berlangsung transparan tanpa manipulasi data domisili atau jalur prestasi (japres). Menurutnya, pengawasan ketat diperlukan, terutama setelah SPMB ditutup.

“Kami minta masyarakat aktif memantau. Jika ditemukan rombongan belajar (rombel) yang kelebihan siswa setelah masa pendaftaran resmi ditutup, segera laporkan. Bisa jadi itu indikasi adanya siswa ‘siluman’ yang masuk di luar prosedur,” tambahnya.

DPRD juga mendesak Dinas Pendidikan serta Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil (Disdukcapil) memperkuat sinergi dan pengawasan data, agar celah penyalahgunaan domisili maupun jalur prestasi tidak lagi dimanfaatkan oleh pihak-pihak tak bertanggung jawab. (Abizar) 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Berita Terkait

Ketua DPRD Sastra Winara Apresiasi Bupati Cup Billiard 2026, Jadi Ajang Silaturahmi ASN Kabupaten Bogor

9 Juni 2026 - 14:10 WIB

Meriahkan KaBogor Fest 2026, Tirta Kahuripan Dekatkan Pelayanan dan Perluas Akses Air Bersih

8 Juni 2026 - 16:19 WIB

Hari Lingkungan Hidup Sedunia 2026, DLH Kabupaten Bogor Apresiasi Gerakan Aksi Hijau PPLI

5 Juni 2026 - 16:01 WIB

PPLI Tebar Hewan Kurban Disalurkan untuk Warga Nambo dan Bantarjati

27 Mei 2026 - 12:08 WIB

Debut Perdana, Timnas FA7 Indonesia Bidik Prestasi pada Debut World Championship 2026 di Honduras

21 Mei 2026 - 21:35 WIB

Trending di Bogor Raya