Menu

Mode Gelap
SOIna Kabupaten Bogor Gelar Halal Bihalal, Pacu Semangat Atlet Jelang Bupati Cup I PWI Kota Bogor Gelar Halal Bihalal Bersama Perumda Tirta Pakuan JJB dan KNPI Kabupaten Bogor Bagikan 1.000 Paket Takjil di Gelora Pakansari Cibinong Bupati Rudy Susmanto Larang Seluruh ASN hingga Perangkat Desa Minta THR Pemkab Bogor Gelar Forum Perempuan, Anak dan Disabilitas 2026 Dispora Segera Susun Kontingen Kabupaten Bogor Menuju Peparda VII Jabar 2026

Bogor Raya

Kota Bogor Tampilkan Produk Unggulan di Pasar Malam Indonesia JKPI 2025 Yogyakarta

badge-check


					Kota Bogor Tampilkan Produk Unggulan di Pasar Malam Indonesia JKPI 2025 Yogyakarta Perbesar

BOGORISTIMEWA.com – Kota Bogor ambil bagian dalam rangkaian acara Jaringan Kota Pusaka Indonesia (JKPI) 2025 yang dipusatkan di Kota Yogyakarta pada 5-9 Agustus 2025.

Salah satu agenda menarik yang menjadi daya tarik publik adalah Pasar Malam Indonesia (PMI) yang digelar di Taman Budaya Embung Giwangan.

PMI menjadi wadah untuk menampilkan kekayaan budaya, kuliner, serta produk unggulan dari berbagai kota anggota JKPI.

Kota Bogor menampilkan sejumlah produk lokal khas yang mencerminkan keunikan dan kreativitas warganya, mulai dari makanan, minuman, hingga kerajinan tangan dan fesyen.

Di antara produk yang ditampilkan, Yantie Rachim Signature menjadi sorotan utama. Produk ini menghadirkan koleksi tas dan batik bernuansa khas Bogor yang mengangkat nilai lokal, keberlanjutan, serta kearifan budaya.

Selain itu, stan Kota Bogor juga menampilkan Lapis Talas, Kopi Liong, Kopi Cap Oplet, Es dan Bibit Kelapa Kopyor, Totopong, Batik Organik, Batik Pancawati, Batik D-Nita, olahan pala, sambal cihuy, ranginang, serta tas batik.

Ketua Dekranasda Kota Bogor, Yantie Rachim, menyampaikan apresiasinya terhadap ajang ini sebagai sarana promosi yang strategis bagi produk-produk UMKM Bogor.

“PMI menjadi ruang ekspresi sekaligus etalase bagi kekayaan lokal Kota Bogor. Melalui keikutsertaan ini, kami ingin menunjukkan bahwa produk lokal Bogor, termasuk Yantie Rachim Signature yang mengusung tas dan batik dengan sentuhan lokal modern, mampu bersaing secara nasional bahkan internasional,” ujar Yantie Rachim.

Yantie Rachim menekankan, bahwa kolaborasi antara pelaku UMKM dan pemerintah daerah harus terus diperkuat untuk memperluas pasar dan meningkatkan kualitas produk kreatif di Kota Bogor.

Kehadiran Kota Bogor dalam PMI tidak hanya memperkenalkan produk, namun juga membangun jejaring antar kota, mempererat kolaborasi, serta memperkuat identitas sebagai bagian dari kota pusaka yang kaya budaya dan inovasi.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Berita Terkait

PPLI Tebar Hewan Kurban Disalurkan untuk Warga Nambo dan Bantarjati

27 Mei 2026 - 12:08 WIB

Debut Perdana, Timnas FA7 Indonesia Bidik Prestasi pada Debut World Championship 2026 di Honduras

21 Mei 2026 - 21:35 WIB

Sambut HJB ke-544, Tirta Kahuripan Beri Promo Sambungan Baru Rp 544 Ribu

13 Mei 2026 - 20:54 WIB

PPLI Raih Apresiasi KLH di Ajang Indonesia-Japan Environment Week 2026

12 Mei 2026 - 16:03 WIB

Strategi Tirta Kahuripan Tingkatkan Suplai Air di Tarikolot

24 April 2026 - 21:57 WIB

Trending di Bogor Raya