Menu

Mode Gelap
SOIna Kabupaten Bogor Gelar Halal Bihalal, Pacu Semangat Atlet Jelang Bupati Cup I PWI Kota Bogor Gelar Halal Bihalal Bersama Perumda Tirta Pakuan JJB dan KNPI Kabupaten Bogor Bagikan 1.000 Paket Takjil di Gelora Pakansari Cibinong Bupati Rudy Susmanto Larang Seluruh ASN hingga Perangkat Desa Minta THR Pemkab Bogor Gelar Forum Perempuan, Anak dan Disabilitas 2026 Dispora Segera Susun Kontingen Kabupaten Bogor Menuju Peparda VII Jabar 2026

Bogor Raya

Minim Laporan pada Pemilu dan Pilkada 2024, Bawaslu Kabupaten Bogor Bakal Gencar Berikan Edukasi


					Minim Laporan pada Pemilu dan Pilkada 2024, Bawaslu Kabupaten Bogor Bakal Gencar Berikan Edukasi Perbesar

BOGORISTIMEWA.com – Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) Kabupaten Bogor hanya mendapatkan enam laporan dari masyarakat terkait dugaan pelanggaran pada Pemilu 2024 lalu.

Hal itu ditegaskan Kordinator Divisi Pencegahan Parmas dan Humas  Bawaslu Kabupaten Bogor Burhanudin kepada wartawan, usai Rapat Kordinasi dan Evaluasi Kehumasan, di Big Land Hotel, Kecamatan Babakan Madang, pada Kamis (30/1/25).

“Hasil evaluasi kemarin kan kita tahapa Pemilu 2024 hanya ada 6 laporan,” kata Burhanudin.

Jumlah laporan itu, jelas Burhanudin, masih dalam kategori sangat sedikit jika dibandinkan dengan jumlah pemilih di Kabupaten Bogor sebanyak 3,9 Juta.

“Kalau melihat jumlah pemilih dengan pelanggaran berarti laporan itu sangat sedikit,” jelasnya.

Sementara itu, lanjut Buank sapaan akrabnya, untuk tahapan Pilkada 2024, pihaknya juga menemukan banyak pelanggaran dan laporan. Namun, banyak juga yang tidak terbukti karena unsur pelanggarannya kurang.

“Kalau Pilkada juga banyak temuan panwas, tapi ada indikatornya. Untuk laporan dari panwascam itu banyak dan ditemukan pelanggaran tapi ternyata buktinya tidak cukup untuk membuktikan bahwa yang bersangkutan melakukan pelanggaran,” papar Buank.

Oleh karena itu, langkah Bawaslu Kabupaten Bogor kedepannya akan lebih gencar memberikan edukasi terkait peraturan Pemilu dan cara melaporkan pelanggaran.

“Hal ini menjadi tugas Bawaslu untuk mengevaluasi. Kedepan menjelang tahapan pemilu 2029 tentu kita akan lebih gencar lagi memberikan edukasi terkait politik kepada masyarakat. Ini kan evaluasi dari Pemilu sebelumnya banyak masyarakat yang belum faham soal penetapan pemilu dan pelanggaran,” tandasnya.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Berita Terkait

Ketua DPRD Sastra Winara Apresiasi Bupati Cup Billiard 2026, Jadi Ajang Silaturahmi ASN Kabupaten Bogor

9 Juni 2026 - 14:10 WIB

Meriahkan KaBogor Fest 2026, Tirta Kahuripan Dekatkan Pelayanan dan Perluas Akses Air Bersih

8 Juni 2026 - 16:19 WIB

Hari Lingkungan Hidup Sedunia 2026, DLH Kabupaten Bogor Apresiasi Gerakan Aksi Hijau PPLI

5 Juni 2026 - 16:01 WIB

PPLI Tebar Hewan Kurban Disalurkan untuk Warga Nambo dan Bantarjati

27 Mei 2026 - 12:08 WIB

Debut Perdana, Timnas FA7 Indonesia Bidik Prestasi pada Debut World Championship 2026 di Honduras

21 Mei 2026 - 21:35 WIB

Trending di Bogor Raya